Profesi pengusaha dideskripsikan sebagai profesi prestise dengan berbagai fasilitas, mobil mewah, rumah mewah, istri cantik, mempunyai assisten prbadi yang siap melayani... Suatu profesi yang mulia sekaligus kelihatannya enak. Menurut saya itu tidak salah, dan bisa jadi memang enak, dan membahagiakan, karena mampu memberikan kontribusi besar, seperti membuka lapangan pekerjaan.
Bagi saya profesi pengusaha adalah profesi mulia, disaat banyak orang mencari pekerjaan, ada sekelompok orang yang mendedikasikan dirinya untuk menyediakan lapangan pekerjaan. Dengan profesi pengusaha, banyak hal yang bisa dilakukan, mulai dari kebaikan termasuk juga "kejahatan", jika pengusaha menginvestasikan hartanya pada sektor perjudian, prostitusi dan kejahatan lainnya, maka itu bisa menjadi musibah bagi kemanusiaan.
Lihatlah data 10 pengusaha top di Indonesia, sebagian besarnya adalah non muslim, apalagi daftar 10 pengusaha top dunia, tidak ada yang muslim. Tulisan saya ini bukan dalam rangka meyibak rasa iri umat Islam terhadap sekelompok orang yang saat ini top dijajaran pengusaha, tulisan ini saya buat berusaha untuk mengungkap dengan obyektif keadaan yang ada sehingga, bisa diambil pelajaran dengan baik dan objektif, bukan emosi.
Saya jadi merenung, pantaskah mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, namun jajaran top pengusahanya bukan dari kalangan mayoritas, adakah yang salah dari kalangan mayoritas sehingga ketimpangan terjadi?, ataukah secara genetik hanya kelompok tertentu yang dilahirkan sebagai pengusaha?, mari kita telusuri satu persatu.
Renungan Kaum Mayoritas Indonesia
Pemahaman terhadap uang dan harta sepertinya, tidak banyak mendapat perhatian serius dikalangan ulama Islam,
Anis Matta dalam salah satu makalahnya pernah melakukan identifikasi kenapa umat muslim sebagian besar miskin: (1). Karena pemahaman zuhud yang tidak tepat. (2). Umat muslim tumbuh dalam lingkungan pendidikan yang tidak mengajarkan kita dasar-dasar yang benar untuk menegakkan kehidupan. (3). Umat muslim memiliki ciri-ciri orang miskin dalam kepribadian. (4).
Anis Matta, ciri orang miskin: (1). Orang miskin itu tidak pernah bermimpi jadi kaya. (2). Umumnya umat muslim tidak ulet. (3). tidak tahu bagaimana memulai membangun kehidupan financial kita.
Anis Matta, cara membangun kehidupan financial: (1). Perbaiki ide kita tentang uang. (2). menyiapkan diri untuk jadi kaya. (3). bergaullah dengan orang-ornag kaya, perbanyak teman dari orang kaya. (4). Mulailah melakukan bisnis riil.
Genetik Pengusaha
Coba kita telusuri satu persatu sejarah umat Islam, anda akan menemukan bahwa dalam genetik tubuh umat Islam dari awal dilahirkan sebagai pengusaha, sebagai bukti selain Rasulullah, sebagian besar sahabat utama adalah pengusaha besar, sebutlah Abu bakar shiddiq, Umar Bin Khattab, ustman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, dan masih banyak sahabat lainnya yang pengusaha kaya raya.
Sejarah Islam mencatat rahasia umat Islam generasi awal disegani dan mempunyai kekuatan yang tidak tertandingi oleh siapapun, adalah: Berkumpulnya 5 kekuatan pada individu, atau kelompok orang, apa itu 5 kekuatan tersebut:
(1). Kekuatan Keimanan
Kekuatan keimanan ini merupakan modal pertama dan paling utama, kekuatan keimanan ini menghasilkan orang-orang sholeh, ini menjadi dasar dan landasan dari kekuatan selanjutnya, sehinga 5 kekuatan ini menjadi bangunan yang kokoh hidup dalam diri generasi awal.
(2). Kekuatan Ilmu
Kekuatan ilmu yang dilandasi keimanan yang kuat, akan melahirkan orang-orang yang alim (berilmu), dan perlu dipertegas bahwa pengertian orang alim (berilmu) bukan hanya karena mempunyai ilmu yang mumpuni terhadap ilmu syariah, juga dikatakan alim, orang-orang yang mempunyai ilmu yang mumpuni disegala bidang, seperti teknologi, medis, dan segala ilmu yang bermanfaat lainnya.
(3). Kekuatan Ukhuwah (persaudaraan Islam)
Ukhuwah Islamiyah ini yang akhirnya membuat izzah (harga diri) umat Islam tidak ada yang berani mengusik, diibaratkan umat Islam adalah satu tubuh, ada bagiannya walaupun ujung kuku yang sakit, namun tubuh yang lain ikut merasakan, dan reflek bergerak untuk melakukan perbaikan. Realisasi kongret saat ini adalah jika ada satu orang saja umat Islam di lecehkan, dihina dan diperlakukan tidak sepantasnya dimanapun dia berada, direspon dengan tepat oleh ummat Islam sedunia, inilah bentuk riil ukhuwah Islamiyah. Realisasi kongret lainnya dalam kontek entrepreneurship adalah dimanapun ada umat Islam yang perlu diberdayakan, maka umat Islam dari manapun, tidak terikat geografis, suku bangsa apalagi ras.
(4). Kekuatan Harta
(5). Kekuatan angkatan Perang.
Lima kekuatan inilah yang terkumpul dalam individu-individu generasi awal Islam, sebagai contoh, kita lihat pribadi Muhammad Rasulullah SAW: Beliau adalah seorang yang kuat dari sisi Keimanan, beliau adalah orang kuat dari sisi ilmu, beliau adalah orang yang kuat ukhuwahnya, beliau adalah kaya raya, dan beliau adalah seorang tentara.
Terkait dengan topik pengusaha, mari kita lihat diri Rasululullah sebagai pengusaha yang kaya raya, disaat umur 12 tahun beliau sudah aktif sebagai eksportir ke Syam, pada umur 17-19 tahun sudah bisa menjadi pengusaha yang mandiri, di usia 22 tahun beliau sudah sangat terkenal dijazirah arab sebagai professional, dan umur 25 tahun beliau menikah, mendapatkan gelar al amin, gelar pretisius dizamannya, tokoh arbitrer dan konsultan perdagangan Internasional.
Mari kita sama-sama lihat para sahabat: Abu Bakar as shiddiq, sejarh menuliskan dengan tinta emas, aspek keimanan, keilmuan, ukhuwah dan jiwa tentara dalam diri Abu Bakar, dan yang perlu saya uraikan adalah aspek kekuatan hartanya Abu Bakar. Saya ambilkan satu contoh saja, Ketika diawal keIslamannya saja, Abu Bakar ra menghabiskan dana sekitar 40.000 dirham (+/- Rp. 2,8M) untuk membebaskan budak. Coba kita bayangkan bagaimana kuatnya harta Abu Bakar.
Umar Bin Khattab ra, juga terkmpul didalam dirinya 5 kekuatan tersebut. Untuk membuktikan kuatnya harta Umar bin Khattab, saya ambilkan satu contoh, yaitu Umar Bin Khattab ra telah mewasiatkan 1/3 hartanya yang nilainya melebihi nilai 40.000 (dinar atau dirham), atau totalnya melebihi 120.000 (dinar atau dirham), setara dalam dirham Rp. 8,4 M, sedankan dalam diar Rp. 294 M.
Bagaimana kekuatan harta Ustman bin Affan ra, saat perang Tabuk beliau menyumbangkan 300 ekor unta (Rp. 3 M), serta dana sebesar 1.000 dinar emas (Rp. 2,4M). Saat beliau terbunuh Ustman bin Affan, masih mempunyai harta yang disimpan penjaga gudangnya, yaitu 30.500.000 dirham (Rp. 2.135T), dan 100.000 dinar (245,4 M).
dan satu lagi sahabat yang terkenal dengan sifat pengusahanya yaitu Abdurrahman bin Auf. ????
Saat ini, kekuatan tersebut tercerai berai dari individu dan tubuh umat Islam, ada yang mempunyai kekuatan keimanan, namun lemah kekuatan lainya, ada yang mempunyai kekuatan harta, namun jauh dari kekuatan keimanan misalnya, akibatnya kekuatan umat Islam tidak bersatu padu, sehingga tidak menjadi arus yang besar yang mengetarkan.
Agenda bersama
Teridentifikasi sudah masalah yang saat ini dialami umat Islam, yaitu tercerai berainya kekuatan umat menjadi individu-individu dengan kelemahannya masing-masing. Terobosan yang bisa dilakukan adalah, membangun kesadaran bersama bahwa masing-masing kekuatan yang sekarang tercerai berai tersebut, dikumpulkan dalam simpul kekuatan.
masih dalam proses penulisan, belum di edit, dan akan dilanjutkan
Musim semi bersalju, Hannover, Maret 2013
Referensi: (1). Anis Matta, Pandangan Islam terhadap harta. (2). Jaharuddin, Islamic Entrepreneurship; yuk jadi pengusaha.
Bagi saya profesi pengusaha adalah profesi mulia, disaat banyak orang mencari pekerjaan, ada sekelompok orang yang mendedikasikan dirinya untuk menyediakan lapangan pekerjaan. Dengan profesi pengusaha, banyak hal yang bisa dilakukan, mulai dari kebaikan termasuk juga "kejahatan", jika pengusaha menginvestasikan hartanya pada sektor perjudian, prostitusi dan kejahatan lainnya, maka itu bisa menjadi musibah bagi kemanusiaan.
Lihatlah data 10 pengusaha top di Indonesia, sebagian besarnya adalah non muslim, apalagi daftar 10 pengusaha top dunia, tidak ada yang muslim. Tulisan saya ini bukan dalam rangka meyibak rasa iri umat Islam terhadap sekelompok orang yang saat ini top dijajaran pengusaha, tulisan ini saya buat berusaha untuk mengungkap dengan obyektif keadaan yang ada sehingga, bisa diambil pelajaran dengan baik dan objektif, bukan emosi.
Saya jadi merenung, pantaskah mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, namun jajaran top pengusahanya bukan dari kalangan mayoritas, adakah yang salah dari kalangan mayoritas sehingga ketimpangan terjadi?, ataukah secara genetik hanya kelompok tertentu yang dilahirkan sebagai pengusaha?, mari kita telusuri satu persatu.
Renungan Kaum Mayoritas Indonesia
Pemahaman terhadap uang dan harta sepertinya, tidak banyak mendapat perhatian serius dikalangan ulama Islam,
Anis Matta dalam salah satu makalahnya pernah melakukan identifikasi kenapa umat muslim sebagian besar miskin: (1). Karena pemahaman zuhud yang tidak tepat. (2). Umat muslim tumbuh dalam lingkungan pendidikan yang tidak mengajarkan kita dasar-dasar yang benar untuk menegakkan kehidupan. (3). Umat muslim memiliki ciri-ciri orang miskin dalam kepribadian. (4).
Anis Matta, ciri orang miskin: (1). Orang miskin itu tidak pernah bermimpi jadi kaya. (2). Umumnya umat muslim tidak ulet. (3). tidak tahu bagaimana memulai membangun kehidupan financial kita.
Anis Matta, cara membangun kehidupan financial: (1). Perbaiki ide kita tentang uang. (2). menyiapkan diri untuk jadi kaya. (3). bergaullah dengan orang-ornag kaya, perbanyak teman dari orang kaya. (4). Mulailah melakukan bisnis riil.
Genetik Pengusaha
Coba kita telusuri satu persatu sejarah umat Islam, anda akan menemukan bahwa dalam genetik tubuh umat Islam dari awal dilahirkan sebagai pengusaha, sebagai bukti selain Rasulullah, sebagian besar sahabat utama adalah pengusaha besar, sebutlah Abu bakar shiddiq, Umar Bin Khattab, ustman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, dan masih banyak sahabat lainnya yang pengusaha kaya raya.
Sejarah Islam mencatat rahasia umat Islam generasi awal disegani dan mempunyai kekuatan yang tidak tertandingi oleh siapapun, adalah: Berkumpulnya 5 kekuatan pada individu, atau kelompok orang, apa itu 5 kekuatan tersebut:
(1). Kekuatan Keimanan
Kekuatan keimanan ini merupakan modal pertama dan paling utama, kekuatan keimanan ini menghasilkan orang-orang sholeh, ini menjadi dasar dan landasan dari kekuatan selanjutnya, sehinga 5 kekuatan ini menjadi bangunan yang kokoh hidup dalam diri generasi awal.
(2). Kekuatan Ilmu
Kekuatan ilmu yang dilandasi keimanan yang kuat, akan melahirkan orang-orang yang alim (berilmu), dan perlu dipertegas bahwa pengertian orang alim (berilmu) bukan hanya karena mempunyai ilmu yang mumpuni terhadap ilmu syariah, juga dikatakan alim, orang-orang yang mempunyai ilmu yang mumpuni disegala bidang, seperti teknologi, medis, dan segala ilmu yang bermanfaat lainnya.
(3). Kekuatan Ukhuwah (persaudaraan Islam)
Ukhuwah Islamiyah ini yang akhirnya membuat izzah (harga diri) umat Islam tidak ada yang berani mengusik, diibaratkan umat Islam adalah satu tubuh, ada bagiannya walaupun ujung kuku yang sakit, namun tubuh yang lain ikut merasakan, dan reflek bergerak untuk melakukan perbaikan. Realisasi kongret saat ini adalah jika ada satu orang saja umat Islam di lecehkan, dihina dan diperlakukan tidak sepantasnya dimanapun dia berada, direspon dengan tepat oleh ummat Islam sedunia, inilah bentuk riil ukhuwah Islamiyah. Realisasi kongret lainnya dalam kontek entrepreneurship adalah dimanapun ada umat Islam yang perlu diberdayakan, maka umat Islam dari manapun, tidak terikat geografis, suku bangsa apalagi ras.
(4). Kekuatan Harta
(5). Kekuatan angkatan Perang.
Lima kekuatan inilah yang terkumpul dalam individu-individu generasi awal Islam, sebagai contoh, kita lihat pribadi Muhammad Rasulullah SAW: Beliau adalah seorang yang kuat dari sisi Keimanan, beliau adalah orang kuat dari sisi ilmu, beliau adalah orang yang kuat ukhuwahnya, beliau adalah kaya raya, dan beliau adalah seorang tentara.
Terkait dengan topik pengusaha, mari kita lihat diri Rasululullah sebagai pengusaha yang kaya raya, disaat umur 12 tahun beliau sudah aktif sebagai eksportir ke Syam, pada umur 17-19 tahun sudah bisa menjadi pengusaha yang mandiri, di usia 22 tahun beliau sudah sangat terkenal dijazirah arab sebagai professional, dan umur 25 tahun beliau menikah, mendapatkan gelar al amin, gelar pretisius dizamannya, tokoh arbitrer dan konsultan perdagangan Internasional.
Mari kita sama-sama lihat para sahabat: Abu Bakar as shiddiq, sejarh menuliskan dengan tinta emas, aspek keimanan, keilmuan, ukhuwah dan jiwa tentara dalam diri Abu Bakar, dan yang perlu saya uraikan adalah aspek kekuatan hartanya Abu Bakar. Saya ambilkan satu contoh saja, Ketika diawal keIslamannya saja, Abu Bakar ra menghabiskan dana sekitar 40.000 dirham (+/- Rp. 2,8M) untuk membebaskan budak. Coba kita bayangkan bagaimana kuatnya harta Abu Bakar.
Umar Bin Khattab ra, juga terkmpul didalam dirinya 5 kekuatan tersebut. Untuk membuktikan kuatnya harta Umar bin Khattab, saya ambilkan satu contoh, yaitu Umar Bin Khattab ra telah mewasiatkan 1/3 hartanya yang nilainya melebihi nilai 40.000 (dinar atau dirham), atau totalnya melebihi 120.000 (dinar atau dirham), setara dalam dirham Rp. 8,4 M, sedankan dalam diar Rp. 294 M.
Bagaimana kekuatan harta Ustman bin Affan ra, saat perang Tabuk beliau menyumbangkan 300 ekor unta (Rp. 3 M), serta dana sebesar 1.000 dinar emas (Rp. 2,4M). Saat beliau terbunuh Ustman bin Affan, masih mempunyai harta yang disimpan penjaga gudangnya, yaitu 30.500.000 dirham (Rp. 2.135T), dan 100.000 dinar (245,4 M).
dan satu lagi sahabat yang terkenal dengan sifat pengusahanya yaitu Abdurrahman bin Auf. ????
Saat ini, kekuatan tersebut tercerai berai dari individu dan tubuh umat Islam, ada yang mempunyai kekuatan keimanan, namun lemah kekuatan lainya, ada yang mempunyai kekuatan harta, namun jauh dari kekuatan keimanan misalnya, akibatnya kekuatan umat Islam tidak bersatu padu, sehingga tidak menjadi arus yang besar yang mengetarkan.
Agenda bersama
Teridentifikasi sudah masalah yang saat ini dialami umat Islam, yaitu tercerai berainya kekuatan umat menjadi individu-individu dengan kelemahannya masing-masing. Terobosan yang bisa dilakukan adalah, membangun kesadaran bersama bahwa masing-masing kekuatan yang sekarang tercerai berai tersebut, dikumpulkan dalam simpul kekuatan.
masih dalam proses penulisan, belum di edit, dan akan dilanjutkan
Musim semi bersalju, Hannover, Maret 2013
Referensi: (1). Anis Matta, Pandangan Islam terhadap harta. (2). Jaharuddin, Islamic Entrepreneurship; yuk jadi pengusaha.
Beberapa hari ini beredar video dilengkapi dengan narasinya yang berujudul "The World is Changing" yang mengisahkan terjadinya pergeseran demografi penduduk dunia dari tahun ke tahun. berikut saya kutip beberapa narasinya:
"Berdasarkan penelitian untuk menjaga kebudayaan lebih dari 25 tahun maka harus ada angka kelahiran 2,11 anak perkeluarga jika kurang maka kebudayaan tersebut akan mengalami kemunduran. Menurut sejarh belum pernah ada
"Berdasarkan penelitian untuk menjaga kebudayaan lebih dari 25 tahun maka harus ada angka kelahiran 2,11 anak perkeluarga jika kurang maka kebudayaan tersebut akan mengalami kemunduran. Menurut sejarh belum pernah ada
Kondisi di Jerman
budaya meninggalkan agama
budaya free sex dan tidak mau menikah, serta tidak mau punya anak
budaya free sex dan tidak mau menikah, serta tidak mau punya anak
Tantangan
Ini merupakan kabar gembira sekaligus tantangan bagi umat Islam dimanapun berada, karena diduga kua jumlah umat Islam dibanyak negarag, termasuk eropa dan Jerman tentunya akan menjadi tumbuh signifikan. Namun ini juga sekaligus tantangan karena jumlah yang banyak memungkinkan munculnya orang-orang pilihan yang mempunyai karya dan presasi luar biasa yang membanggakan negara dan agamanya. Saat yang sama memberikan peluang terjadinya penyimpangan dari role orf model Islam. Sudah menjadi rahasia umum dikalangan kami kaum imigran yang tinggal di Jerman, ketika berinteraksi dengan teman-teman sesama muslim dari negara lain, adakalanya kami kaget tentang cara mereka memaknai agmanya, seperti : ketika ditanyakan anda muslim, dan memang kami dari awal menduga muslim, karena berasal dari engara yang mayoritas penduduknya adalah muslim, namun ketika bermuamalah, maka kita terkaget-kaget kok sama saja dengan orang Jerman yang tidak jelas agamanya.
Bahkan ketika teman-teman ini tahu bahwa kita benar-benar tidak meminum alkhohol maka mereka agak heran. Ini salah satu fragmen kecil saja dalam melihat kasus ini secara obyektif, sehingga akhirnya kita sadar, perlu kita syukuri jumlah semakin banyak, sambil tetap berupaya maksimal unuk memegang teguh agama Islam sebagai jati diri yang tidak bisa ditawar-tawar apalagi dikecehkan.
Dengan demikian wajah generasi Islam, saat mayoritas pendduduk eropa, Amerika, dan Jerman adalah muslim sanga ditentukan dari persiapan yang dialkukan umat Islam untuk menghadapi kondisi ersebut. Yang bisa dilakukan adalah menanamkan nilai-nilai Islam sedari awal, dan benar-benar memegang Islam sebagai satu-satunya standar.
Pada saat suhu -9' C di Hannover, Jerman
Musim semi, walaupun masih bersalju, 13 Maret 2013, pk 08.53 CET
belum selesai...akan dilanjutkan...
belum selesai...akan dilanjutkan...
Banyak teori dan pandangan pakar tentang bagaimana melejitkan potensi diri, salah satunya adalah yang akan saya uraikan pada kali ini, dengan harapan menjadi pola yang bisa diambil manfaatnya bagi orang banyak, termasuk saya.
Tiga langkah tersebut adalah:
1. Paint and Pleasure
Pada dasarnya manusia hanya bergerak mencari nikmat dan menghindari sengsara. maksudnya adalah setiap diri kita menuju dan tergerak jika ada nikmat yang dijanjikan, namun repotnya saat yang sama tidak mau dengan sengsara, yang tabiatnya selalu melekat dalam upaya mencapai nikmat yang diberikan. Pelajarilah biografi orang-orang besar, maka kita selalu menemukan episode perjuangan yang luar biasa dalam proses mendapatkan nikmat yang dia tuju.
2. Fear into Power
Apakah orang sukses tidak takut?, saya sangat yakin jawabannya sama saja dengan anda dan kita semua, setiap orang sukses juga mempunyai rasa takut yang menghantuinya. Bedanya adalah orang-orang sukses mampu mengelola dengan baik, bahkan mampu membalikkan keakutan menjadi kekuatan dahsyat yang menstimulan gerak cepat dari orang tersebut.
Maka untuk tahap kedua ini, yang perlu dikeahui adalah bagaimana cara membalikkan rasa takut menjadi kekuaan yang dahsyat, caranya adalah sebagai berikut:
a. Tergantung gerak kita
b. Ubah fokus dan keyakinan
c. Mampu memilih kata
3. Modelling
Langkah terakhir agar potensi diri anda melejit sesuai yang anda kehendaki, bahkan bisa jadi melebihi ekspektasi anda adalah, mencari model sukses dibidang yang anda ingin sukses dibidang tersebut. Kumpulkan orang sukses dibidang tersebut, cari yang terbaik, kemudian anda cari tahu informasi sebanyak-banyaknya tentang orang tersebut, agar bisa menjadi model bagi kesuksesan anda.
Informasi tersebut sangat berguna bagi diri anda karena dengan cara tersebut anda tahu persis proses mencapai suksesnya model anda tersebut. Paling tidak ada beberapa informasi yang perlu anda kumpulkan secara detil, yaitu:
a. Kerja Keras yang dilakukan tokoh tersebut.
Anda benar-benar bisa merekam dengan baik kerja keras yang dilakukan model anda, seperti jam berapa dia bangun, apa yang dilakukan mulai dari bangun sampai dia tidur kembali, dan waktunya secara detil. Sebagai contoh saya menjadikah salah satu tokoh pengusaha muda nasional sebagai moedl saya, maka saya mengetahui dia mempunyai hobi marathon, dan setiap pagi dia berolah raga marathon di senayan, beliau sering mengerjakan sholat tahajud dan dhuha, beliau sangat murah memberikan infaq, shadaqah, beliau ingin sekali pemuda indonesia setara dengan bangsa manapun di dunia, dan seterunya. Carilah informasi secara detil sehingga, bisa anda jadikan contoh untuk diikuti.
b. Keuletan tokoh tersebut
c.Tidak pantang menyerahnya
d.Tentang sikap jujurnya
e.Stay the core
f.Kreatifitas dan Inovasi yang dilakukan
Sukses meninggalkan jejak, satu cara untuk menjadi orang besar bergaullah dengan orang besar. Bergaullah dengan orang-orang terbaik dibidang yang anda minati, jika anda mau menjadi seorang pengusaha sukses maka bergaullah dengan pengusaha sukses, dan lakukan pendekatan untuk meminta dirinya menjadi mentor bagi anda.
Hannover, Awal Musim Semi, 11 Maret 2013
Tiga langkah tersebut adalah:
1. Paint and Pleasure
Pada dasarnya manusia hanya bergerak mencari nikmat dan menghindari sengsara. maksudnya adalah setiap diri kita menuju dan tergerak jika ada nikmat yang dijanjikan, namun repotnya saat yang sama tidak mau dengan sengsara, yang tabiatnya selalu melekat dalam upaya mencapai nikmat yang diberikan. Pelajarilah biografi orang-orang besar, maka kita selalu menemukan episode perjuangan yang luar biasa dalam proses mendapatkan nikmat yang dia tuju.
2. Fear into Power
Apakah orang sukses tidak takut?, saya sangat yakin jawabannya sama saja dengan anda dan kita semua, setiap orang sukses juga mempunyai rasa takut yang menghantuinya. Bedanya adalah orang-orang sukses mampu mengelola dengan baik, bahkan mampu membalikkan keakutan menjadi kekuatan dahsyat yang menstimulan gerak cepat dari orang tersebut.
Maka untuk tahap kedua ini, yang perlu dikeahui adalah bagaimana cara membalikkan rasa takut menjadi kekuaan yang dahsyat, caranya adalah sebagai berikut:
a. Tergantung gerak kita
b. Ubah fokus dan keyakinan
c. Mampu memilih kata
3. Modelling
Langkah terakhir agar potensi diri anda melejit sesuai yang anda kehendaki, bahkan bisa jadi melebihi ekspektasi anda adalah, mencari model sukses dibidang yang anda ingin sukses dibidang tersebut. Kumpulkan orang sukses dibidang tersebut, cari yang terbaik, kemudian anda cari tahu informasi sebanyak-banyaknya tentang orang tersebut, agar bisa menjadi model bagi kesuksesan anda.
Informasi tersebut sangat berguna bagi diri anda karena dengan cara tersebut anda tahu persis proses mencapai suksesnya model anda tersebut. Paling tidak ada beberapa informasi yang perlu anda kumpulkan secara detil, yaitu:
a. Kerja Keras yang dilakukan tokoh tersebut.
Anda benar-benar bisa merekam dengan baik kerja keras yang dilakukan model anda, seperti jam berapa dia bangun, apa yang dilakukan mulai dari bangun sampai dia tidur kembali, dan waktunya secara detil. Sebagai contoh saya menjadikah salah satu tokoh pengusaha muda nasional sebagai moedl saya, maka saya mengetahui dia mempunyai hobi marathon, dan setiap pagi dia berolah raga marathon di senayan, beliau sering mengerjakan sholat tahajud dan dhuha, beliau sangat murah memberikan infaq, shadaqah, beliau ingin sekali pemuda indonesia setara dengan bangsa manapun di dunia, dan seterunya. Carilah informasi secara detil sehingga, bisa anda jadikan contoh untuk diikuti.
b. Keuletan tokoh tersebut
c.Tidak pantang menyerahnya
d.Tentang sikap jujurnya
e.Stay the core
f.Kreatifitas dan Inovasi yang dilakukan
Sukses meninggalkan jejak, satu cara untuk menjadi orang besar bergaullah dengan orang besar. Bergaullah dengan orang-orang terbaik dibidang yang anda minati, jika anda mau menjadi seorang pengusaha sukses maka bergaullah dengan pengusaha sukses, dan lakukan pendekatan untuk meminta dirinya menjadi mentor bagi anda.
Hannover, Awal Musim Semi, 11 Maret 2013

Oleh: Jaharuddin
"apabila sholat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu dibumi; carilah karunia (rezki) Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung".
(al-Qur'an surat al-Jum'ah (62):10)
(al-Qur'an surat al-Jum'ah (62):10)
Berkali-kali saya mengulangi membaca ayat ini, sambil meresapi, mencari inspirasi dan mengambil pelajaran, dan seperti ayat-ayat al-Qur'an lainnya, jika anda ulang-ulang, resapi, cari inspirasi serta pelajaran dari ayat-ayat al-Qur'an, maka anda akan takjub luar biasa ternyata al-Qur'an, sumber inspirasi dan sumber pelajaran yang pasti kebenarannya.
Inspirasi & pelajaran
Ayat ini gamblang mengungkapkan tentang orang-orang yang beruntung, dan tentunya kita adalah makhluk Allah yang sangat mengharapkan keberuntungan kita setiap harinya. Untuk mendapatkan predikat sebagai orang beruntung, langkahnya adalah:
1. Lakukan Sholat.
Jangan pernah, apapun kondisinya, jika masih sehat, waras dan tidak ada halangan untuk melaksanakan sholat, maka laksanakanlah sholat wajib. karena ini menjadi syarat pertama dari keberuntungan kita, jika anda keluar rumah untuk melaksanakan apapun aktivitas, maka sebaiknya awali dengan sholat. Jika anda berangkat kerja atau ke kampus/sekolah, maka awalilah aktivitas anda tersebut dengan tambahan sholat sunnah, misal sholat dhuha. Ini akan memberikan kekuatan dan keberkahan dalam setiap langkah dan derap langkah anda.
2. Bertebaranlah di bumi
Setelah anda melaksanakan sholat, selanjutnya adalah bersegeralah untuk bertebaran dimuka bumi. Tidak berpangku tangan, bersamangat dan antusiaslah untuk melaksanakan aktivitas-aktivitas dalam kehidupan anda. Semakin pagi anda bertebaran akan semakin baik, karena itu menjadi simbol perlawanan yang kuat bagi anda dalam memberantas kemalasan. Kedepan umat Islam ditantang untuk mampu berimbang bahkan lebih baik dari umat manapun, dengan demikian dibutuhkan semangat dan kerja keras umat Islam untuk menjadi yang terbaik dan tercepat dibidangnya masing-masing.
Bertebaran disini juga memberi inspirasi bagi kita, bahwa Allah meminta kita untuk melakukan penjelajahan dan pengamatan serta menarik pelajaran dari semesta yang luas ini. Artinya Allah mendorong umat muslim untuk menjadi orang yang suka melakukan perjalanan, bergerak untuk mengambil pelajaran. Dengan demikian ..bergeraklah...bergeraklah...bergeraklah...jangan mau menjadi diam!. Diam iu hanya menyebabkan kemunduran dan tidak optimalnya potensi diri. Pepatah mengatakan "air yang mengalir itu jauh lebih bersih dibanding air yang tergenang/diam". Air yang tergenang/diam bisa jadi malah menjadi sumber penyakit, dan menyebarkan penyakit ke lingkungannya. Maka sekali lagi bergeraklah...action...action...action!.
Bertebaran disini juga memberi inspirasi bagi kita, bahwa Allah meminta kita untuk melakukan penjelajahan dan pengamatan serta menarik pelajaran dari semesta yang luas ini. Artinya Allah mendorong umat muslim untuk menjadi orang yang suka melakukan perjalanan, bergerak untuk mengambil pelajaran. Dengan demikian ..bergeraklah...bergeraklah...bergeraklah...jangan mau menjadi diam!. Diam iu hanya menyebabkan kemunduran dan tidak optimalnya potensi diri. Pepatah mengatakan "air yang mengalir itu jauh lebih bersih dibanding air yang tergenang/diam". Air yang tergenang/diam bisa jadi malah menjadi sumber penyakit, dan menyebarkan penyakit ke lingkungannya. Maka sekali lagi bergeraklah...action...action...action!.
3. Carilah karunia (rezki) dari Allah.
Dalam rangka apa kita bergerak?, yaitu dalam rangka mencari karunia (rezki) dari Allah. Ini memberikan pelajaran bagi kita bahwa dari manapun sumber rezki yang kita dapatkan setiap harinya, pada dasarnya adalah dari Allah dengan sarana yang berbagai macam. Ini juga memberi pelajaran jangan pernah berburuk sangka kepada Allah, jika Allah belum memberikan rezki yang menurut anda belum maksimal, karena Allah lebih tahu terhadap diri kita daripada sangkaan kita terhadap diri kita sendiri. Banyak sedikitnya dan berkahnya rezeki tersebut sangat tergantung dari sholat dan usaha (gerak) kita.
4. Berdzikirlah sebanyak-banyaknya
Agar karunia (rezeki) yang didapatkan menjadi berkah dan beruntung maka jangan lupa selalu memperbanyak dzikir, dan ini amalan yang sesungguhnya sangat mudah untuk diamalkan, ketika anda sedang kuliah maka dengan sangat mudah anda sekaligus berdzikir, ketika anda menunggu maka anda berdzikir, bahkan ketika anda mengamati apapun juga, itupun bisa menjadi sarana bagi anda untuk berdzikir, yaitu mengakui dan takjub akan ciptaan Allah yang maha sempurna. Biasakanlah mulut anda selalu melafadzkan dzikir "subhanallah, wal hamdulillah, wala illaha illallah Allahuakbar".
Bahkan sambil bersepeda, naik kendaraaan juga bisa anda lakukan, dengan cara seperti ini, akhirnya kita yakin bahwa sholat, bergerak (usaha) dalam rangka mencari rezki Allah, adalah rezeki yang pasti tepat dengan kebutuhan dan kondisi kita. Amin.
Dengan cara inilah, akhirnya Allah akan menjadikan kita menjadi orang-orang yang beruntung. Mudah bukan....:)
Hannover, Awal Musim semi 11 Maret 2013
Dalam rangka apa kita bergerak?, yaitu dalam rangka mencari karunia (rezki) dari Allah. Ini memberikan pelajaran bagi kita bahwa dari manapun sumber rezki yang kita dapatkan setiap harinya, pada dasarnya adalah dari Allah dengan sarana yang berbagai macam. Ini juga memberi pelajaran jangan pernah berburuk sangka kepada Allah, jika Allah belum memberikan rezki yang menurut anda belum maksimal, karena Allah lebih tahu terhadap diri kita daripada sangkaan kita terhadap diri kita sendiri. Banyak sedikitnya dan berkahnya rezeki tersebut sangat tergantung dari sholat dan usaha (gerak) kita.
4. Berdzikirlah sebanyak-banyaknya
Agar karunia (rezeki) yang didapatkan menjadi berkah dan beruntung maka jangan lupa selalu memperbanyak dzikir, dan ini amalan yang sesungguhnya sangat mudah untuk diamalkan, ketika anda sedang kuliah maka dengan sangat mudah anda sekaligus berdzikir, ketika anda menunggu maka anda berdzikir, bahkan ketika anda mengamati apapun juga, itupun bisa menjadi sarana bagi anda untuk berdzikir, yaitu mengakui dan takjub akan ciptaan Allah yang maha sempurna. Biasakanlah mulut anda selalu melafadzkan dzikir "subhanallah, wal hamdulillah, wala illaha illallah Allahuakbar".
Bahkan sambil bersepeda, naik kendaraaan juga bisa anda lakukan, dengan cara seperti ini, akhirnya kita yakin bahwa sholat, bergerak (usaha) dalam rangka mencari rezki Allah, adalah rezeki yang pasti tepat dengan kebutuhan dan kondisi kita. Amin.
Dengan cara inilah, akhirnya Allah akan menjadikan kita menjadi orang-orang yang beruntung. Mudah bukan....:)
Hannover, Awal Musim semi 11 Maret 2013
Bagi sebagian negara eropa, pertumbuhan jumlah penduduk muslim merisaukan mereka. Sebagian mengaitkannya dengan isu terorisme, sebagian lain karena sentimen agama. Sehingga beberapa negara menerapkan aturan yang dibuat untuk menekan pertumbuhan tersebut. Misalnya Belgia dan Perancis.
Perancis adalah satu negara di Eropa dengan tingkat pertumbuhan penduduk muslimnya sangat tinggi. Sebagian karena mualaf, sebagian lagi karena imigran yang berpindah ke negara tersebut. Bahkan menurut data statistik, di tahun 2040 an, Perancis akan menjadi negara mayoritas muslim. Demikian pula dengan Belgia yang menjadi jantung eropa, terutama kota Brussels karena menjadi ibukota Uni Eropa, jumlah penduduk muslimnya saat ini mencapai 25% atau seperempatnya.
Sebagai informasi, Perancis dan Belgia menerapkan larangan mengenakan cadar/niqab di tempat umum sebagai reaksi pemerintah Perancis atas berduyun-duyunnya kaum wanita Perancis mengenakan cadar, dan bagi muslimah yang tertangkap petugas memakainya maka akan dikenakan denda. Nilainya sekitar 50-75 Euro atau 500-750 ribu rupiah.
sumber: http://wikusuryomurti.comMaka sejak Perancis memberlakukan undang-undang tersebut, Rasyid Nikaz, seorang pengusaha perancis (keturunan AlJazair) menyediakan dana 1 juta Euro dikhususkan untuk membayar denda bagi muslimah bercadar. Seolah dengan tindakannya itu dia mengatakan kepada wanita muslimah Perancis yang hendak bercadar: “Pakai cadarlah sesuka kalian, jika terkena denda sayalah yang akan membayarnya”.Beberapa media melansir foto milyarder yang istrinya juga mengenakan cadar ini keluar dari kantor polisi dengan menegakkan kepala (jauh dari kerendahan) seusai membayarkan denda bagi 2 muslimah yang terkena denda.Atas perannya ini, Syekh Al-Khuwainy mengibaratkannya sebagai “Satu orang yang mengalahkan satu Negara”. Semoga Allah Ta’ala merahmati Rasyid Nikaz dan hartanya di dunia-akherat
Jika kita bercita-cita jadi konglomerat (he2) maka bisa menjadikan Sulaiman Ar-Rajhi ini sebagai model. Beberapa hal penting yang kami ketahui tentang beliau adalah:
1.Majalah Forbes menyebutkan kakayaannya 7,7 milyar Dollar dan orang terkaya no 120 di dunia, tetapi beliau tetap tampil dengan sederhana, berpakaian jubah putih bersih yang jauh dari kesan glamour dan berlebihan.
2.Beliau memulai usaha dari Nol, kehidupan masa kecilnya sangat susah hingga pernah bekerja jadi kuli panggul dan menjual kayu bakar di masa kanak-kanaknya. Tetapi dengan ketekunan, hemat dan kerja keras serta tawakkalnya kepada Allah hingga akhirnya beliau dan saudaranya memiliki “Kerajaan Bisnis Raksasa” di KSA dan salah satunya adalah Bank Ar-Rajhi; Bank syariah terbesar di Dunia yang ATM nya tersebar menjamur dan cabangnya terdapat nyaris di semua distrik KSA.
3.Sangat-sangat dermawan, memiliki Yayasan Amal “raksasa” yang menyalurkan donasinya ke berbagai Negara –sebelum dilarang pasca 11 septmber 2002- sulit menghitung waqaf beliau dan jumlah masjid yang telah dibangunnya, serta donasinya untuk berbagai amal dakwah dan penyebaran ilmu.
4.Tidak meletakkan kekayaan di hatinya, Bahkan di masa tuanya kini beliau telah membagi sekitar 6,7 trilyun hartanya kepada ahli waris dan kerabatnya serta fakir miskin hingga diibaratkan hanya memilih “pakaian yang melekat di badan” dan asset bisnis yang dikelola para professional yang hasilnya untuk amal social dakwah Islam. Lahir tanpa membawa apa-apa dan siap tidak tergantung pada harta sebelum meninggal.
5.Dari tetangga dan orang yang tinggal di lingkungannya disampaikan bahwa konglomerat kelas kakap ini selalu termasuk orang-orang yang datang paling awal ke masjid untuk sholat 5 waktu berjamaah, sehingga jika muadzin masjid telat sedikit maka sang konglomeratlah yang adzan. Bandingkan dengan konglomerat lainnya !!
6.Diantara masjid yang dibangunnya adalah Masjid Ar-Rajhi di distrik Rabwah, masjid ini terbesar ketiga setelah Masjidil Haram Mekah dan Madinah. Bisa menampung 18 ribu jamaah sholat, terdapat berbagai sarana pelayanan masyarakat seperti pusat pemandian dan pengurusan jenazah terbesar di Riyadh, Auditorium untuk seminar dan ceramah agama, perpustakaan berisi 40 ribu jenis buku (bukan judul ya..), tempat tinggal bagi para penuntut ilmu yang datang dari luar kota untuk mengikuti berbagai kajian Islam, menyediakan air zamzam sebagai minuman jamaah dengan kuota 400 galon perminggu, dsb. Dan saat sholat jum’at di lantai dasar dikhususkan untuk sholat jum’at orang asing dimana khutbah langsung diterjemahkan ke berbagai bahasa ; termasuk bahasa isyarat untuk jamaah yang tuna rungu dan tentu saja… bahasa Indonesia..
Semoga Allah Ta’ala merahmati beliau, menerima amalnya, mengampuni kesalahan dan dosanya dan kita semua.
sumber: fb Anwar Hamzah




