![]() |
| Rihlah KMH di Bremen 2012 |
Bagaimanapun Indonesia tetap negara yang membanggakan, We love you full...:). Untuk mengabadikan persahabatan yang terjalin selama di Jerman, serta bagian ucapan terima kasih kami kepada para sahabat sekalian, di blog ini saya tuliskan nama-nama sahabat tersebut, didasarkan kota, dan saya mohooon maaaaf sekali, jika ada nama yang salah huruf, dan yang tertinggal.
Hannover
![]() |
| Lomba Futsal KMH, Mei 2013 |
ex. Hannover
Ustadz Agus Widjanarko, Pak Teguh, bu Yanti, Yumna, Daud, pak Hamdan, bu Ismi, Izza, Haqi, pak Widjo Konko, Rajesh, pak Eko, bu Irma, dan anak-anaknya, akh Rofif Berlin, akh Rafiq Malaysia.
Hamburg
Al-akh Irfan, mbak Senny, Rasyid, Hafsah, Jibran, Roby, mas Prio, mas Danang (ex. Hamburg, sepertinya sekarang sudah di Jakarta), mbak Ova, beserta anak-anak, mas Adam, pak Doni ketua IIC, bu Yanti KIMH, bu Belfas, Fathi, ..dan Jama'ah IIC dan KIMH Hamburg...mohon maaf tidak tersebutkan satu persatu.
![]() |
| Shilaturahmi Kader Dakwah, Mei 2013 |
Goettingen
Pak Ichsan, bu Uji (ex. Goettingen sekarang sudah di Aceh), Rifqi, Hasna, akh Reza, mbak Annisa, dan calon buah hati..(semoga suatu hari bisa bertemu. Amin), mas Afik (sekarang lagi di Jambi), akh Rasi P, beserta keluarga, akh Maimun, akh Ahmad, pak Jaenal Effendi beserta keluarga, kang Iqbal beserta keluarga, mas Doni, mbak Hetty, dan putrinya, mas Adnan beserta istri, Rezki, ...
Ustadz Maemun, ustadzah Nida, pak Bintoro, bu Maryam, Hanan, Fadil, Nayla, Ayla, pak Geri, akh Alan, Jismi, akh Furqan (ex Olderburg, sekarang sudah di Indonesia), akh Faerus Malaysia, pak Firdaus.
Braunschweiger
![]() |
| Workhsop Wirausaha FORKOM, 8 Juni 13 |
Wolfsbug dan Claustal
akh Ahmad Lutfi, Rachmat Haekal (ex. Claustal, sekarang sudah di Aceh/Jakarta), Ikhsan Siddiq, Naufal, Yopi, Yuda,
Berliner
Ustadz Makky, bu Indah, pak Alfaferi, Mbak Ira, Usamah, Caca,?,Thariq Aulia, pak Anis, bu Faerus, dan putri-putrinya, Dimas, Andhika, Yopi, pak Dodi, bu Nur, beserta anak-anak, ustadz Aditya, Moes, Chevy, Karimi, Hudzhaifah,
| Fraunze Berlin |
NRW
Al-akh Arif, bu Irma dan putra putrinya, pak Sri, mbak Tieneke, beserta keluarga, akh Taufiq, mbak Andri, Fathiya, dan si kecil, akh Asep dan istri, akh Ajisaka beserta istri dan putra/inya, mas Sukri Tama, akh Aji, akh Ramadhoni, ...
Dresden dan Praha
Al-akh Andi Sastra, mbak Helda, dan putrinya, akh Roni sekeluarga, akh Akhir.....
Nurnberg
Ustadz Bondan, bu Marfuah, beserta keluarga, pak Indra, bu Fitri beserta keluarga,
akh Nugg, mbak...beserta keluarga, mas Hendro dan mbak Anggi
Frankfurt dan sekitarnya
Frankfurt dan sekitarnya
Lain-lain di Jerman
Uda Har, umi Dedeh, beserta anak-anaknya, pak Bambang di Muenchen, akh Heru di Spayer, akh Pietra,.....
Austria
Akh Acha beserta keluarga, akh Bhakti sekeluarga, akh Catur sekeluarga.
Prancis
Ustadz Elvandi sekelurga, dan akh Haris Mae sekeluarga
Polandia dan Czech
akh Saiful, akh ..., akh Aziz, ...dan teman-teman Malaysia lainya.
Juga kepada para ustadz yang pernah mampir ke rumah kami:
Ustadz Yusni, Ustadz Aqib Malaysia, Ustadz Hartanto Suryono, al-hafidz, Ustadz Dedi Martoni, Ustadz Saifuddin Mustafa, Ustadz Abas Mansur Tamam, Ustadz Muhammad Rofi.
Mohon maaf lahir dan bathin jika ada nama yang tidak tertuliskan, juga jika ada nama yang salah ketik, gelar yang tidak tersebutkan. Bisa jadi ada diantara kita yang pernah ketemu, namun tidak hapal namanya satu persatu. Kami menuliskan ini dengan harapan komunikasi dan shilaturahim tetap terjalin dengan baik. Semoga Allah mempertemukan kita kembali dengan suasana yang lebih baik, dan Allah mempertemukan kita semua nanti di Surganya. Amin ya robbil alamin.
Dari ruang tamu, C.3.1 Leibnizhaus, Holzmarkt 4 Hannover, 27 Juni 2013
Kami sekeluarga: Jaharuddin, Radiana D Antarianto, M Dzakwan Alif, M Zaky Taqyudin.
Silakan mampir ke rumah atau kantor kami di Indonesia.
Uda Har, umi Dedeh, beserta anak-anaknya, pak Bambang di Muenchen, akh Heru di Spayer, akh Pietra,.....
Austria
Akh Acha beserta keluarga, akh Bhakti sekeluarga, akh Catur sekeluarga.
| Ruqby di Berlin, yg ditindih pak Anis..:) |
Prancis
Ustadz Elvandi sekelurga, dan akh Haris Mae sekeluarga
| Warsawa, akhir 2011 |
akh Saiful, akh ..., akh Aziz, ...dan teman-teman Malaysia lainya.
Juga kepada para ustadz yang pernah mampir ke rumah kami:
Ustadz Yusni, Ustadz Aqib Malaysia, Ustadz Hartanto Suryono, al-hafidz, Ustadz Dedi Martoni, Ustadz Saifuddin Mustafa, Ustadz Abas Mansur Tamam, Ustadz Muhammad Rofi.
Mohon maaf lahir dan bathin jika ada nama yang tidak tertuliskan, juga jika ada nama yang salah ketik, gelar yang tidak tersebutkan. Bisa jadi ada diantara kita yang pernah ketemu, namun tidak hapal namanya satu persatu. Kami menuliskan ini dengan harapan komunikasi dan shilaturahim tetap terjalin dengan baik. Semoga Allah mempertemukan kita kembali dengan suasana yang lebih baik, dan Allah mempertemukan kita semua nanti di Surganya. Amin ya robbil alamin.
Dari ruang tamu, C.3.1 Leibnizhaus, Holzmarkt 4 Hannover, 27 Juni 2013
Kami sekeluarga: Jaharuddin, Radiana D Antarianto, M Dzakwan Alif, M Zaky Taqyudin.
Silakan mampir ke rumah atau kantor kami di Indonesia.
Selama di Hannover, kami tinggal di Leibnizhaus. Leibnizhaus adalah Guest Housenya Leibniz Universitat Hannover. Walaupun istri mengambil S3 di Medizinische Hoschule Hannover (MHH). Keunikan di Hannover, juga sdi Jerman secara umum, Studentenwohnheime (Appartemen Mahasiswa), dikelola secara baik, dari universitas manapun anda, bisa ikut bertarung dalam mendapatkan studentenwohnheime, Jadi walaupun kami bukan civitas akademika di Lebniz Universitat Hannover, namun kami tetap berhak untuk tinggal di Leibnizhaus, karena terdaftar sebagai student di MHH.
Appartemen mahasiswa di Jerman, didesain dan dikelola dengan baik, dan standar fasilitas negara maju, kami mendapatkan appartemen 4 kamar dengan luas 71m2, dengan sewa 772,11 euro setiap bulannya. Sewa ini sudah termasuk appartemen full furniture, loundry, listrik, internet, termasuk perlengkapan memasak, piring, gelas, panci, wajan, dan semuanya sudah lengkap termasuk handuk, tinggal bawa pakaian dan buku. Kami mendapatkan appartemen di Tower C lantai 3 appartemen No.1 (C.3.1). Kami bertetangga dengan keluarga Sheresta seorang dokter specialis dari Nepal di MHH. Pada gambar, tower C adalah paling kanan, persis disamping Museum sejarah Hannover.
Leibnizhaus berada pada posisi yang sangat strategis, karena berada di pusat kota, bagian depan Leibnizhaus langsung pertokoan dan restoran, tidak jauh dari sini, juga terdapat central station baik antar kota (hbf) maupun dalam kota (Kropcke)
Di belakang appartemen kami inilah, sungai Leine berada, kalau dilihat dari maket kerajaan Hannover dulu kala, maka sungai Leine adalah pusat kerajaan Hannover, dengan bukti 100m kearah depan Leibnizhaus terdapat gereja terbesar dan tertua di Hannover, disampingnya terdapat alt rathaus (kantor walikota yang lama), dan new rathaus juga tidak jauh dari Leibnizhaus.
Kerajaan Hannover dulu kala, dikelilingi pagar, persis disamping pagar tersebut ada sungai. Apakah alami atau tidak saya tidak tahu persis, dugaan saya sebagiannya adalah sungai buatan, dan bisa jadi inspirasinya dari sejarah Rasulullah di perang Khandag (parit). Sungai (parit) digunakan untuk menghambat gerakan musuh, baik tentara maupun hewan buas.
Appartemen mahasiswa di Jerman, didesain dan dikelola dengan baik, dan standar fasilitas negara maju, kami mendapatkan appartemen 4 kamar dengan luas 71m2, dengan sewa 772,11 euro setiap bulannya. Sewa ini sudah termasuk appartemen full furniture, loundry, listrik, internet, termasuk perlengkapan memasak, piring, gelas, panci, wajan, dan semuanya sudah lengkap termasuk handuk, tinggal bawa pakaian dan buku. Kami mendapatkan appartemen di Tower C lantai 3 appartemen No.1 (C.3.1). Kami bertetangga dengan keluarga Sheresta seorang dokter specialis dari Nepal di MHH. Pada gambar, tower C adalah paling kanan, persis disamping Museum sejarah Hannover.Leibnizhaus berada pada posisi yang sangat strategis, karena berada di pusat kota, bagian depan Leibnizhaus langsung pertokoan dan restoran, tidak jauh dari sini, juga terdapat central station baik antar kota (hbf) maupun dalam kota (Kropcke)
Di belakang appartemen kami inilah, sungai Leine berada, kalau dilihat dari maket kerajaan Hannover dulu kala, maka sungai Leine adalah pusat kerajaan Hannover, dengan bukti 100m kearah depan Leibnizhaus terdapat gereja terbesar dan tertua di Hannover, disampingnya terdapat alt rathaus (kantor walikota yang lama), dan new rathaus juga tidak jauh dari Leibnizhaus.
Kerajaan Hannover dulu kala, dikelilingi pagar, persis disamping pagar tersebut ada sungai. Apakah alami atau tidak saya tidak tahu persis, dugaan saya sebagiannya adalah sungai buatan, dan bisa jadi inspirasinya dari sejarah Rasulullah di perang Khandag (parit). Sungai (parit) digunakan untuk menghambat gerakan musuh, baik tentara maupun hewan buas.
Saat saya sekeluarga ke Nurnberg, saya juga menemukan hal yang sama. Di kota tua Nurnberg, sampai sekarang masih terlihat dengan jelas, kota tuanya di kelilingi sungai, bahkan sampai sekarang bekas sungai tersebut , walaupun sudah kering, masih ada, berbentuk sungai.
Sungai Leine, memberikan banyak arti dalam perjalanan keluarga kami selama di Hannover. Hampir setiap pagi kami menyapa sungai ini, dengan berjalan ditepiannya, untuk mengantarkan Alif dan Zaky ke sekolah. mau ke masjid Kurdi dan Turki, mau membeli daging dan makanan halal ke Lale Markt, ke Saray, juga melewati sisi sungai Leine. Kalau weekend, jika mau jalan-jalan ke Rathaus, Machse, jika mau ke Uni Hannover, mau ke International Office, mau pengajian dan Grillen di Lodyweg, bahkan patung nanas yang menjadi simbol kota Hannover, juga berada di tepian sungai Leine ini.
Adakalanya jika capek, jenuh, butuh refresh, atau tilawah al-Qur'an saya juga duduk dipingir sungai ini. Sungai ini juga dijadikan tempat bersampan, pada saat musim semi dan musim panas, dijadikan tempat berkumpulnya orang-orang pada weekend dan sore hari. Melalui tepian sungai Leine ini, saya juga bisa melihat dan mengamati budaya masyarakat yang juga memanfaatkan sungai Leine ini untuk tempat merenung...:).
Alif dan Zaky juga belajar bersepeda di pingir sungai ini. Dua kali musim panas yang lalu, ditengah-tengah sungai Leine ini dibuat restoran terapung, namun ngak tahu musim panas kali ini tidak ada.
Kalau hari sabtu, disekeliling sungai Leine, ada Flohmarkt (pedagang barang bekas berkualitas) dan kalau musim panas,ramai sekali.
Musim Panas, Hannover, 27 Juni 2013
Kata diatas saya dengar dari wawancara Ustadz Anis Matta ketika ditanya kata yang paling tepat mengambarkan Indonesia, ustadz Anis Matta menjawab "Firdaus yang Hilang". Kata yang menarik untuk di ulas. Mengapa Indonesia pantas disebut firdaus (surga), karena apa saja ada di Indonesia. Indonesia begitu indah, dari manusianya, alamnya, cuaca, budaya, keragaman, religiusitas, dll.
Mari kita inventarisir fakta:
(1). SDM yang unggul
Tahun 2013 ini jumlah penduduk Indonesia, diperkirakan akan sampai 250 juta jiwa. Negara nomor 4 terbanyak penduduknya di dunia. Dengan jumlah tersebut, akan banyak sekali SDM Unggul yang akan menghiasi berbagai sektor dari Indonesia. Bukan hanya di Indonesia, putra-putri Indonesia saat ini juga berkiprah di berbagai sektor di taraf Internasional.
Tinggal pemerintah membantu suasana yang kondusif untuk tampilnya generasi unggul tersebut, salah satu caranya adalah memperbanyak kesempatan beasiswa, dan membantu penguasaan bahasa internasional. Sampai saat ini pemerintah cukup banyak memberikan beasiswa, dan yang perlu mendapat perhatian serius adalah membangun suasana yang kondusif kepada putra-putri unggul, namun masih terkendala dengan penguasaan bahasa. Misalnya memberikan paket pendidikan bahasa sebelum diberangkatkan studi keluar negeri dan itu bagian dari beasiswa yang didapatkan. Jadi pelamar beasiswa tidak musti cakap dulu bahasa internasionalnya. Cukup memperlihatkan keunggulan dasarnya, bisa mendapatkan beasiswa. Kemudian juga, pemerintah ikut turun tangan menyediakan kursus-kursus bahasa, agar TOFL/IELT mencapai standar yang diharapkan, dengan gratis atau biaya sangat murah. Kalau di Jerman, disediakan melalui Volkshochschule (VHS) / Sekolah Rakyat. Banyak kursus bahasa dan ketrampilan disediakan melalui VHS ini yang bisa didapatkan dengan harga murah, bahkan gratis oleh warga.
(1). SDM yang unggul
Tahun 2013 ini jumlah penduduk Indonesia, diperkirakan akan sampai 250 juta jiwa. Negara nomor 4 terbanyak penduduknya di dunia. Dengan jumlah tersebut, akan banyak sekali SDM Unggul yang akan menghiasi berbagai sektor dari Indonesia. Bukan hanya di Indonesia, putra-putri Indonesia saat ini juga berkiprah di berbagai sektor di taraf Internasional.
Tinggal pemerintah membantu suasana yang kondusif untuk tampilnya generasi unggul tersebut, salah satu caranya adalah memperbanyak kesempatan beasiswa, dan membantu penguasaan bahasa internasional. Sampai saat ini pemerintah cukup banyak memberikan beasiswa, dan yang perlu mendapat perhatian serius adalah membangun suasana yang kondusif kepada putra-putri unggul, namun masih terkendala dengan penguasaan bahasa. Misalnya memberikan paket pendidikan bahasa sebelum diberangkatkan studi keluar negeri dan itu bagian dari beasiswa yang didapatkan. Jadi pelamar beasiswa tidak musti cakap dulu bahasa internasionalnya. Cukup memperlihatkan keunggulan dasarnya, bisa mendapatkan beasiswa. Kemudian juga, pemerintah ikut turun tangan menyediakan kursus-kursus bahasa, agar TOFL/IELT mencapai standar yang diharapkan, dengan gratis atau biaya sangat murah. Kalau di Jerman, disediakan melalui Volkshochschule (VHS) / Sekolah Rakyat. Banyak kursus bahasa dan ketrampilan disediakan melalui VHS ini yang bisa didapatkan dengan harga murah, bahkan gratis oleh warga.
(2). Indonesia mempunyai musim yang tropis.
Implikasinya tidak ada musim dingin yang membeku dan tidak ada musim panas yang kering. Kami yang saat ini berada di negara empat musim, merindukan suhu bumi Indonesia. Saat musim dingin, kami merasakan betul, membeku, pukul 07.30 masih gelap, dan pukul 16.00 sudah gelap kembali, dan seharian biasanya mendung ke arah gelap. Bisakah anda bayangkan suasana hati kita bekerja dengan suasana yang seperti itu.
(2).Waktu.
Saat Eropa dan Amerika gelap gulita. Indonesia sudah bekerja dengan produktif. Alam memberikan tanda-tanda kepada manusia yang berfikir, bahwasanya seharusnya barat dan Amerika lah yang berkiblat ke Timur, salah satunya Indonesia. Karena Indonesia sudah bekerja beberapa jam, Eropa dan Amerika masih pulas tertidur.
(3). Budaya yang heterogen dan Indah.
Coba kita per
Agenda bersama
Kalau kita tahu apa kekuatan kita, selanjutnya adalah menyepakati agenda bersama untuk kemajuan bangsa. Beberapa diantaranya adalah:
(1). Menanamkan budaya kami bangsa unggul, berakhlak dan religius.
Diperlukan strategi budaya yang baik, untuk mendukung tema diatas. Kebudayaan bukanlah cuma pelengkap penderita dari proses pendidikan yang sekarang terlihat. Budaya merupakan strategi yang perlu didesain, dikembangkan dan dilaksanakan dengan serius, sama seriusnya ketika pemerintah berupaya merubah kurikulum, membuat UAN, memperbaiki mutu pendidikan dan sekolah.
Capaian akhir dari strategi ini adalah setiap anak Indonesia tidak minder melihat orang asing, dia bangga beridentitas Indonesia, dan setara dalam pergaulan International.
(2). Menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.
(3).
Musim Panas, Hannover, 25 Juni 2013
belum selesai.
Agenda bersama
Kalau kita tahu apa kekuatan kita, selanjutnya adalah menyepakati agenda bersama untuk kemajuan bangsa. Beberapa diantaranya adalah:
(1). Menanamkan budaya kami bangsa unggul, berakhlak dan religius.
Diperlukan strategi budaya yang baik, untuk mendukung tema diatas. Kebudayaan bukanlah cuma pelengkap penderita dari proses pendidikan yang sekarang terlihat. Budaya merupakan strategi yang perlu didesain, dikembangkan dan dilaksanakan dengan serius, sama seriusnya ketika pemerintah berupaya merubah kurikulum, membuat UAN, memperbaiki mutu pendidikan dan sekolah.
Capaian akhir dari strategi ini adalah setiap anak Indonesia tidak minder melihat orang asing, dia bangga beridentitas Indonesia, dan setara dalam pergaulan International.
(2). Menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.
(3).
Musim Panas, Hannover, 25 Juni 2013
belum selesai.
Saya bukanlah pakar politik, dan juga bukanlah pakar Islam. Saya orang biasa yang tertarik melihat fenomena, ketika gerakan Islam, yang berawal dari pengajian-pengajian, bergerak membuat yayasan sosial dan pendidikan, bergerak membantu masyarakat, bergerak berdakwah di tengah-tengah masyarakat, melakukan aksi sosial, baik berupa membersihkan masjid, memakmurkan masjid, pengecekan kesehatan gratis, bazar murah sembako, peduli pada pendidikan anak-anak mulai dari pra TK sampai remaja bahkan dewasa. Secara bertahap membuat sekolah, pondok pesantren, dan Universitas.
Gerakan Islam yang seperti ini, cukup adem dari gesekan-gesekan. Jika gesekan terjadi biasanya seputar perbedaan pandangan tentang qunut, yasinan, pakai sarung atau tidak, pakai kopiah atau tidak, jengotan atau tidak, dan seterusnya.
Nah ketika gerakan Islam, masuk dalam wilayah politik, maka gesekannya menjadi kuat dan besar. Entah mengapa?
Lihatlah NII, Majlis Mujahidin, Jama'ah Islamiyah, Hizbut Tahrir, dan seterusnya...gerakan-gerakan Islam ini seolah-olah mendapat pantauan khusus dari pihak tertentu (terasa tapi tidak bisa menunjuk hidung), paling tidak diharapkan jangan membesar.
Apakah gerangan yang menjadi ketakutan?, sehingga gerakan Islam perlu dihalau jauh dari politik. Politik dipersepsikan sebagai wilayah yang "kotor" yang tidak pantas dijamah oleh para aktivis Islam.
Di belahan bumi Allah lainnya, sebutlah HAMAS yang bergerak masuk dalam wilayah politik menjadi "momok" bagi negara-negara besar di dunia. Moersi di Mesir, yang setiap saat diganggu oleh pihak tertentu, sehingga sulit sekali bergerak melakukan konsolidasi nasional pasca tumbangnya diktator dan membangun ekonomi bagsa Mesir. Seolah-olah pihak tertentu tersebut, mau membuktikan kepada rakyat Mesir: "coba lihat jika aktivis Islam yang menjadi presiden maka ekonomi Mesir semakin buruk". Erdogan bersama AKP di Turki, tidak bisa tenang melaksanakan
pembangunan dan visi yang pernah ditawarkan kepada rakyat saat
berkampanye.
Bukankah demokrasi memberi ruang untuk bertarung merebut hati rakyat untuk menjadi pemenang, setelah menjadi pemenang, sang pemenang diberi kesempatan untuk merealisasikan janji-janji kampanyenya. Kemana pihak yang selalu mengaung-gaungkan demokrasi, HAM, toleransi, nasionalisme. Bukankah pemerintah yang terpilih melalui pemilu yang demokratis seharusnya didukung, bukan sebaliknya.
Bukankah demokrasi memberi ruang untuk bertarung merebut hati rakyat untuk menjadi pemenang, setelah menjadi pemenang, sang pemenang diberi kesempatan untuk merealisasikan janji-janji kampanyenya. Kemana pihak yang selalu mengaung-gaungkan demokrasi, HAM, toleransi, nasionalisme. Bukankah pemerintah yang terpilih melalui pemilu yang demokratis seharusnya didukung, bukan sebaliknya.
Begitu pula, PKS di Indonesia. Partai ini memperoleh suara 7,34% pada pemilu 2009, masih jauh dari pemenang, namun, kok kesannya ditakuti dan entah benar atau tidak dibuat suasana agar partai ini jangan sampai berkembang, dikhawatirkan mengancam?.
Terminologi apakah yang dipakai sehingga setiap gerakan Islam yang bermetamorfosis menjadi gerakan politik harus diwaspadai dan kalau perlu dilarang. Jadi teringat kisah dilarangnya partai Masyumi yang didirikan M. Natsir. Masyumi sempat menjadi harapan baru politik umat Islam, namun seiring waktu, partai ini mati muda.
Atau, salahkah pandangan bahwa Islam itu sempurna, segala sesuatu diatur dalam Islam, dan Politik adalah bagian dari muamalah Islam.
Sebagai seorang muslim saya bangga dengan Islam yang mempunyai agama yang sempurna, dan saya meyakininya termasuk politik didalamnya. Tidak lah sempurna jika kegiatan Islam hanya seputar kegiatan sosial, pendidikan, pengajian, perbaikan akidah, mendirikan masjid, pondok pesantren, sekolah, dan Universitas. Pandangan beberapa gerakan Islam yang hanya bergerak pada bidang tertentu, seperti pendidikan saja, sosial kemasyarakatan saja, ibadah saja. Tidak perlu dibenturkan dengan gerakan Islam yang memasuki wilayah politik. Lebih baik bergandeng tangan, berlapang dada, karena musuh Islam itu jelas. Dan gerakan Islam yang segmented tersebut adalah rekan seperjuangan untuk meninggikan kalimat Allah di muka bumi ini.
Islam juga berbicara mengatur negara, Islam juga berbicara kontribusi maksimal terhadap rakyatnya, agar umat Islam sejahtera, dan terjaga kehormatannya.
Jaharuddin
Hannover, 24 Juni 2013
Warga Muslim Indonesia di Jerman dan Eropa serta masyarakat muslim lainnya yang berbahagia dan dirahmati Allah SWT.
Izinkan saya berbagi tentang sisi kesehatan kita selama berpuasa di bulan suci Ramadhan.
Bagaimana puasa mempengaruhi kesehatan kita?
Hasil penelitian menunjukkan manfaat positif puasa terhadap kesehatan. Mulai dari mengistirahatkan saluran pencernaan kita sehingga memberikan kesempatan untuk perombakan atau regenerasi permukaan saluran cerna dengan lebih sempurna, detoksifikasi tubuh kita dari senyawa oksigen yang bersifat racun (radikal bebas oksigen), membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi, meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) sehingga terlindungi dari potensi terjadinya sumbatan pembuluh darah di otak(stroke iskemik) maupun jantung(infark miokard), gangguan saluran cerna seperti dispepsia fungsional (terkait dengan ritme kontraksi saluran cerna) membaik karena puasa, dan efek-efek positif lainnya. Penderita kanker yang menjalani puasa antara 5-15 jam sebelum
kemoterapi diketahui berkurang efek samping yang muncul setelah pengobatan kemo dibandingkan yang tidak berpuasa.
Apa yang terjadi dengan tubuh kita selama berpuasa?
Untuk yang saat ini berada di Indonesia, maka lama puasa sekitar 12 - 13 jam. Pada orang yang normal dan penderita Diabetes dengan kadar gula darah terkontrol maka selama berpuasa sumber energi diperoleh dari cadangan gula di dalam hati (disebut glikogen, peristiwa pemecahan glikogen hati menjadi gula yang kembali diedarkan ke sirkulasi darah adalah glikogenolisis). Cadangan gula ini cukup memenuhi kebutuhan energi tubuh kita selama berpuasa sekitar 12 - 16 jam. Untuk yang di Indonesia, berarti belum bisa menargetkan berpuasa untuk mengurangi cadangan lemak :) ...
nb: puasa niatnya bukan untuk pelangsingan badan , khan?
Berpuasa lebih dari 18 jam, insya Allah seperti yang akan kita lalui di Jerman dan Eropa bulan Ramadhan nanti, maka sumber energi diperoleh dari perombakan lemak dan protein di tubuh kita, peristiwanya disebut glukoneogenesis. Lemak ada di jaringan lemak, dan glukoneogenesis pertama kali
merombak lemak dulu. Kalau protein? Utamanya di otot kita. Oleh karena itu, berpuasa dalam jangka waktu yang sangat lama, bukan hanya lemak yang habis, namun juga berkurang massa otot kita.
Contoh riilnya: busung lapar, balutan kulit menutupi tulang belulang karena lemak dan otot sudah tereliminasi. Potret anak-anak busung lapar hendaknya menggugah hati kita saat berpuasa dan tergerak untuk berinfaq atau shodaqoh agar bahaya kelaparan tidak mencengkeram anak2 bangsa kita.
Oh ya, tapi jangan diasosiasikan puasa lebih dari 18 jam langsung busung lapar ya, karena cadangan lemak kita biasanya masih cukup tebal untuk menjadi sumber glukoneogenesis selama bulan Ramadhan....
Tips-tips agar tetap fit dan sehat selama berpuasa:
1. Untuk menghindari dehidrasi sedang (karena puasa akan menimbulkan dehidrasi ringan) maka usahakan minum sekitar 8-10 gelas sehari. Untuk yang sudah berusia lanjut, rasa haus bisa jadi berkurang, namun tetap harus minum dengan takaran yang cukup.
Minum air di sini tidak selalu berarti air putih semata, tetapi minum teh, susu, jus buah, koktil buah, bahkan kuah sayur juga termasuk dalam jumlah air yang kita konsumsi.
Izinkan saya berbagi tentang sisi kesehatan kita selama berpuasa di bulan suci Ramadhan.
Bagaimana puasa mempengaruhi kesehatan kita?
Hasil penelitian menunjukkan manfaat positif puasa terhadap kesehatan. Mulai dari mengistirahatkan saluran pencernaan kita sehingga memberikan kesempatan untuk perombakan atau regenerasi permukaan saluran cerna dengan lebih sempurna, detoksifikasi tubuh kita dari senyawa oksigen yang bersifat racun (radikal bebas oksigen), membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi, meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) sehingga terlindungi dari potensi terjadinya sumbatan pembuluh darah di otak(stroke iskemik) maupun jantung(infark miokard), gangguan saluran cerna seperti dispepsia fungsional (terkait dengan ritme kontraksi saluran cerna) membaik karena puasa, dan efek-efek positif lainnya. Penderita kanker yang menjalani puasa antara 5-15 jam sebelum
kemoterapi diketahui berkurang efek samping yang muncul setelah pengobatan kemo dibandingkan yang tidak berpuasa.
Apa yang terjadi dengan tubuh kita selama berpuasa?
Untuk yang saat ini berada di Indonesia, maka lama puasa sekitar 12 - 13 jam. Pada orang yang normal dan penderita Diabetes dengan kadar gula darah terkontrol maka selama berpuasa sumber energi diperoleh dari cadangan gula di dalam hati (disebut glikogen, peristiwa pemecahan glikogen hati menjadi gula yang kembali diedarkan ke sirkulasi darah adalah glikogenolisis). Cadangan gula ini cukup memenuhi kebutuhan energi tubuh kita selama berpuasa sekitar 12 - 16 jam. Untuk yang di Indonesia, berarti belum bisa menargetkan berpuasa untuk mengurangi cadangan lemak :) ...
nb: puasa niatnya bukan untuk pelangsingan badan , khan?
Berpuasa lebih dari 18 jam, insya Allah seperti yang akan kita lalui di Jerman dan Eropa bulan Ramadhan nanti, maka sumber energi diperoleh dari perombakan lemak dan protein di tubuh kita, peristiwanya disebut glukoneogenesis. Lemak ada di jaringan lemak, dan glukoneogenesis pertama kali
merombak lemak dulu. Kalau protein? Utamanya di otot kita. Oleh karena itu, berpuasa dalam jangka waktu yang sangat lama, bukan hanya lemak yang habis, namun juga berkurang massa otot kita.
Contoh riilnya: busung lapar, balutan kulit menutupi tulang belulang karena lemak dan otot sudah tereliminasi. Potret anak-anak busung lapar hendaknya menggugah hati kita saat berpuasa dan tergerak untuk berinfaq atau shodaqoh agar bahaya kelaparan tidak mencengkeram anak2 bangsa kita.
Oh ya, tapi jangan diasosiasikan puasa lebih dari 18 jam langsung busung lapar ya, karena cadangan lemak kita biasanya masih cukup tebal untuk menjadi sumber glukoneogenesis selama bulan Ramadhan....
Tips-tips agar tetap fit dan sehat selama berpuasa:
1. Untuk menghindari dehidrasi sedang (karena puasa akan menimbulkan dehidrasi ringan) maka usahakan minum sekitar 8-10 gelas sehari. Untuk yang sudah berusia lanjut, rasa haus bisa jadi berkurang, namun tetap harus minum dengan takaran yang cukup.
Minum air di sini tidak selalu berarti air putih semata, tetapi minum teh, susu, jus buah, koktil buah, bahkan kuah sayur juga termasuk dalam jumlah air yang kita konsumsi.
2. Saat berbuka puasa, hendaknya tidak makan sekaligus banyak, tapi secara bertahap.Dimulai dengan menikmati makanan ringan atau minuman yang manis-manis.
Jika Anda suka kurma, makanlah buah yang berasa manis ini. Menurut peneliti dari Universitas Scranton, kurma merupakan buah kering yang sangat kaya zat antioksidan, polyphenol. Selain itu Kurma juga mengandung serat yang bisa larut dan tidak larut di dalam tubuh. Serat yang tidak larut berfungsi membantu proses pencernaan. Sedangkan, serat larut mampu mencegah penyakit jantung serta menurunkan kadar kolesterol jahat. Bahkan, kadar gula darah dalam tubuh pasien diabetes bisa terkendali. Menurut beberapa ahli kesehatan buah kurma yang baik memiliki beberapa ciri:
• Selaput luar atau kulit ari dalam keadaan utuh dan baik.
• Tidak ada pelumuran gula atau madu sehingga tidak terasa lengket saat dipegang.
• Berwarna coklat merah kekuningan.
• Bentuknya besar dan dikemas baik.
• Memiliki ijin dari Departemen Kesehatan (ini kalau di Indonesia).
3. Sedangkan pada saat sahur, meski kurang bernafsu untuk makan karena rasa kantuk belum hilang, sebaiknya digunakan sebaik-baiknya. Ada anjuran untuk makan sahur selambat mungkin, kira-kira setengah jam sebelum Imsak. Tapi ingat, sebaiknya makan sahur tidak terlalu kenyang, kira-kira sepertiga dari kebutuhan kalori sehari.
4. Bagi penderita sakit lambung, makanan yang sebaiknya dihindari adalah ketan, mi, daging berlemak, ikan dan daging yang diawetkan, sayuran mentah, sayuran berserat, minuman yang mengandung soda, dan bumbu yang tajam (cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut bisa menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi asam lambung.
Jika Anda suka kurma, makanlah buah yang berasa manis ini. Menurut peneliti dari Universitas Scranton, kurma merupakan buah kering yang sangat kaya zat antioksidan, polyphenol. Selain itu Kurma juga mengandung serat yang bisa larut dan tidak larut di dalam tubuh. Serat yang tidak larut berfungsi membantu proses pencernaan. Sedangkan, serat larut mampu mencegah penyakit jantung serta menurunkan kadar kolesterol jahat. Bahkan, kadar gula darah dalam tubuh pasien diabetes bisa terkendali. Menurut beberapa ahli kesehatan buah kurma yang baik memiliki beberapa ciri:
• Selaput luar atau kulit ari dalam keadaan utuh dan baik.
• Tidak ada pelumuran gula atau madu sehingga tidak terasa lengket saat dipegang.
• Berwarna coklat merah kekuningan.
• Bentuknya besar dan dikemas baik.
• Memiliki ijin dari Departemen Kesehatan (ini kalau di Indonesia).
3. Sedangkan pada saat sahur, meski kurang bernafsu untuk makan karena rasa kantuk belum hilang, sebaiknya digunakan sebaik-baiknya. Ada anjuran untuk makan sahur selambat mungkin, kira-kira setengah jam sebelum Imsak. Tapi ingat, sebaiknya makan sahur tidak terlalu kenyang, kira-kira sepertiga dari kebutuhan kalori sehari.
4. Bagi penderita sakit lambung, makanan yang sebaiknya dihindari adalah ketan, mi, daging berlemak, ikan dan daging yang diawetkan, sayuran mentah, sayuran berserat, minuman yang mengandung soda, dan bumbu yang tajam (cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut bisa menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi asam lambung.
5. Bagi mereka yang memiliki berat badan melebihi ideal, sebaiknya selama berpuasa pun tetap menghindari makanan yang tinggi kolesterol, misalnya lemak hewan, margarin, mentega. Selain itu, sebaiknya Anda menghindari makanan yang manis-manis, seperti dodol, sirup, cokelat, kue tar, dan es krim. Selain lebih banyak mengonsumsi sayur, buah, dan daging tanpa lemak, pengolahan makanannya pun sebaiknya jangan digoreng.
6. Sementara mereka yang terlalu kurus, selama berpuasa sebaiknya menambah porsi susu dan menghindari makanan yang sulit dicerna, seperti sayuran berserat kasar (daun singkong, daun pepaya).
7. Mereka yang berusia lanjut, aturlah pola makan saat berbuka puasa juga secara bertahap. Makanlah jumlah yang lebih sedikit, namun dilakukan beberapa kali.
8. Walaupun tubuh terasa loyo ketika berpuasa, Anda juga disarankan tidak malas berolahraga karena dengan berolahraga tubuh menjadi lebih fit. Memang ketika puasa ada perubahan waktu, misalnya intensitas olahraga sebelum puasa dilakukan tiga sampai empat kali seminggu, tapi di bulan puasa cukup dengan dua sampai tiga kali.
Waktu yang paling baik untuk olahraga, yakni menjelang berbuka. Karena setelah tubuh mengeluarkan keringat, tubuh kembali mendapat asupan berupa minuman atau makanan. Bagi yang tidak terbiasa melakukan olahraga, pada tahap awal penyesuaian sebaiknya melakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki. Jangan terlalu memaksa untuk olahraga yang lebih berat, seperti aerobik atau lari karena kebugaran tidak bisa didapatkan secara instan. Akan lebih baik menambah porsi latihan secara bertahap.
9. Suplemen alami yang dapat menjadi tambahan yang menyehatkan selama kita menjalankan ibadah puasa.
• Aloe vera, dengan dosis 50 - 200 mg sehari berkhasiat sebagai antiinfalmasi/anti-radang ringan untuk mengobati iritasi yang terjadi pada pasien maag/iritasi dinding usus dan dapat pula meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita.
• Bioflavonoid dengan dosis 100 - 300 mg sehari dapat berfungsi sebagai anti radang sekaligus antioksidan yang dapat memperlambat penuaan organ-organ tubuh kita.
• Papain dan bromelain yang terkandung dalam papaya dengan dosis 500 - 1500 mg sehari dapat membantu proses pencernaan karena fungsinya sebagai enzim proteolitik.
• Jahe dengan dosis 500 -1000 mg sehari selain dapat menghangatkan tubuh juga dapat menghilangkan rasa mual.
• Serat yang larut (berasal dari sayur-sayuran dan buah-buahan) ataupun yang tidak larut (seperti pectin) diketahui dapat memperlambat perpindahan makanan
dan asam dari perut ke usus sehingga pada pasien yang menderita luka pada usus,tidak akan memperparah radang pada lukanya tsb.
• Asam Omega 3 dalam Fish oil dengan dosis 2 - 10 g dapat berfungsi sebagai obat anti radang yang kuat sehingga baik sekali untuk pasien maag maupun radang usus.
6. Sementara mereka yang terlalu kurus, selama berpuasa sebaiknya menambah porsi susu dan menghindari makanan yang sulit dicerna, seperti sayuran berserat kasar (daun singkong, daun pepaya).
7. Mereka yang berusia lanjut, aturlah pola makan saat berbuka puasa juga secara bertahap. Makanlah jumlah yang lebih sedikit, namun dilakukan beberapa kali.
8. Walaupun tubuh terasa loyo ketika berpuasa, Anda juga disarankan tidak malas berolahraga karena dengan berolahraga tubuh menjadi lebih fit. Memang ketika puasa ada perubahan waktu, misalnya intensitas olahraga sebelum puasa dilakukan tiga sampai empat kali seminggu, tapi di bulan puasa cukup dengan dua sampai tiga kali.
Waktu yang paling baik untuk olahraga, yakni menjelang berbuka. Karena setelah tubuh mengeluarkan keringat, tubuh kembali mendapat asupan berupa minuman atau makanan. Bagi yang tidak terbiasa melakukan olahraga, pada tahap awal penyesuaian sebaiknya melakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki. Jangan terlalu memaksa untuk olahraga yang lebih berat, seperti aerobik atau lari karena kebugaran tidak bisa didapatkan secara instan. Akan lebih baik menambah porsi latihan secara bertahap.
9. Suplemen alami yang dapat menjadi tambahan yang menyehatkan selama kita menjalankan ibadah puasa.
• Aloe vera, dengan dosis 50 - 200 mg sehari berkhasiat sebagai antiinfalmasi/anti-radang ringan untuk mengobati iritasi yang terjadi pada pasien maag/iritasi dinding usus dan dapat pula meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita.
• Bioflavonoid dengan dosis 100 - 300 mg sehari dapat berfungsi sebagai anti radang sekaligus antioksidan yang dapat memperlambat penuaan organ-organ tubuh kita.
• Papain dan bromelain yang terkandung dalam papaya dengan dosis 500 - 1500 mg sehari dapat membantu proses pencernaan karena fungsinya sebagai enzim proteolitik.
• Jahe dengan dosis 500 -1000 mg sehari selain dapat menghangatkan tubuh juga dapat menghilangkan rasa mual.
• Serat yang larut (berasal dari sayur-sayuran dan buah-buahan) ataupun yang tidak larut (seperti pectin) diketahui dapat memperlambat perpindahan makanan
dan asam dari perut ke usus sehingga pada pasien yang menderita luka pada usus,tidak akan memperparah radang pada lukanya tsb.
• Asam Omega 3 dalam Fish oil dengan dosis 2 - 10 g dapat berfungsi sebagai obat anti radang yang kuat sehingga baik sekali untuk pasien maag maupun radang usus.
# Sumber Rujukan : Diolah dan dibahasakan ulang dari beberapa sumber rujukan
kedokteran, kesehatan populer dan umum.#
dr Radiana D Antarianto, MBiomed (Ummi Alif-Zaky, Istri Bpk Jaharuddin) PhD Student Re-Birth MHH/Dosen Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
--
Pertanyaan:
Aswrwb.
Bu dokter Radiana, Ada 2 hal yg ingin saya ketahui, kalau bisa dibahas lebih detail dari sisi medis:
1. Katanya kalau orang berpuasa tetapi minum air, justru akan mengganggu kesehatan. Sebab ketika minum air, maka lambung akan mendapat sinyal bahwa habis itu akan ada makanan masuk. Akhirnya enzim2 tertentu akan dinaikkan utk menyambut makanan. Nah ketika makanan tidak datang, maka akhirnya enzim itu akan mengganggu lambung kita. Kesimpulannya: orang yang berpuasa jangan makan dan minum, sebab akan merusak kesehatan. Ini soalnya nggak cuma sehari dua hari namun sebulan. Sementara orang2 di sini kan berpandangan, tidak makan adalah oke, namun tdk minum adalah tidak sehat.
2. Salah seorang dokter yg lagi ambil spesialis bedah jantung, saat mengomentari hadist nabi tentang iftar:li kulli shaimin farhataani/bagi yg berpuasa ada dua kegembiraan. Yang pertama kegembiraan saat berbuka. Maka kata dia, ketika orang berlapar2 kemudian berbuka, akan diproduksi hormon tertentu yg menimbulkan rasa gembira dan puas. Nah orang yang sering dapat kucuran hormon itu akan sehat. Katanya ada kasus2 orang non muslim di sini yg menyengaja berlapar2 untuk mendapatkan hormon kegembiraan itu.
Demikian sekedar ingin tahu saja, kali2 ada yg tahu atau bisa berbagi di sini.
Wassalam.
A.Fatih (Ust. Dr-Ing Bondan W di Jerman)
Jawaban:
dr. Radiana D Antarianto
kedokteran, kesehatan populer dan umum.#
dr Radiana D Antarianto, MBiomed (Ummi Alif-Zaky, Istri Bpk Jaharuddin) PhD Student Re-Birth MHH/Dosen Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
--
Pertanyaan:
Aswrwb.
Bu dokter Radiana, Ada 2 hal yg ingin saya ketahui, kalau bisa dibahas lebih detail dari sisi medis:
1. Katanya kalau orang berpuasa tetapi minum air, justru akan mengganggu kesehatan. Sebab ketika minum air, maka lambung akan mendapat sinyal bahwa habis itu akan ada makanan masuk. Akhirnya enzim2 tertentu akan dinaikkan utk menyambut makanan. Nah ketika makanan tidak datang, maka akhirnya enzim itu akan mengganggu lambung kita. Kesimpulannya: orang yang berpuasa jangan makan dan minum, sebab akan merusak kesehatan. Ini soalnya nggak cuma sehari dua hari namun sebulan. Sementara orang2 di sini kan berpandangan, tidak makan adalah oke, namun tdk minum adalah tidak sehat.
2. Salah seorang dokter yg lagi ambil spesialis bedah jantung, saat mengomentari hadist nabi tentang iftar:li kulli shaimin farhataani/bagi yg berpuasa ada dua kegembiraan. Yang pertama kegembiraan saat berbuka. Maka kata dia, ketika orang berlapar2 kemudian berbuka, akan diproduksi hormon tertentu yg menimbulkan rasa gembira dan puas. Nah orang yang sering dapat kucuran hormon itu akan sehat. Katanya ada kasus2 orang non muslim di sini yg menyengaja berlapar2 untuk mendapatkan hormon kegembiraan itu.
Demikian sekedar ingin tahu saja, kali2 ada yg tahu atau bisa berbagi di sini.
Wassalam.
A.Fatih (Ust. Dr-Ing Bondan W di Jerman)
Jawaban:
Wa 'alaykum salaam warahmatullaahi wabarakaatuuh,
Ustadz Dr-Ing Bondan yang dirahmati Allah Swt,
Sepengetahuan saya yang masih belajar, mengkaji tubuh
kita juga termasuk mengkaji ayat2 Qauniyah. Subhanallah, Allah memang
telah menciptakan kita dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
Air memang esensial untuk berfungsinya tubuh kita secara optimal,
baik di tingkat saluran cerna, jaringan maupun sel. Lebih dari separuh
komposisi tubuh dan organ2 kita terdiri dari air (60% berat badan).
Lokasi air ini berpindah-pindah dari saluran cerna ke pembuluh darah ke
jaringan antara pembuluh darah dan sel hingga masuk ke dalam sel dan
juga dalam arah sebaliknya. Seperti yang kita ketahui di fisika ada
tekanan dan gradien konsentrasi yang menyebabkan perpindahan tersebut.
Mekanisme lainnya lewat transporter dan kanal-kanal khusus di sel kita,
selang beberapa tahun lalu ada peneliti yang menemukan kanal khusus
untuk transport air, diberi nama aquaporin.
Terdapat mekanisme yang sangat istimewa untuk menjaga keseimbangan
c(air)an tubuh kita. Di antaranya kita memiliki pusat sensor kepekatan
c(air)an tubuh di dalam hipotalamus (kelenjar utama pengatur hormon2
tubuh kita), di situ pula lokasi pusat rasa haus kita. Sensor2 tingkat
lokal tersebar di tubuh kita, ada yang terletak di otot atrium dan
ventrikel jantung, ada yang di percabangan arteri terbesar di leher kita
(arteri karotis) dan di arteri yang menuju ke unit filtrasi terkecil di
ginjal kita. Saat tubuh kita dinilai 'kelebihan' c(air)an maka
kelebihan tersebut akan dibuang melalui ginjal dalam bentuk produksi
urin, lewat sistem pernapasan (uap air yang kita hembuskan saat
mengeluarkan napas), lewat saluran pembuangan dan atau keringat.
Saat kita berpuasa, yang terjadi adalah
kondisi relatif 'kekurangan' c(air)an, sehingga untuk mengkompensasi
kondisi dehidrasi ringan tersebut, biasanya c(air)an akan lebih
diretensi atau ditahan, oleh ginjal air akan diretensi sehingga produksi
urin akan berkurang dan meminimalisir terbuangnya c(air)an lewat sistem
lain.
Bagaimana dengan lambung? lambung adalah organ yang unik, tempat
pertama mengubah segala bentuk makanan (padat, berserat, dari beragam
komposisi) menjadi bentuk homogen yakni bubur dengan bantuan enzim-enzim
yang asam. Hanya lambung yang memiliki Hcl yang secara kimiawi bersifat
asam sekali :) Lambung juga memiliki sensor regangan (distensi), yang
tersambung ke otak lewat persarafan simpatis dan parasimpatis. Rasa
kenyang dan lapar yang sejatinya adalah persepsi subyektif merupakan
persepsi dari input2 ke pusat rasa kenyang/lapar (satiety centre) di
otak kita dan lokasinya juga di hipotalamus. Selain input dari kadar
gula darah, input distensi lambung (saat lambung terisi) juga memberi
pesan ke otak bahwa kita kenyang dan mulai menghentikan atau
memperlambat aktivitas makan kita. Sebaliknya saat lambung kita kosong,
maka ada input ke pusat rasa kenyang/lapar untuk mengisi kembali lambung
yang kosong.
Kaitan antara puasa sambil tetap mengkonsumsi air, ada persepsi barat bahwa puasa yang sehat
adalah seperti detoksifikasi, rehat dari makan namun mengkonsumsi air
secara normal atau bahkan lebih dari biasanya. Dari perpektif medis
apakah lebih sehat puasa ataukah detoksifikasi?
Hakikat yang asasi di sini adalah keseimbangan, bahasa kedokterannya adalah homeostasis.
Puasa ramadhan juga puasa
sunnah kita melatih dan mendidik mekanisme2 yang sempat dipaparkan tadi
secara kontinu, sehingga ada titik homeostasis (keseimbangan) baru yang
ideal untuk tubuh kita. Bila kita merasakah berat di awal2 Ramadhan
atau yang awal2 ingin kembali rutin melakukan puasa
sunnah, karena tubuh kita masih beradaptasi, namun setelah titik
keseimbangan baru itu tercapai, kita akan merasa terbiasa dengan kondisi
dehidrasi ringan tersebut saat puasa dan
mengatur pengembalian cairan tubuh (rehidrasi) saat kita berbuka hingga
sahur. Pusat rasa haus dan rasa lapar/kenyang akan di-setting ke level
yang baru, dan ini sehat. Karena kebiasaan makan
dan minum kita yang tidak seimbang bisa menyebabkan setting-an yang
error (pd pasien obesitas, ada disfungsi di pusat rasa kenyang/lapar)
dan mekanisme2 lokal di tingkat jaringan jadi 'malas' untuk dinamis.
Sehingga puasa efek preventif (pencegahan)nya lebih besar dan bila dilihat dari lima pilar kesehatan, preventif lebih utama dari mengobati.
Bagaimana dengan detoksifikasi? Setahu nana detoksifikasi ini ada
yang melakukannya atas anjuran dokter, namun sifatnya temporer untuk
membuang 'racun2' metabolisme. Jadi, lebih ke arah sudah ada
ketidakseimbangan atau mengarah ke satu diagnosa penyakit sehingga hanya
menanggulangi akibat yang terakumulasi dari kebiasaan makan yang salah.
Lebih ke arah terapi atau mengobati.
Bagaimana dengan detoksifikasi yang dilakukan secara rutin atau
dalam jangka panjang, apakah efeknya lebih baik atau sama dengan puasa?
Sampai saat ini na belum membaca laporan penelitian yang membandingkan
secara langsung antara kedua kelompok ini. Lebih baik kembali ke niat,
nilai ibadah yang terkandung dalam puasa tentu akan jauh lebih baik dan bervisi jangka panjang dibandingkan sekedar niat menjaga kebugaran lewat detoks.
Dari segi psiko-afektif, sudah ada penelitian2 psikologi yang menunjukkan kestabilan emosi yang lebih baik pada orang2 yang berpuasa (kepekaan sosial membaik). Penelitian Nicolayev, seorang guru besar yang bekerja pada lembaga psikiatri Mosow (the Moskow Psychiatric Institute), mencoba menyembuhkan gangguan kejiwaan dengan berpuasa. Dalam usahanya itu, ia menterapi pasien sakit jiwa dengan menggunakan puasa
selama 30 hari. Dari eksperimen tersebut diperoleh hasil yang sangat
bagus, yaitu banyak pasien yang tidak bisa disembuhkan dengan terapi
medik, ternyata bisa disembuhkan dengan puasa. Selain itu kemungkinan pasien tidak kambuh lagi selama 6 tahun kemudian ternyata tinggi. Lebih dari separoh pasien tetap sehat.
Penelitian yang dilakukan Alan Cott terhadap pasien gangguan jiwa di
rumah sakit Grace Square, New York juga menemukan hasil sejalan dengan
penelitian Nicolayev. Pasien sakit jiwa ternyata bisa sembuh dengan
terapi puasa.
Tentang hormon kebahagiaan sebenarnya senyawa kimia yang meneruskan
rangsang atau bahasa kedokterannya neurotransmitter serotonin. Benarkah
saat berbuka puasa kadar serotonin meningkat?
80% dari total serotonin di tubuh manusia dihasilkan oleh sel
enterochromaffin di usus yang mengatur pergerakan usus. Meski belum ada
penelitian yang mengukur kadar serotonin pada orang berbuka puasa, namun bisa dihipotesis ketika kita berbuka puasa
(makan), sel-sel enterochromaffin tersebut akan aktif dan melepaskan
lebih byk serotonin. Ada jenis2 makanan yang merupakan bahan baku
serotonin, sehingga ini juga dapat meningkatkan kadar serotonin.
Ilmu Allah Swt itu Maha luas dan tidak terbatas, sesungguhnya kita
hanya memahami setetes saja dari lautan ilmunya yang luas dan tak
bertepi... fa bi ayyi ala irobbikuma tukadzdziban...
Mohon maaf lahir dan batin, semoga Ramadhan ini menjadikan kita semakin baik lagi, Aamiin
Wassalaamu alaikum wr.wb.
Hannover, 1 Juli 2013dr. Radiana D Antarianto
Alhamdulillahiroobil alamin, setelah direncanakan beberapa bulan acara Workshop Wirausaha Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Indonesia se-Jerman (FORKOM) berhasil dilaksanakan di Haus Der Kulturen Braunschweig, Jerman, sabtu, 8 Juni 2013. Acara ini digagas oleh FORKOM dalam rangka menumbuh kembangkan semangat wirausaha dikalangan mahasiswa, ilmuan, saintis serta para profesional Indonesia yang sedang menimba ilmu dan berkarya di Jerman.
Para peserta acara ini berasal dari beberapa kota di Jerman, dangan latar belakang yang bervariasi, mulai dari mahasiswa, ilmuan, pekerja dan beberapa dari mereka adalah para pengusaha yang sedang menjalankan usahanya, bahkan ada yang pernah melakukan ekspor import Jerman-Indonesia, dengan kantor pusat di Singapura.
Mengapa Singapura?, dalam forum ini ditemukan cerita menarik bahwa buyer negara tertentu masih merasakan belum stabilnya kepastian hukum di Indonesia, sementara bagi pihak buyer masalah kepastian hukum ini sangat penting, untuk menjaga kontinyuitas dan konsistensi MOU yang diadakan.
Acara inti dari kegiatan ini adalah pemaparan tentang konsep dasar Islamic Entrepreneurship oleh Jaharuddin, kemudian Mengapa start up di Jerman oleh Dr. Ing Suhendra, dilanjutkan Membuat dan praktek Business plans oleh Dr. Ing Suhendra, dan diakhiri dengan pemaparan potensi bisnis di Indonesia dengan judul Peta sukses membangun bisnis di Indonesia, oleh Jaharuddin. Berikut ringkasan pemaparan dari masing-masing pembicara:
1. Islamic Entrepreneurship
Pemaparan diawali dengan data 10 orang terkaya Indonesia versi FORBES (Nov 2012) dan versi Hurun Report (Mar 13), dari data ini diketahui bahwa 4 dari 10 orang terkaya tersebut salah satu usaha utamanya adalah industri rokok. Dari sisi religius hanya 2 orang saja yang muslim, padahal 88,1% (205 juta) penduduk Indonesia adalah muslim. Kalau kita perhatikan data 10 orang terkaya di dunia saat ini, maka tidak ada satupun yang muslim, padahal 23% (1,6M) dari total penduduk dunia yang saat ini berjumlah 7M jiwa adalah muslim. Islam di dunia saat ini adalah agama nomor 2 paling banyak penganutnya,...bukankah harusnya 8 dari 10 orang terkaya di Indonesia, harusnya beragama muslim?, .....2-3 orang dari 10 orang terkaya di dunia adalah muslim?...adakah yang salah terhadap kita?.......mari sama-sama instrospeksi.......
Kita tidak perlu menyalahkan pihak lain secara membabi buta, bahwasanya terjadi ketidak adilan terhadap umat Islam diberbagai belahan dunia, itu sudah menjadi realitas. Yang paling mendasar lagi adalah mari lihat ke internal kita, sehingga kita faham dan tahu kekuatan dan kelemahan umat, dengan cara seperti itu kita bisa menatap dunia yang cerah dimasa mendatang.
Untuk itu kita perlu mengali sejarah kegemilangan Islam yang pernah dibuat secara spektakuler oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, mari kita kaji secara mendalam dan tepat sehingga terjadi pemahaman yang baik serta bermanfaat untuk kemajuan umat Islam dimasa mendatang.
Lima kekuatan yang membuat generasi awal Islam menjadi tangguh dan menjadi super power, yaitu: (1). Kekuatan Iman, yang melahirkan orang-orang sholeh. (2). kekuatan Ilmu, yang melahirkan orang-orang alim. (3). Kekuatan Ukhuwah, yang melahirkan persaudaraan seperti satu tubuh. (4). Kekuatan Harta , yang melahirkan kaum millioner. (5). Kekuatan Tentara, yang melahirkan angkatan perang yang tangguh. Kelima kekuatan ini bersatu padu dalam tubuh umat Islam, bahkan dalam satu tubuh/diri. Lima kekuatan inilah yang menyebabkan ummat Islam mempunyai Izzah (kehormatan) yang tinggi dimata bangsa manapun.
Kekuatan Harta
Diuraikan bukti-bukti empiris bahwasanya umat Islam perlu kaya, mengapa?: (1). Karena Islam mengajarkan umatnya untuk kaya, seperti diperintahkan Allah dalam Al-Qur'an Surat (QS) Al-Anfal: 60, kemudian QS At-Taubah: 105, juga QS Al-Jum'ah: 10, QS Ar-Ra'd: 11, dan banyak ayat lainnya. Begitu pula dalam hadist, banyak hadist yang mendorong umat Islam untuk menjadi wirausaha, salah satunya HR Ahmad "Hendaklah kamu berdagang, karena didalamnya terdapat 90% pintu rezeki". (2). Ekonografi nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad pada usia belia yaitu 12 tahun sudah menjadi eksportir ke Syam. Pada usia 17-19 tahun sudah menjadi pengusaha yang mandiri. Pada usia 22 tahun sudah sangat terkenal di jazirah arab sebagai profesional. dan Pada usia 25 tahun mendapat gelar "al-amin" gelar paling prestesius di zamannya, menjadi tokoh arbitrer dan konsultan perdagangan Internasional, serta meminang pujaan hati dengan menikahi Khadijah dengan mahar 20 ekor unta (+/- Rp. 200 juta) dan 12 Uqiyah emas (+/- Rp. 217 juta). Coba anda perhatikan luar biasanya kekuatan harta nabi Muhammad SAW, ini hanya satu kasus, dan banyak lagi kasus lainnya yang menunjukkan Nabi Muhammad SAW adalah seorang hartawan. (3). Para sahabat utama juga adalah hartawan. Banyak sekali bukti para sahabat adalah para hartawan, salah satunya adalah saat perang Tabuk Usman bin Affan ra menyumbang 300 ekor unta (+/- Rp. 3M), serta dana sebesar 1000 dinar emas (+/- Rp. 2,4M). Ketika Usman bin Affan r.a meninggal hartanya sebanyak 30.500.000 dirham (+/- Rp. 2.135T) dan 100.000 dinar (+/- Rp. 245,4M). Coba anda bayangkan bisakah para sahabat menyumbang begitu besarnya untuk jihad dan dakwah Islam kalau mereka sendiri tidak mempunyai harta yang banyak. (4). 9 dari 10 asraatul kiram (orang yang dijamin masuk surga) adalah pedagang. (5). Dalam setiap diri muslim tersimpan genetik pengusaha. (6). Banyak perintah syariat bisa dilaksanakan dengan uang. (7). Salah satu penyebab bahagia di dunia adalah adanya harta. (8). Peredaran uang indikator keshalehan masyarakat. dll
Kemudian diuraikan juga, perbandingan Islamic Entrepreneurship dan Konvensional Entrepreneurship, serta konsep dasar bisnis Islami.
2. Mengapa Start up di Jerman
Pembicara memaparkan kenapa perlu start up di Jerman: (1). Pemerintah yang mendukung. (2). Entrepreneurship culture. (3). Terjangkau. (4). Acces ke pasar dunia. (5). Keragaman populasi = peluang. Dalam sesi ini pembicara mengungkapkan pengalaman pribadinya ketika memulai usaha di Jerman, ketika anda mempunyai proposal yang bagus, maka anda bisa mendapatkan tawaran dana yang jumlahnya jauuh diatas angka proposal yang anda buat. Suatu ketika pembicara membuat proposal dengan angka dibawah 100.000 euro, malah ditawari, kenapa tidak 500.000 euro....wow...begitulah support pemerintah Jerman.
Untuk memulai usaha di Jerman, ada 7 langkah yang disarankan: (1). Tentukan apa passion, ambisi, prioritas dan lingkungan kerja anda yang optimal. (2). Tentukan tujuan personal, financial, target bisnis dan siapa yang menjadi konsumen anda. (3). Lakukan Research. (4). Buat perencanaan. (5). Cari uangnya. (6). Cari bantuan dari professional advisor, peer advisor dan bayar orang. (7). Lounching.
Dan hindari penghematan berlebihan, seperti overestimating revenue, nunggu customer menemukan anda, mengerjakan semua sendiri dan "bekerja" pada bisnis anda.
3. Bussines plan
Dalam sesi ini, pembicara mengajak peserta memahami dan praktek membuat bussines plan, yang diambilkan dari Industrie-und handelskammer (IHK) Jerman, semacam KADIN di Indonesia. Diselingi dengan internalisasi mimpi dari setiap peserta terhadap visi bisnis masing-masing peserta, bahkan peserta berjanji untuk merealisasikan bisnisnya disertai hukuman jika tidak tercapai disaksikan peserta yang lain.
4. Peta sukses membangun bisnis di Indonesia
Sesi terakhir ini pembicara memaparkan tentang alasan mengapa Indonesia saat ini dan mendatang memiliki prospek yang sangat bagus, bahkan para pengusaha dari negara lainpun saat ini melirik Indonesia sebagai negara yang sangat menjanjikan. Paling tidak ada 6 alasan, yaitu: (1). Indonesia merupakan negara yang mempunyai penduduk nomor 4 terbanyak di dunia. ini artinya Indonesia merupakan pasar yang sangat besar. (2). Indonesia merupakan negara nomor 3 demokrasi terbesar di dunia. Maknanya bagi pengusaha adalah ada peluang perbaikan secara bertahap, jauh dari otoriter yang hanya ditentukan oleh segelintir orang. (3). 60% penduduk Indonesia berusia kurang dari 30 tahun. Merupakan umur yang sangat produktif, yang akan menstimulasn kemajuan ekonomi dan saat yang sama melahirkan kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang, serta ini peluang yang sangat menjanjikan. (4). Masuk menjadi anggota G20, ekonomi nomor 16 di dunia, dengan proyeksi pertumbuhan GDP dari USD 3000 menjadi USD 10.000 di tahun 2022, dengan pertumbuhan ekonomi diatas 6%. Ini artinya penduduk yang banyak tersebut akan mempunyai pendapatan, dan melahirkan daya beli terhadap kebutuhan generasi produktif. (5). 82 juta penduduk (30% populasi) mengunakan internet dan diproyeksikan terus tumbuh hingga 138 juta (50 populasi) pada tahun 2015. Ini berarti usaha dengan basis internet akan sangat menjanjikan (6). Penduduk muslim terbesar di dunia dengan 205 juta jiwa (88,1%). Maknanya apapun kebutuhan umat Islam, akan dibutuhkan di Indonesia. Luar biasa bukan!.
Untuk menjadi usahawan di Indonesia, ada dua jalan yang bisa ditempuh, yaitu: (1). Menjadi Investor dan (2). Menjadi Pengusaha. Untuk menjadi Investor, langkah yang bisa dilakukan adalah: (a). Cari usaha yang sudah berjalan dengan baik. (b). Tawarkan pembelian saham sesuai negosiasi. (c). Buat MOU yang jelas di notaris. (d). Pantau pekanan dan bulanan.
Untuk menjadi pengusaha terdapat 8 jurus ampuh: (1). Putuskan Urat malu, tunda kesenangan. (2). The Power of kepepet. (3). Habiskan jatah gagalmu. (4). Libatkan Allah. (5). Tekun dan Fokus. (6). Mulai action sekarang, semakin muda/cepat semakin baik. (7). Modelling. bergaullah dengan pengusaha besar. (8). Ciptakan differensiasi.
Bisa jadi kalau hanya baca ringkasan, ada pesan yang tidak utuh difahami, semoga slide presentasinya nanti bisa upload juga, dan kalau anda ingin benar-benar memahami dengan utuh, silakan di create acara sejenis di kota anda masing-masing.
Komunitas Bisnis Jerman-Indonesia (Gemeinschaft indonesischer Geschaeftsleute in Deutschland)
Acara ini juga melahirkan terbentuknya Komunitas Bisnis Jerman- Indonesia (KBJI). Komunitas ini bermaksud menghimpun potensi masyarakat Indonesia yang ada di Jerman dari sisi bisnis, melalui forum ini terjalin komunikasi yang konstruktif untuk memadukan potensi yang ada dan diharapkan mampu merealisasikan peluang bisnis Jerman - Indonesia.
Pada prinsipnya komunitas ini terbuka, namun untuk mengawalinya diinisiasi oleh alumni workhsop Brauschweig, dan akan ditambah dengan workshop sejenis yang nanti akan diadakan di kota-kota selanjutnya.
Semoga suatu hari komunitas ini terus membesar, menjadi arus dan gerakan, serta suatu hari dideklarasikan, dan bukan hanya tataran komunitas, namun juga melahirkan pengusaha-pengusaha yang tangguh, berasal dari warga Indonesia yang pernah belajar, bekerja dan berkarya di Jerman. Seiring waktu komunitas ini diharapkan memperbesar arus dan gerakannya melibatkan pengusaha dan pemerintah Jerman dan Indonesia. Amin.
Acara ini berhasil dilaksanakan dengan sukses berkat kerjasama FORKOM, Deutsch-Indonesische Gessellschaft (DIG) Niedersachsen e.V, Muslim Braunschweig, Lingkar Pelajar Indonesia Regio Braunschweig dan Holzmarkt Institute (Center for Islamic Economics and Finance Studies) yang saat ini mempunyai base camp di Hannover.
Terima kasih kepada semua pihak, semoga Allah membalas amalan kita dengan pahala yang memberatkan timbangan amal kebajikan kita di akhirat kelak, wabil khusus ucapan penghargaan dan terima kasih kepada tim panitia di Braunschweig (Yopi, Fajar, Wathon, Rian,...ngak hapal satu persatu), yang sudah bekerja sangat profesional, rapi dan saya sangat terkesan, juga kepada seluruh pengurus FORKOM, serta peserta yang luar biasa, ada yang telah berangkat dari kotanya sejak pukul 02.00 dini hari...Luar biasa!.
Semoga ilmu yang didapatkan bisa membuat kita semakin dekat dengan sang pencipta dan action...action..action...:)!!!
Musim Panas, 22 Juni 2013
Acara inti dari kegiatan ini adalah pemaparan tentang konsep dasar Islamic Entrepreneurship oleh Jaharuddin, kemudian Mengapa start up di Jerman oleh Dr. Ing Suhendra, dilanjutkan Membuat dan praktek Business plans oleh Dr. Ing Suhendra, dan diakhiri dengan pemaparan potensi bisnis di Indonesia dengan judul Peta sukses membangun bisnis di Indonesia, oleh Jaharuddin. Berikut ringkasan pemaparan dari masing-masing pembicara:
1. Islamic Entrepreneurship
Pemaparan diawali dengan data 10 orang terkaya Indonesia versi FORBES (Nov 2012) dan versi Hurun Report (Mar 13), dari data ini diketahui bahwa 4 dari 10 orang terkaya tersebut salah satu usaha utamanya adalah industri rokok. Dari sisi religius hanya 2 orang saja yang muslim, padahal 88,1% (205 juta) penduduk Indonesia adalah muslim. Kalau kita perhatikan data 10 orang terkaya di dunia saat ini, maka tidak ada satupun yang muslim, padahal 23% (1,6M) dari total penduduk dunia yang saat ini berjumlah 7M jiwa adalah muslim. Islam di dunia saat ini adalah agama nomor 2 paling banyak penganutnya,...bukankah harusnya 8 dari 10 orang terkaya di Indonesia, harusnya beragama muslim?, .....2-3 orang dari 10 orang terkaya di dunia adalah muslim?...adakah yang salah terhadap kita?.......mari sama-sama instrospeksi.......
Kita tidak perlu menyalahkan pihak lain secara membabi buta, bahwasanya terjadi ketidak adilan terhadap umat Islam diberbagai belahan dunia, itu sudah menjadi realitas. Yang paling mendasar lagi adalah mari lihat ke internal kita, sehingga kita faham dan tahu kekuatan dan kelemahan umat, dengan cara seperti itu kita bisa menatap dunia yang cerah dimasa mendatang.
Untuk itu kita perlu mengali sejarah kegemilangan Islam yang pernah dibuat secara spektakuler oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, mari kita kaji secara mendalam dan tepat sehingga terjadi pemahaman yang baik serta bermanfaat untuk kemajuan umat Islam dimasa mendatang.
Lima kekuatan yang membuat generasi awal Islam menjadi tangguh dan menjadi super power, yaitu: (1). Kekuatan Iman, yang melahirkan orang-orang sholeh. (2). kekuatan Ilmu, yang melahirkan orang-orang alim. (3). Kekuatan Ukhuwah, yang melahirkan persaudaraan seperti satu tubuh. (4). Kekuatan Harta , yang melahirkan kaum millioner. (5). Kekuatan Tentara, yang melahirkan angkatan perang yang tangguh. Kelima kekuatan ini bersatu padu dalam tubuh umat Islam, bahkan dalam satu tubuh/diri. Lima kekuatan inilah yang menyebabkan ummat Islam mempunyai Izzah (kehormatan) yang tinggi dimata bangsa manapun.
Kekuatan Harta
Diuraikan bukti-bukti empiris bahwasanya umat Islam perlu kaya, mengapa?: (1). Karena Islam mengajarkan umatnya untuk kaya, seperti diperintahkan Allah dalam Al-Qur'an Surat (QS) Al-Anfal: 60, kemudian QS At-Taubah: 105, juga QS Al-Jum'ah: 10, QS Ar-Ra'd: 11, dan banyak ayat lainnya. Begitu pula dalam hadist, banyak hadist yang mendorong umat Islam untuk menjadi wirausaha, salah satunya HR Ahmad "Hendaklah kamu berdagang, karena didalamnya terdapat 90% pintu rezeki". (2). Ekonografi nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad pada usia belia yaitu 12 tahun sudah menjadi eksportir ke Syam. Pada usia 17-19 tahun sudah menjadi pengusaha yang mandiri. Pada usia 22 tahun sudah sangat terkenal di jazirah arab sebagai profesional. dan Pada usia 25 tahun mendapat gelar "al-amin" gelar paling prestesius di zamannya, menjadi tokoh arbitrer dan konsultan perdagangan Internasional, serta meminang pujaan hati dengan menikahi Khadijah dengan mahar 20 ekor unta (+/- Rp. 200 juta) dan 12 Uqiyah emas (+/- Rp. 217 juta). Coba anda perhatikan luar biasanya kekuatan harta nabi Muhammad SAW, ini hanya satu kasus, dan banyak lagi kasus lainnya yang menunjukkan Nabi Muhammad SAW adalah seorang hartawan. (3). Para sahabat utama juga adalah hartawan. Banyak sekali bukti para sahabat adalah para hartawan, salah satunya adalah saat perang Tabuk Usman bin Affan ra menyumbang 300 ekor unta (+/- Rp. 3M), serta dana sebesar 1000 dinar emas (+/- Rp. 2,4M). Ketika Usman bin Affan r.a meninggal hartanya sebanyak 30.500.000 dirham (+/- Rp. 2.135T) dan 100.000 dinar (+/- Rp. 245,4M). Coba anda bayangkan bisakah para sahabat menyumbang begitu besarnya untuk jihad dan dakwah Islam kalau mereka sendiri tidak mempunyai harta yang banyak. (4). 9 dari 10 asraatul kiram (orang yang dijamin masuk surga) adalah pedagang. (5). Dalam setiap diri muslim tersimpan genetik pengusaha. (6). Banyak perintah syariat bisa dilaksanakan dengan uang. (7). Salah satu penyebab bahagia di dunia adalah adanya harta. (8). Peredaran uang indikator keshalehan masyarakat. dll
Kemudian diuraikan juga, perbandingan Islamic Entrepreneurship dan Konvensional Entrepreneurship, serta konsep dasar bisnis Islami.
2. Mengapa Start up di Jerman
Pembicara memaparkan kenapa perlu start up di Jerman: (1). Pemerintah yang mendukung. (2). Entrepreneurship culture. (3). Terjangkau. (4). Acces ke pasar dunia. (5). Keragaman populasi = peluang. Dalam sesi ini pembicara mengungkapkan pengalaman pribadinya ketika memulai usaha di Jerman, ketika anda mempunyai proposal yang bagus, maka anda bisa mendapatkan tawaran dana yang jumlahnya jauuh diatas angka proposal yang anda buat. Suatu ketika pembicara membuat proposal dengan angka dibawah 100.000 euro, malah ditawari, kenapa tidak 500.000 euro....wow...begitulah support pemerintah Jerman.
Untuk memulai usaha di Jerman, ada 7 langkah yang disarankan: (1). Tentukan apa passion, ambisi, prioritas dan lingkungan kerja anda yang optimal. (2). Tentukan tujuan personal, financial, target bisnis dan siapa yang menjadi konsumen anda. (3). Lakukan Research. (4). Buat perencanaan. (5). Cari uangnya. (6). Cari bantuan dari professional advisor, peer advisor dan bayar orang. (7). Lounching.
Dan hindari penghematan berlebihan, seperti overestimating revenue, nunggu customer menemukan anda, mengerjakan semua sendiri dan "bekerja" pada bisnis anda.
3. Bussines plan
Dalam sesi ini, pembicara mengajak peserta memahami dan praktek membuat bussines plan, yang diambilkan dari Industrie-und handelskammer (IHK) Jerman, semacam KADIN di Indonesia. Diselingi dengan internalisasi mimpi dari setiap peserta terhadap visi bisnis masing-masing peserta, bahkan peserta berjanji untuk merealisasikan bisnisnya disertai hukuman jika tidak tercapai disaksikan peserta yang lain.
4. Peta sukses membangun bisnis di Indonesia
Sesi terakhir ini pembicara memaparkan tentang alasan mengapa Indonesia saat ini dan mendatang memiliki prospek yang sangat bagus, bahkan para pengusaha dari negara lainpun saat ini melirik Indonesia sebagai negara yang sangat menjanjikan. Paling tidak ada 6 alasan, yaitu: (1). Indonesia merupakan negara yang mempunyai penduduk nomor 4 terbanyak di dunia. ini artinya Indonesia merupakan pasar yang sangat besar. (2). Indonesia merupakan negara nomor 3 demokrasi terbesar di dunia. Maknanya bagi pengusaha adalah ada peluang perbaikan secara bertahap, jauh dari otoriter yang hanya ditentukan oleh segelintir orang. (3). 60% penduduk Indonesia berusia kurang dari 30 tahun. Merupakan umur yang sangat produktif, yang akan menstimulasn kemajuan ekonomi dan saat yang sama melahirkan kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang, serta ini peluang yang sangat menjanjikan. (4). Masuk menjadi anggota G20, ekonomi nomor 16 di dunia, dengan proyeksi pertumbuhan GDP dari USD 3000 menjadi USD 10.000 di tahun 2022, dengan pertumbuhan ekonomi diatas 6%. Ini artinya penduduk yang banyak tersebut akan mempunyai pendapatan, dan melahirkan daya beli terhadap kebutuhan generasi produktif. (5). 82 juta penduduk (30% populasi) mengunakan internet dan diproyeksikan terus tumbuh hingga 138 juta (50 populasi) pada tahun 2015. Ini berarti usaha dengan basis internet akan sangat menjanjikan (6). Penduduk muslim terbesar di dunia dengan 205 juta jiwa (88,1%). Maknanya apapun kebutuhan umat Islam, akan dibutuhkan di Indonesia. Luar biasa bukan!.
Untuk menjadi usahawan di Indonesia, ada dua jalan yang bisa ditempuh, yaitu: (1). Menjadi Investor dan (2). Menjadi Pengusaha. Untuk menjadi Investor, langkah yang bisa dilakukan adalah: (a). Cari usaha yang sudah berjalan dengan baik. (b). Tawarkan pembelian saham sesuai negosiasi. (c). Buat MOU yang jelas di notaris. (d). Pantau pekanan dan bulanan.
Untuk menjadi pengusaha terdapat 8 jurus ampuh: (1). Putuskan Urat malu, tunda kesenangan. (2). The Power of kepepet. (3). Habiskan jatah gagalmu. (4). Libatkan Allah. (5). Tekun dan Fokus. (6). Mulai action sekarang, semakin muda/cepat semakin baik. (7). Modelling. bergaullah dengan pengusaha besar. (8). Ciptakan differensiasi.
Bisa jadi kalau hanya baca ringkasan, ada pesan yang tidak utuh difahami, semoga slide presentasinya nanti bisa upload juga, dan kalau anda ingin benar-benar memahami dengan utuh, silakan di create acara sejenis di kota anda masing-masing.
Komunitas Bisnis Jerman-Indonesia (Gemeinschaft indonesischer Geschaeftsleute in Deutschland)
Acara ini juga melahirkan terbentuknya Komunitas Bisnis Jerman- Indonesia (KBJI). Komunitas ini bermaksud menghimpun potensi masyarakat Indonesia yang ada di Jerman dari sisi bisnis, melalui forum ini terjalin komunikasi yang konstruktif untuk memadukan potensi yang ada dan diharapkan mampu merealisasikan peluang bisnis Jerman - Indonesia.
Pada prinsipnya komunitas ini terbuka, namun untuk mengawalinya diinisiasi oleh alumni workhsop Brauschweig, dan akan ditambah dengan workshop sejenis yang nanti akan diadakan di kota-kota selanjutnya.
Semoga suatu hari komunitas ini terus membesar, menjadi arus dan gerakan, serta suatu hari dideklarasikan, dan bukan hanya tataran komunitas, namun juga melahirkan pengusaha-pengusaha yang tangguh, berasal dari warga Indonesia yang pernah belajar, bekerja dan berkarya di Jerman. Seiring waktu komunitas ini diharapkan memperbesar arus dan gerakannya melibatkan pengusaha dan pemerintah Jerman dan Indonesia. Amin.
Acara ini berhasil dilaksanakan dengan sukses berkat kerjasama FORKOM, Deutsch-Indonesische Gessellschaft (DIG) Niedersachsen e.V, Muslim Braunschweig, Lingkar Pelajar Indonesia Regio Braunschweig dan Holzmarkt Institute (Center for Islamic Economics and Finance Studies) yang saat ini mempunyai base camp di Hannover.
Terima kasih kepada semua pihak, semoga Allah membalas amalan kita dengan pahala yang memberatkan timbangan amal kebajikan kita di akhirat kelak, wabil khusus ucapan penghargaan dan terima kasih kepada tim panitia di Braunschweig (Yopi, Fajar, Wathon, Rian,...ngak hapal satu persatu), yang sudah bekerja sangat profesional, rapi dan saya sangat terkesan, juga kepada seluruh pengurus FORKOM, serta peserta yang luar biasa, ada yang telah berangkat dari kotanya sejak pukul 02.00 dini hari...Luar biasa!.
Semoga ilmu yang didapatkan bisa membuat kita semakin dekat dengan sang pencipta dan action...action..action...:)!!!
Asuransi kesehatan untuk keluarga adalah salah satu persyaratan
untuk memperoleh visa kumpul keluarga di Jerman. Kami mendaftar ke
asuransi kesehatan publik (di Indonesia seperti Askes) dibantu oleh
koordinator program studi. Kartu asuransi (dilengkapi dengan
chip) layaknya kartu debit, yang tinggal digesek oleh perawat yang
sekaligus berperan sebagai petugas administrasi klinik atau petugas
administrasi rumah sakit setelah kita berobat.
Sebelum berobat ke dokter anak di klinik, kita perlu membuat
termin (jadwal) terlebih dulu lewat telpon. Perawat yang menerima telpon
akan menanyakan nama anak, usia anak, asuransi kesehatan (nomor kartu
asuransi) dan keluhan utama.
Kali pertama anak kami berobat karena demam tinggi, muntah dan
diare selama dua hari. Perawat tersebut menyatakan jadwal kami adalah
satu minggu lagi. Ini membuat kami terperangah, seminggu lagi... kondisi anak
saat itu sudah lemas, tidak nafsu makan dan hampir tiap kali minum
kembali muntah-muntah. Khawatir sekali terjadi dehidrasi serius selama
menunggu jadwal berobat. Meski sudah dijelaskan kondisinya, perawat
hanya berujar kalau memang darurat bisa dibawa ke IGD rumah sakit anak,
lalu disebutkannya alamat rumah sakit anak tersebut. Akhirnya kami
memutuskan untuk menunggu termin ke dokter anak di klinik itu dengan
tetap waspada bila memang perlu membawanya ke IGD. Sementara itu kami
memberi obat sirup penurun panas (ibuprofen), memberi makanan lunak dan
minuman sesering mungkin, prinsipnya menjaga status hidrasi anak tetap
baik . 3 hari kemudian kondisi anak kami, Alhamdulillah membaik.
Demamnya turun dan nafsu makannya berangsur kembali pulih. Bisa
dikatakan saat memenuhi termin ke dokter anak, kondisi anak kami sudah
tidak ada tanda-tanda sakitnya.
Klinik dokter anak tersebut adalah praktek bersama konsulen bedah
anak, jantung, endokrinologi anak dan dokter anak umum. Dokter anak kami
bidangnya adalah pediatri sosial, dia bekerja di SPZ(Centre for Social
Pediatric) rumah sakit anak milik pemerintah kota dan hanya satu hari
dalam seminggu praktek sebagai dokter anak umum di klinik tersebut.
Lokasi klinik berada di pusat kota, di lantai 3 dari bangunan yang
lantai 1-nya tersambung ke apotik, lantai 2 terdapat praktek dokter THT.
Ruang praktek dokter anak cukup apik, di dekat jendela ada banyak
mainan anak-anak, wall papernya teddy bear membawa balon dengan
warna-warna lucu, beberapa pajangan dinding di antaranya grafik tumbuh
kembang anak dan gambar-gambar kartun. Tempat tidur periksa dilapisi
kertas tissue khusus sepanjang bed pemeriksaan (disposable dan bisa
digulung), meja dokter dilengkapi komputer dan alat-alat pemeriksaan.
Dokter anak kami orang Jerman namun bersedia untuk berbahasa Inggris,
melakukan wawancara medis (anamnesis) dan mengetikkan riwayat penyakit
anak di form yang sudah terprogram di komputernya. Dokter anak
juga menanyakan sertifikat imunisasi (semacam kartu yang berisi jadwal
imunisasi dan tanggal dilakukannya imunisasi) karena kami tidak
membawanya maka dia menyampaikan agar dalam pertemuan berikutnya dibawa
namun dia tetap menanyakan imunisasi apa saja yang telah diterima anak
kami dan mengetiknya di form komputer. Ini penting untuk para ibu yang
akan membawa buah hatinya untuk tinggal di luar negeri dalam jangka
waktu relatif lama agar membawa buku kesehatan anak (buku pemeriksaan
dokter anak mulai dari riwayat kelahiran, imunisasi, kunjungan ke dokter
anak, dll). Terus terang, kami baru merasakan pentingnya membawa buku
itu setelah datang dan berobat ke dokter anak di sini. Pemeriksaan
dilakukan dengan seksama, sesuai SOP dari ujung kepala hingga kaki.
Lalu, dia menjelaskan diagnosa penyakitnya, viral diarrhea yang
kemungkinan besar ditularkan oleh teman di TKnya. Tanya jawab pun
berlangsung dengan ramah. Latar belakang profesi yang sama membuatnya
semakin bersahabat. Dokter hanya meresepkan semacam oralit (sachet) untuk
diberikan setelah diare atau muntah. Untuk menebus resep obat, kembali
kami hanya menunjukkan kartu asuransi kepada apoteker, dia mengetikkan
nomor kartu asuransi ke komputer untuk pembayaran dan kami tidak perlu
membayar lagi. Karena anak kami sudah tidak muntah atau diare lagi, maka
kami pun menyimpan saja oralit tersebut.
Kami pernah membawa anak kami yang kedua ke IGD rumah sakit kampus.
Ketika itu hari Jum'at dan malam sebelumnya anak kami mengalami kejang
demam. Mendaftarkan anak untuk berobat di IGD sempat berdebat dulu
dengan petugas administrasi IGD. Dia menyatakan agar kami membawa anak
kami ke dokter anak saja, namun kami berargumen kalau mesti membuat
termin dan menunggu lagi tidak efektif untuk terapi kejang demamnya.
Akhirnya pendaftaran kami pun diterima. Setelah menunggu hampir 2 jam di
ruang tunggu IGD, kami masuk ke kamar pemeriksaan. Suasana di kamar
pemeriksaan IGD anak memang kaku, standar IGD. Tempat tidur pasien
dilengkapi monitor untuk memantau tanda vital, alat-alat resusitasi,
meja periksa dokter dipenuhi alat-alat pemeriksaan, tidak ada dekorasi
yang ramah untuk anak-anak. Anak kami pun hanya memeluk erat dan hampir
tidak mau diperiksa sambil tiduran di tempat tidur pasien. Dokter yang
memeriksa muda sekali, dugaan saya residen anak di rumah sakit kampus.
Setelah memeriksa, dia pamit sebentar untuk berdiskusi dengan chef artz
(barangkali setara dengan chief resident atau konsulen jaga) kemudian
kembali dengan menuliskan resep obat suppositoria untuk mengatasi demam
dan obat sirup untuk mengatasi kejang anak kami. Ada lembar informasi
yang diberikan kepada kami tentang kejang demam (dalam bahasa Jerman),
sampai di rumah kami pun menterjemahkan sendiri lembaran informasi
tersebut lewat bantuan google translate. Isinya edukasi apa itu kejang
demam, kenapa terjadi kejang demam, apa yang sebaiknya dilakukan saat
anak kejang demam dan kapan kejang demam tersebut memerlukan pemeriksaan
lebih lanjut. Alhamdulillah anak kami tidak mengalami kejang demam lagi
setelah itu.
Dari pemerintah kota, ada pemeriksaan kesehatan rutin anak secara
berkala. Anak-anak kami melalui pemeriksaan untuk mengetes kematangan
psikososial saat akan masuk Grundschule(sekolah dasar/SD). Ada surat
panggilan dari pediatri sosial pemerintah kota yang isinya menjelaskan
bahwa anak kami yang berusia hampir 6 tahun akan diperiksa tumbuh
kembang ke klinik pediatri sosial milik pemerintah kota untuk mengetes
apakah cukup matang untuk bersekolah atau tidak. Kami tinggal membawa
surat panggilan tersebut dan kartu asuransi kesehatan ke klinik pediatri
sosial. Anak kami yang pertama baru 6 bulan di Jerman saat menjalani
pemeriksaan tersebut. Kosa kata Jerman yang dimilikinya masih terbatas,
dengan kemampuan bahasa Jerman seadanya kami pun beberapa kali meminta
dokter pemeriksa untuk mengulang perintah atau memperagakan apa yang
mesti dilakukan anak kami. Dites pendengaran, visual, mengenali bentuk,
huruf, angka, menyebutkan nama benda (ini tidak bisa dinilai karena kosa
kata masih terbatas), menceritakan kembali berdasarkan gambar yang
dilihatnya, tes fisik (keseimbangan, melompat dengan satu kaki, berjalan
di garis lurus). Dua hari kemudian hasil pemeriksaan dikirim via
pos, Alhamdulillah saat itu dinyatakan Alif lulus dan bisa masuk
Grundschule milik pemerintah kota yang letaknya tak jauh dari tempat
kami tinggal.
Sekali waktu, anak kami yang kedua terjatuh saat senam di TKnya,
dua gigi depannya copot karena posisi jatuh ke lantai membentur rahang
atasnya. Saya yang saat itu berada di kampus ditelpon oleh guru TKnya
dan segera menjemput anak kami. Kami langsung bawa ke rumah sakit gigi
dan mulut kampus untuk pemeriksaan lebih lanjut karena khawatir dampak
benturan terhadap rahang atas (ada patah atau tidak). Darah masih
mengalir dari bekas tempat copotnya kedua gigi seri. Saat itu sudah
sore, praktek dokter gigi umum sudah tutup. Kami diminta menunggu untuk
praktek dokter residen sore yang sekaligus unit IGD rumah sakit gigi dan
mulut kampus. Suami dan anak pertama datang menyusul. Kami menunggu
satu jam. Dokter residen bedah mulut yang menangani sangat baik dan
ramah, dia mengusulkan pemeriksaan rontgen namun kami menyatakan bahwa
anak kami ini belum pernah dirontgen sebelumnya. Dia menghubungi kolega
seniornya yang datang memeriksa rahang atas anak kami dan menyatakan
bahwa dari pemeriksaan klinis tidak ada tanda-tanda fraktur, namun dia
menyarankan agar anak kami disuntik tetanus karena luka menganga di
bekas tempat copot kedua gigi serinya bisa menjadi sumber infeksi
tetanus. Kembali kami ditanya riwayat imunisasi terutama tetanus dan
sertifikat imunisasi. Karena sudah lama sekali sejak imunisasi DPT
terakhir, maka anak kami disarankan untuk ke IGD kampus dan minta
diinjeksi TT selain itu juga disarankan untuk kontrol ulang ke praktek
dokter gigi umum seminggu kemudian. IGD kampus penuh dengan
pasien-pasien kecelakan lalu lintas, ada pula pasien usia lanjut dengan
kateter, infus, yang sedang menunggu pelayanan. Mereka dibawa oleh
petugas ambulans. Mengantri di pendaftaran IGD cukup lama, kemudian oleh
petugas administrasi dialihkan ke perawat IGD. Perawat IGD menanyakan
ke dokter jaga apakah bisa ditangani di IGD, tak lama kemudian perawat
datang dan menjelaskan bahwa sebaiknya anak kami besok dibawa ke dokter
anak karena menurut mereka penanganan dokter anak akan lebih
komprehensif dan bisa mendapatkan imunisasi kombinasi tak sekedar TT.
Maka, keesokan harinya kami meminta ke klinik dokter anak agar bisa
mendapat termin hari itu juga untuk imunisasi, kali ini kami mendapat
termin meski hanya 15 menit.
Ada beberapa pengalaman lagi membawa anak kedua kami berobat. Saat
winter tahun kedua, anak kami sempat mengalami radang paru-paru(viral
penumonia) akut. Kami pun membawa anak kami ke IGD anak di kampus,
dirontgen, diresepkan obat dan dia mesti tirah baring total selama 2
minggu di rumah. Kami pernah membawa anak kedua kami ke SPZ untuk
evaluasi lanjutan tumbuh kembangnya karena hasil pemeriksaan pertama di
pediatri sosial kota merekomendasikan untuk evaluasi lanjutan di SPZ.
Semua layanan pengobatan ini kami peroleh hanya dengan menunjukkan kartu
asuransi publik kami.
Setelah satu setengah tahun memiliki kartu asuransi publik,
ada kendala administratif (usia di atas 28 tahun dan status sebagai
mahasiswa bukan sebagai pegawai) yang membuat kami beralih ke asuransi
privat. Peralihan ini membuat kami berhitung sekali kalau ingin berobat.
Tiap bulan kami membayar premi bulanan sebesar 40 euro per anak dan 70
euro per orang dewasa. Tiga bulan pertama, kami tidak bisa melakukan
klaim bila berobat (disebut masa tunggu). Bulan keempat, kami membawa
anak kami berobat, kami harus membayar tunai jasa pemeriksaan dokter dan
tes-tes yang dilakukan. Juga harus membayar obat yang diresepkan
dokter di apotik. Satu kali berobat kami bisa membayar lebih dari 100
euro. Dan ketika kami klaim ke perusahaan asuransi, klaim-klaim
kami ditolak dengan alasan yang sifatnya sangat administratif (mesti
menyertakan kwitansi asli/tidak boleh foto kopi, sudah lewat tanggal
klaim, persentase pengali untuk jasa medis dan pemeriksaan terlalu
tinggi, dll). Memang, untuk pemegang asuransi privat dikenakan biaya
jasa medis, pemeriksaan, dan obat-obatan yang lebih tinggi persentase
pengalinya dibandingkan asuransi publik. Masing-masing perusahaan
asuransi privat memiliki batas persentase pengali sendiri untuk klaim
asuransi dan ini belum kami sadari sebelumnya. Penting sekali untuk
memperhatikan point-point di kontrak asuransi kesehatan privat.
Asuransi kesehatan sifatnya wajib di Jerman juga
merupakan persyaratan untuk memperpanjang visa ijin tinggal ke kantor
imigrasi setempat. Oleh karenanya, kami tetap mempertahankan asuransi
kesehatan privat kami yang perlindungannya penting untuk kondisi darurat
atau emergency.
Dari beberapa sahabat dosen yang studi di sini, ada beberapa
pengalaman lain untuk menyiasati berobat ke dokter anak bagi pemegang
asuransi privat. Seperti menitip lewat teman-teman Indonesia yang pulang
agar dibelikan obat-obat yang lazim dipakai anaknya bila jatuh sakit
atau minta resep obat kadang juga obatnya langsung ke profesor di
institut yang berpraktek sebagai dokter.
Kesimpulan untuk para bunda yang akan membawa buah hatinya tinggal di luar negeri:
1. Mengenal sistem asuransi kesehatan di negara tersebut. Di
Jerman, idealnya memiliki asuransi publik. Asuransi privat lebih mahal
dan tidak senyaman asuransi publik. Sebelum menanda tangani kontrak
asuransi kesehatan privat agar membaca point-point di kontrak dan
bertanya lebih jauh tentang klaim asuransi, prosedurnya bagaimana.
2. Membawa buku kesehatan/tumbuh kembang anak dengan riwayat imunisasinya. Ini rutin ditanyakan oleh dokter anak.
3. Kendala bahasa bukanlah alasan untuk menghindari berobat ke
dokter di negara tersebut. Umumnya dokter-dokter yang melayani pasien
dari luar negeri akan lebih ramah dan terbuka untuk menjelaskan ke orang
tua pasien.
4. Sistem referensi/rujukan berlaku dengan baik di luar negeri.
Jadi, setiap anak mesti memiliki dokter anak umum sendiri. Informasi ini
juga ditanyakan saat pendaftaran anak masuk TK atau SD (sekolah). Mesti
sabar dengan sistem rujukan ini, artinya ke dokter anak ya mesti sabar
dengan termin/ jadwal yang diberi.
5. Upaya pemeriksaan kesehatan/tumbuh kembang dari pemerintah kota.
Ini yang patut dicontoh, ada klinik pediatri sosial kota yang secara
administratif berhubungan dengan kantor imigrasi untuk mendata anak-anak
luar negeri yang sudah masuk usia wajib sekolah untuk diperiksa
kematangan psikososialnya untuk masuk sekolah. Hasil pemeriksaannya pun
langsung dikirim ke pemerintah kota dan SD yang ditunjuk (secara
geografis letaknya dekat dengan tempat tinggal).
Semoga bermanfaat
dr. Radiana D Antarianto, M.Biomed (Kandidat PhD dari Medizinische Hoschule Hannover)











