Kejebur di Kukenhof, Netherland

Oleh: Jaharuddin
Pagi ini, shubuh 13 April 2013, kami sekeluarga sesegera mungkin bersiap diri untuk berrangkat ke terminal Bus ZOB, disamping haubbahnhof Hannover. Semalam selepas pengajian dirumah, saya dan istri begadang memanggang ayam untuk bekal hari, dan pagi ini bersamaan dengan bersiap-siap, melanjutkan mempersiapkan bekal, dengan memangang burger dan kentang, ditambah roti, coklat dan permen yang telah dipersiapkan istri.
Heboh...:), karena begadang, akhirnya bangunnya, agak terlambat, namun alhamdulillah sebelum pukul 06.45 kami sekeluarga akhirnya sudahbisa berada di ZOB berkumpul dengan warga lainnya yang sebagian sudah hadir di lokasi. Salut bagi rombongan Braunsweig yang harus naik kereta lebih awal, sehingga akhirnya juga sampai lebih awal dari rombongan Hannover.
Sekitar pukul 07.00 kami mulai bergerak dari ZOB Hannover, menuju Kukenhof, Belanda. Kukenhof adalah taman bunga yang sangat indah di saat musim semi ini, bunga tulips dan berbagai bunga lainnya ditata sangat indah dan pada musim semi ini mekar, menampilkan pesonanya masing-masing.
Perjalanan diawali dengan do'a yang dipimpin ustadz Maemun yang bersama istri datang dari Bremen, pagi-pagi sebelum shubuh sudah bergerak dari Bremen untuk bergabung bersama warga lainnya di Hannover. Rihlah ini merupakan sejarah bagi Keluarga Muslim Hannover (KMH) karena ini merupakan rihlah terbesar dan terjauh sejak berdirinya KMH tahun 80-an.
Alhamdulillah bus bermerk Touring meluncur dari ZOB, diiringi do'a dan rasa gembira para warga, meluncur dengan lancarnya membawa 57 orang penumpang warga Hannover, Bransweig, Wolsgburg dan Bremen, perjalanan lancar, diselingi dengan keakraban, berbagi makanan, dan musik dan film anak-anak selama perjalanan sampai ke Belanda. Sempat berhenti sekali di jalan selama setengan jam, dan kembali meluncur ke arah Kukenhof. Perjalanan bus dari Hannover sampai ke Kukenhof melewati jalan tol yang sangat lancar.
Ternyata jalan tol menuju Kukenhof melewati bandara schipol, jadi kita semua senang melihat pesawat-pesawat besar yang banyak seperrti KLM berjejer banyak dan rapi.
Sampai dilokasi, bus berhenti diterminal bus yang tersedia disalah satu bagian taman besar ini, rapi dan asri. Kami turun dari bus, sebelum masuk ke taman, kami makan siang bersama dulu di samping bus, dengan cara megumpulkan semua makanan pada satu tempat, kemudian satu persatu warga antri mengambil makanan siangnya yang sangat beraneka ragam, ala Indonesia, ada rendang, bakwan, ayam pangang, nasi goreng, ayam, sosis, bakso, dan aneka makanan Indonesia lainnya.
Luar biasa, pengalaman yang sangat berharga, berasa sedang di Indonesia, warga berbaur memberikan makanannya dan saling mencicipi makanan dari warga lainnya dengan gembira dan riang, lesehan lagi...seru...:).
Selepas makan, kami merrapiikan lagi semua makanan dan perlengkapan untuk makan, kami masukkan ke bus, dan kami mulai bergerak menuju gerbang utama pintu masuk, dari awal nuansanya sudah indah dan asri. Alhamdulillah panitia sudah mempersiapkan membeli tiket online sebelumnya, untuk dewasa 13 euro, untuk anak-anak 7 euro. Jadi

0 comments

Write Down Your Responses

catatan2 universitas Kehidupan

"Inti dari Kecerdasan adalah Bermanfaat" . Powered by Blogger.