puisi tuk suami tercinta


sebuah usaha tak kan pernah usai
sebuah cita tak kan pernah pudar
sepetik hikmah tak kan pernah abai
sejenak kehidupan tak kan pernah tersia

waktu semakin mematangkan kita
waktu selalu mengingatkan kita
waktu bergulir bersama gerak langkah kita
waktu pun menjadi saksi perjuangan kita

meski riak terasa bergelung
meski angin menerpa
meski jalanan berliku
meski tak seindah bayangan

namun desiran cinta tetap merekah
hangat gelora terus membara
dua jiwa berdetak seirama
lahir batin berpadu dashyat...

Ya Allah, jagalah hati kami tuk berpaut
dalam ketaatan pada-Mu
dalam keikhlasan untuk-Mu
dalam memberi sebaik-baik diri kami
dalam berbuat manfaat sebanyak yang kami mampu
sehingga kami menjadi pasangan sejati
dunia dan akhirat, ya Allah

Untuk abi yang sangat perhatian dan supportif
--------------
Musim panas,
Hannover, 25 Juni 2011

0 comments

Write Down Your Responses

catatan2 universitas Kehidupan

"Inti dari Kecerdasan adalah Bermanfaat" . Powered by Blogger.