Galau; Jadi Pengusaha atau Bekerja

Oleh: Jaharuddin
Saya menemukan kasus dimana sebagian orang sudah bulat tekadnya untuk tidak mencari pekerjaan lagi, misal karena sudah merasa cukup bertahun-tahun merasakan ikut berkontribusi mengembangkan suatu perusahaan. Namun ternyata tidak mudah untuk benar-benar merealisasikan langkah-langkah membuat usaha sendiri, fokus mengembangkan usaha sendiri sampai akhirnya menemukan titik kepuasan baru sebagai pengusaha sukses dengan manfaat sebesar-besarnya bagi orang banyak.

Ada beberapa kendala yang bisa terjadi seperti adanya kebutuhan minimal yang harus disediakan dalam rumah tangga agar rumah tanggan bisa berjalan dengan baik, bisa berupa kebutuhan dasar, pendidikan anak-anak, assuransi kesehatan, rumah (kredit rumah), transporasi dll. Setiap orang tua tentunya menginginkan anak-anaknya bisa sekolah pada sekolah yang berkwalitas tinggi, implikasinya adalah biaya.

Akhirnya pilihan untuk bekerja diperusahaan orang lain tetap masuk menjadi alternatif agar kebutuhan minimal untuk keluarga bisa berjalan dengan baik. Sementara tidaklah mudah sebagai pengusaha pemula untuk langsung menjdikan usahanya untung, dan memang begitulah alaminya suatu usaha butuh waktu yang terukur akhirnya usahanya bisa untung. Saat yang sama sang pengusaha barupun dihadapkan pada kondisi perbankan belum tentu langsung bisa menerima usulan proposal yang di ajukan. Lengkap sudah kegalauan sang pengusaha muda menghadapi daya tarik antara bekerja atau fokus mengembangkan usaha sendiri.

Ada beberapa cara yang bisa ditempauh jika anda menghadapi masalah seperti ini:
(a). Dalam proyeksi arus kas usaha yang anda buat, maka jangan lupa anda sebagai pengusaha (bisa direktur/owner/CEO, etc), anda telah membuat anggaran dimana anda sebagai pengusaha dari bulan wal telah mendapatkan gaji dari usaha yang anda buat, walaupun bisa jadi ini hanya keluar dari kantong kiri, masuk ke kantong kanan. Manfaat lainnya dari anda mendapatkan gaji sejak bulan pertama adalah anda akan termotivasi untuk meningkatkan pemasukan usaha anda, karena jika pendapatan semakin tinggi maka pendapatan perusahaan akan meningkat, salah satu dampaknya adalah kesejahteraan karyawan termasuk pengusaha akan meningkat. Nah persoalan bisa timbul dari mana dana awalnya? (nanti akan dibahas pada topik tersendiri).
(b). Ketika anda masih bekerja, maka berusahalah untuk menabung, sehingga ada uang tabungan yang bisa digunakan diawal-awal anda menjadi pengusaha. Untuk nominalnya tergantung kemampuan anda, menurut saya minimal 3 bulan kebutuhan pokok keluarga anda. semakin banyak tentunya semakin baik.
(c). 

belum selesai...
Hannover, 2 Januari 2013

, ,

0 comments

Write Down Your Responses

catatan2 universitas Kehidupan

"Inti dari Kecerdasan adalah Bermanfaat" . Powered by Blogger.