Hari ini tanggal 1 Agustus 2013, sembilan tahun yang lalu dua anak manusia diikuti dua keluarga yang berbeda disatukan dalam satu akad nikah, yang merupakan ikatan yang besar dan mulia, ia adalah ikatan yang menghalalkan sesuatu yang haram sebelumnya. Milad pernikahan kali ini saya maknai dengan special, karena kami sedang berada ditanah rantau, bukan hanya sedang ditanah rantau, hari-hari ini kami sekeluarga sedang berdebar-debar menunggu hari h kepulangan kami sekeluarga ke Jakarta, setelah hampir 3 tahun merantau dan tidak pernah pulang, dalam episode perjuangan menyelesaikan studi dinegeri orang.
Hari ini juga special, karena episode perjuangan istri tersayang yang saya tahu persis tidaklah mudah, menghadapi lingkungan yang kurang kondusif, akhirnya setapak demi setapak dilalui, dan sampai pada tahap menunggu waktu ujian akhir. Sebuah perjuangan heroik yang menghabiskan energi, air mata dan pengorbanan banyak pihak.
Walaupun kami diberi kesempatan untuk tinggal di negeri orang, dengan berbagai fasiilitas dan kemudahan yang didapatkan, namun hati kami tetap mengatakan negara kamilah yang lebih nyaman, yang lebih tahu siapa kami dan tempat kami berkarya dan mengabdi. Sangat kami rasakan kecintaan kami terhadap tanah air begitu membuncah, jauh lebih baik ketika kami didalam negeri. Memang negeri orang banyak kelebihannya, namun dengan merasakan dan menikmati negeri orang pulalah, kami lebih bisa memaknai cintah terhadap tanah air itu lebih berkesan dan penuh makna.
Dalam salah satu acara bersama dengan teman-teman setanah air , yang dilaksanakan se-Jerman, ditambah beberapa orang perwakilan dari Austria dan Swiss, kami pernah hampir terisak menangis karena diputarkan lagu Indonesia tanah air beta, begitu merasuk dan penuh makna bagi kami yang sedang berada di negari orang.
Ini yang memberikan keyakinan kepada saya, pada dasarnya orang-orang Indonesia yang sedang berada di luar negeri, dihati kecil mereka tersimpan harapan untuk bisa pulang dan mengabdi ditanah air, namun adakalanya keberanian yang kurang sehingga, dengan berat hati bertahan sampai "beban" semakinn banyak, yang semakin lama, semakin berat untuk ditinggalkan untuk kembali ke tanah air. Akhirnya menerima saja keadaan bahwa dimanapun kita, berusaha saja untuk mengabdi, dan berbuat yang terbaik, ada yang menyerah pasrah, ada pula yang terus mencari-cari jalan untuk bisa pulang dan menikmati masa tua di tanah air.
Kembali ke topik, saya jadi teringgat hari-hari dimana kami sedang mempersiapkan proses pernikahan kami yang akhirnya berlangsung di aula buya Hamka, masjid al-azhar, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Walaupun kami diberi kesempatan untuk tinggal di negeri orang, dengan berbagai fasiilitas dan kemudahan yang didapatkan, namun hati kami tetap mengatakan negara kamilah yang lebih nyaman, yang lebih tahu siapa kami dan tempat kami berkarya dan mengabdi. Sangat kami rasakan kecintaan kami terhadap tanah air begitu membuncah, jauh lebih baik ketika kami didalam negeri. Memang negeri orang banyak kelebihannya, namun dengan merasakan dan menikmati negeri orang pulalah, kami lebih bisa memaknai cintah terhadap tanah air itu lebih berkesan dan penuh makna.
Dalam salah satu acara bersama dengan teman-teman setanah air , yang dilaksanakan se-Jerman, ditambah beberapa orang perwakilan dari Austria dan Swiss, kami pernah hampir terisak menangis karena diputarkan lagu Indonesia tanah air beta, begitu merasuk dan penuh makna bagi kami yang sedang berada di negari orang.
Ini yang memberikan keyakinan kepada saya, pada dasarnya orang-orang Indonesia yang sedang berada di luar negeri, dihati kecil mereka tersimpan harapan untuk bisa pulang dan mengabdi ditanah air, namun adakalanya keberanian yang kurang sehingga, dengan berat hati bertahan sampai "beban" semakinn banyak, yang semakin lama, semakin berat untuk ditinggalkan untuk kembali ke tanah air. Akhirnya menerima saja keadaan bahwa dimanapun kita, berusaha saja untuk mengabdi, dan berbuat yang terbaik, ada yang menyerah pasrah, ada pula yang terus mencari-cari jalan untuk bisa pulang dan menikmati masa tua di tanah air.
Kembali ke topik, saya jadi teringgat hari-hari dimana kami sedang mempersiapkan proses pernikahan kami yang akhirnya berlangsung di aula buya Hamka, masjid al-azhar, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
6 bulan lebih…
Secara ragawi kita tidak pernah bertemu….
Menjadi hari-hari yg sulit dan berat bagi hamba ini….
Sinar cerah, mulai memberikan isyarat….
Bahwa pertemuan segera terwujud....
Seorang lelaki akan tertunduk lesu.....
Jika...sang istri tercinta jauh...darinya.....
Tidak bisa dipungkiri......
Kondisi tersebut....sangatlah berat....
Cinta.....
Satu kata penuh makna....
Yang belum tentu mampu teruraikan dengan baik....
Dalam 5 bab tesis.......
Belum tentu....
Mampu diuraikan dengan baik.....
Dalam satu disertasi sekalipun......
Cinta....
Membuat hidup....
Penuh gairah.....
Penuh pesona….
Penuh….gelora…….
Gelora jiwa …sang pejantan…dan betina…….
Cinta……..
Kata yang mudah di ucapkan….
Namun belum tentu mampu dimaknai dengan tepat.....
Cinta.....
Sebuah kata...
Yang mampu menghidupkan.....
Seseorang yang sudah mati suri........
Cinta....
Terkadang membuat ....jadi marah...
terkadang membuat...jadi ketawa....
terkadang....membuat jadi syahdu,...
terkadang membuat.....jihad.....dan syahid.....
Hangatnya matahari....bisa menjadi dingin... jika dibumbui cinta...
Dinginnya salju....bisa menjadi bara... karena cinta....
Sesuatu yang tidak mungkin...menjadi mungkin karena cinta......
Sesuatu yg biasa saja ...menjadi indaaahhhh.....
Keindahan yg selalu di tunggu insani.............
Jakarta, 21 November 2010 (dua hari sebelum terbang ke Hannover, Jerman)
![]() |
| Di hbf Bremen, tahun 2012 |
| Di Bremen |
| Masih di Bremen |
| Mengantar Pak Teguh dan Keluarga pulang ke tanah air |
| Menemani Ust Sarifudin Mustafa, ketika berkunjung ke Hannover |
| dr. Rully A Med.Ed sedang berkunjung ke Hannover |
| Tim Hannover, Braunschweig sedang berpose |
| Naik Boat di Machsche Hannover |
![]() |
| Milad kantornya Stefan/Anna |
![]() |
| Boys band Hannover, lagi berpose di Bremen,,,:) |
![]() |
| Makan basamo di Kuekenhof, Belanda |
Tulisan ini ditulis berdasarkan realitas di Jerman, bahwa, berhasil atau tidaknya seorang mahasiswa S3 lulus tepat waktu atau tidak, atau bahkan tidak lulus sama sekali, sangat dipengaruhi siapa profesor yang anda pilih. Disisi lain, jika calon mahasiswa sudah mendapatkan LoA dari seorang profesor, calon mahasiswa S3 dari Indonesia, biasanya sudah sujud syukur berkali-kali. Padahal berhasilnya mendapatkan LoA dan dilanjutkan terdaftar di salah satu institut atau universitas di Jerman, serta mendapatkan beasiswa merupakan rangkaian awal anda sukses atau tidak studi s3 di Jerman.
Banyak mahasiswa Indonesia berhasil di Jerman, namun tidak sedikit juga yang bermasalah dengan berbagai kadar masalahnya, bisa berbentuk tidak diakui sebagai mahasiswa oleh seorang profesor, padahal sudah bekerja beberapa bulan, bahkan ada yang tahunan, ada juga yang komunikasinya tidak nyambung dengan profesor/supervisor, ada juga yang tidak merasa in grup di grup risetnya, ada pula yang didiskriminasikan karena imigran, ada yang sudah menghabiskan beasiswa 3 tahun dan pulang tanpa kejelasan, ada pula yang mengerjakan riset profesor awalnya A, berubah jadi AB, atau B, atau A,B,C dan seterusnya tanpa berkesudahan bertahun-tahun, ada pula yang menyelamatkan diri dengan cara pindah profesor, bisa juga pindah universitas, dan lain-lain,
Ada yang bisa selesai kurang dari 3 tahun, namun juga ada yang sudah 6 tahun belum ada tanda-tanda diminta untuk menulis hasil risetnya, agar bisa dijadikan disertasi, untuk diuji. Jadi beragamlah nasib mahasiswa Indonesia di Jerman.
Untuk itu, perlu benar-benar direncanakan dengan matang untuk menyelesaikan studi S3 di Jerman, termasuk salah satu yang terpenting adalah mendapatkan profesor dan supervisor yang ideal. Untuk mendapatkan profesor yang ideal tersebut, ada beberapa aspek yang perlu anda perhatikan, seperti:
- Minat/keterkaitan terhadap tema proyek riset.
- Ini menjadi persyaratan mutlak bagi anda ketika mencari profesor pembimbing, karena akan menjadi berat jika anda asal mendapatkan pembimbing saya, sementara temanya anda tidak minati, lebih bahaya lagi jika anda berfikir, pokoknya kuliah S3 di Jerman lagi, nanti pulang ke tanah air dianggap keren, sebaiknya ini dihindari.
- Kemampuan supervisor dalam membimbing (dugaan)
- Perlu anda menduga kemampuan dan ketersediaan waktu profesor anda dalam membeimbing anda, karena secara umum sistim pendidikan di Jerman, mengharapkan mahasiswa untuk mandiri, bahkan kalau perlu tanpa bimbingan. Makanya jangan kaget kalau profesor/supervisor anda tidak membimbing anda, bahkan kesannya "jika anda mau sukses, cari sendiri". Pernah ada teman yang mendapatkan pembimbingnya ternyata tidak mengetahui lebih dalam tentang tema riset yang diajukan mahasiswa S3 nya, bahkan sang pembimbing bilang "saya malah ingin belajar dari risetnya kamu ini". Disisi lain, sebagian mahasiswa Indonesia, sangat membutuhkan bimbingan, karena sisitim pendidikan di Indonesia, membentuk mahasiswa yang butuh bimbingan.
- Kepakaran/keahlian di tema riset yang anda teliti
- Seperti yang saya singgung diatas, maka dari awal hendaknya anda mengetahui kualifikasi pembimbing yang anda tuju, karena ini akan sangat membantu anda ketika mengerjakan riset S3 anda. Jika ternyata pembimbing anda sedang mencoba-coba tema baru yang sebetulnya bukan bidangnya, implikasinya adalah andalah yang harus banting tulang mandiri untuk bisa merencanakan, mengerjakan, mengevaluasi dan menuliskan proyek anda dengan baik.
- Kontinyuitas proyek (minimal 5 tahun yang akan datang)
- Chemistry (dugaan) kecocokan komunikasi
- Fasilitas di lab mendukung riset
- Track record meluluskan doktorand
- Seberapa besar tim/grup riset
- Turn over anggota grup riset
- Funding riset pasca beasiswa anda selesai
- Manfaat untuk instansi anda di Indonesia
Masalah selanjutnya adalah, bagaimana caranya melakukan pengkajian yang mendalam terhadap profesor yang memberikan LoA kepada kita, padahal kita masih berada di Indonesia, yang bisa dilakukan adalah pengkajian melalui internet, dan semoga saja ada lulusan dari profesor tersebut yang anda bisa kontak, dan anda yakini datanya benar. Namun jika ternyata susah, bisa juga disiasati, untuk awal, agar anda mendapatkan beasiswa dan bisa mendaftar pada Universitas di Jerman, maka LoA dari profesor mana saja, ok dulu aja, namun setelah anda benar-benar masuk dalam bimbingan profesor tersebut, anda benar-benar amati dan pelajari profesor anda dengan baik, apakah ini benar-benar akan membantu anda atau tidak. Jika anda meyakini tidak, maka bersegeralah untuk mencari profesor lain, yang labih baik. Dari beberapa kasus yang saya lihat dari teman-teman, langkah ini bisa menyelamatkan studinya.
Musim Panas, Hannover, 29 Juli 2013
Kali ini saya menceritakan pelaksanaan berbuka puasa bersama di salah satu masjid di kota Hannover. Masjid ini merupakan masjid paling dekat dengan rumah saya, dan ngak jauh dari pusat kota Hannover. Hampir semua masjid di Jerman adalah masjid komunitas, dan Masjid Shalaheddin el-Eyyubi ini adalah masjid komunitas pendatang dari Kurdi. Makanya masjid ini bagi kami komunitas Indonesia di kota Hannover lebih dikenal dengan masjid Kurdi. Walaupun yang menjadi jama'ah sholat dan masjid ini heterogen dari berbagai negara.
Masjid Kurdi ini mengadakan buka puasa bersama setiap hari selama bulan ramadhan ini. Rangkaian buka puasa bersama diawali dengan sholat ashar berjama'ah dan dilanjutkan dengan tadarusan. ada beberapa orang yang rutin tadarusan di masjid ini, dan biasanya setiap hari tadarusan satu juz.
Sholat ashar dimusim panas ini dilakukan sekitar pukul 17.45 Central Europe Time (CET), dilanjutkan dengan tadarusan 1 juz, layaknya tadarusan di Indonesia, satu orang membaca, kemudian yang lain menyimak, saya termasuk yang diajak untuk ikut tadarusan. Awalnya agak ragu, karena khawatir bacaan al-Qur'an saya belum terlalu bagus, makhroj dan tadwjidnya. Namun karena diajak, saya mau aja, dan setelah dijalani, ternyata tidak semua sahabat dari negara lain, juga fasih seperti yang saya bayangkan, singkat cerita kalau kita dari Indonesia di ajak untuk tadarusan jangan minder dulu lah, beranikan aja, insya Allah kita tidak malu-maluin lah...:).
Setelah Tadarusan, masih ada waktu untuk melanjutkan tilawah mandiri, dan baru mendekati maghrib, yang saat ini sekitar pukul 21.33 CET. Sekitar 10 menit sebelum maghrib, semakin banyak orang yang datang untuk ikut ifthar jama'i bersama, saya perkirakan bisa jumlah yag datang bisa mencapai 100-an orang.
Rangkaian ifthar, ini diawali dengan membatalkan puasa dengan ta'ajil yaitu kurma dan air putih dilantai tempat berlangsungnya sholat, setelah membatalkan puasa dengan ta'ajil seadanya, dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah.
Setelah sholat maghrib berjama'ah, baru jama'ah turun ke lantai bawah (semacam ruang serba guna) yang cukup luas. Di ruang ini, telah tersedia makanan untuk berbuka puasa. Para jama'ah antri mengambil bubur bulgur, yang menjadi menu tetap setiap hari. Bubur ini, bubur hangat yang membuat kita bertambah segar, dimakan dengan roti, dan sayur yang telah disiapkan diatas meja masing-masing.
Setelah selesai makan bubur, kembali antri mengambil makanan selanjutnya, yaitu nasi dan satu jenis lauk, setelah diambil, maka kembali kemeja masing-masing untuk menyantap hidangan.
Disudut ruangan disediakan minuman hangat, teh, kopi dan susu, tinggal diambil oleh masing-masing. Rangkaian ifthar jama'i ini diakhiri dengan do'a bersama yang di pimpin oleh imam masjid. Semua jama'ah yang sedang menikmati hidangan, berhenti sejenak untuk mengaminkan do'a. setelah do'a selesai, baru melanjutkan menikmati hidangan.
Setelah rangkaian ifthar selesai, masih ada waktu untuk istirahat sebentar, baru setelah itu dilanjutkan dengan sholat Isya, dan tarawih. Tarawih di masjid ini dilaksanakan 18 rakaat dilanjutkan witir 3 rakaat. Karena pelaksanaan sudah larut, maka sholat tarawihnya cukup cepat.
Hannover, Jerman, Musim Panas, 15 Ramadhan 1434 H/24 Juli 2013
Rangkaian ifthar, ini diawali dengan membatalkan puasa dengan ta'ajil yaitu kurma dan air putih dilantai tempat berlangsungnya sholat, setelah membatalkan puasa dengan ta'ajil seadanya, dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah.
Setelah selesai makan bubur, kembali antri mengambil makanan selanjutnya, yaitu nasi dan satu jenis lauk, setelah diambil, maka kembali kemeja masing-masing untuk menyantap hidangan.
Hannover, Jerman, Musim Panas, 15 Ramadhan 1434 H/24 Juli 2013
| Kanan ke kiri: Acha, Saya, Dr.-Ing Bondan Halim Winartomo, dan Bakti di Nurnberg, 2010 |
Saya tinggal di bagian utaranya Jerman, tepatnya dikota Hannover, sedangkan Dr.-Ing Bondan Halim Winartomo saat ini tinggal di kota Nurnberg, di daerah selatannya Jerman. Terpisah 464 km, 4 jam 20 menit perjalan kereta api. Saya berkenalan dengannya, karena beliau merupakan orang yang diberikan kontaknya kepada saya ketika mempersiapkan diri berangkat ke Jerman.
Di Jakarta, saya berkenalan dengan Dipl-Ing Hafit Ishandono, yang merupakan teman satu angkatan Dr.-Ing Bondan Halim Winartomo ketika berangkat ke Jerman. dan bukan hanya teman satu angkatan, mereka berdua pernah lama tinggal satu kota di Nurnberg.
Jadilah ketika saya pertama kali menginjakkan kaki di Jerman, orang pertama diluar kota Hannover yang saya datangi adalah keluarga Dr.-Ing Bondan Halim Winartomo ini. Saya bermalam dirumahnya, saya berkenalan dengan keluarganya yang ramah dan hangat. Kami sekeluarga berkenalan dengan istrinya yang bernama ibu Marfuah Sembiring, yang ternyata adik kandung Menkoinfo, bapak Tifatul Sembiring.
Saya juga berkenalan dengan anak-anak beliau, Maryam, Fatih, Isa dan yang paling kecil (saya lupa namanya). Interaksi kami berlanjut di beberapa kegiatan, dan yang bagi saya sangat terkesan adalah kerendahan hati beliau membimbing kami yang baru datang dinegeri minoritas agar bisa menjaga identitas sebagai muslim, saat yang sama tetap bergaul dan beraktivitas seperti biasa.
Hari-hari pertama saya sampai di Jerman, saya mendapat telepon dari Dr-Ing Bondan, anda bisa membayangkan bagaimana senangnya, dinegeri asing, ada orang yang mau menelpon kita yang baru datang. Beliau, menanyakan kabar saya sekeluarga, bercerita bagaimana tips tinggal dinegeri minoritas, diceritakan bagaimana mencari makanan halal, dijelaskan bagaimana menggunakan pemanas ruangan, karena kami datang awal musim dingin, diceritakan bagaimana melihat dan mencari jadwal sholat, masjid, termasuk dijelaskan bagaimana mengunakan toilet di Jerman , yang memang berbeda dibanding Indonesia.
Singkat cerita, saya dan keluarga merasa sangat terbantu dengan penjelasan dan bimbingan beliau. Nah, awalnya saya menyangka, beliau orang biasa-biasa saja, namun setelah kenal lebih jauh, saya mengagumi sosok beliau, yang sangat cerdas, pintar dan berprestasi, dan tetap rendah hati, jauh dari kesombongan. Dr.-Ing.
Bondan Halim Winartomo lahir di Yogyakarta. Pakar Teknik Mesin yang
meraih gelar Dr.-Ing. dari Rheinisch-Westfälischen Technischen Hochschule (RWTH) Aachen pada 2006, dengan penelitian berjudul : "Untersuchung der Strömungsverhältnisse von Kernsandmischungen und Modellierung von Mehrphasenströmung beim Kernschießprozess" Von der Fakultät für Georessourcen und Materialtechnik der RWTH Aachen.
RWTH Aachen, adalah tempat Prof. BJ Habibie menimba ilmu, salah satu universitas elit di Jerman. Hanya orang-orang yang sangat cerdas yang bisa masuk RWTH Aachen, salah satunya Dr.-Ing Bondan. Beliau telah berkarya di Jerman lebih dari 18 tahun. Banyak aktivitas yang telah dilakukan, pernah mengelola Forum Komunikasi Masyarakat Muslim se-Jerman (FORKOM), dan juga mengelola Yayasan Bimbingan Haji ARAFAH.
Kecerdasan beliau dimanfaatkan maksimal untuk pengembangan umat, disamping menguasai bahasa Jerman, Inggris, juga beliau menguasai bahasa Arab, dan tentunya bahasa Indonesia. Jadilah beliau menjadi rujukan tentang berbagai hal yang terkait dengan aktivitas keseharian masyarakat muslim di Jerman.
RWTH Aachen, adalah tempat Prof. BJ Habibie menimba ilmu, salah satu universitas elit di Jerman. Hanya orang-orang yang sangat cerdas yang bisa masuk RWTH Aachen, salah satunya Dr.-Ing Bondan. Beliau telah berkarya di Jerman lebih dari 18 tahun. Banyak aktivitas yang telah dilakukan, pernah mengelola Forum Komunikasi Masyarakat Muslim se-Jerman (FORKOM), dan juga mengelola Yayasan Bimbingan Haji ARAFAH.
Kecerdasan beliau dimanfaatkan maksimal untuk pengembangan umat, disamping menguasai bahasa Jerman, Inggris, juga beliau menguasai bahasa Arab, dan tentunya bahasa Indonesia. Jadilah beliau menjadi rujukan tentang berbagai hal yang terkait dengan aktivitas keseharian masyarakat muslim di Jerman.
Paling baru, saya mengikuti diskusi beliau seputar penetapan hari pertama ramadhan dan penetapan sholat Isya di Jama' atau tidak saat musim panas ini. Jawaban beliau sungguh runut, jelas dan menentramkan.
Bukan hanya pakar Teknik Mesin, juga ulama, keluarga ini juga berhasil mendidik anak-anaknya. Mengenai pendidikan anak merupakan topik yang sering dibahas di Jerman, karena tantangannya amatlah besar. Anak-anak yang dilahirkan dan dididik di Jerman, diajarkan untuk mandiri, dan sampai umur tertentu (17 atau 18 tahun), orang tua tidak diperbolehkan mencampuri urusan anak-anaknya, termasuk urusan agama dan akhlak anak-anaknya, ada aturan hukum yang memberikan kebebasan kepada anak-anak untuk menentukan sendiri jalan hidupnya.
Coba anda bayangkan jika anak-anak muslim, dari keluarga baik-baik ternyata salah jalan, maka kehancuran aqidah dan akhlak lah yang terjadi, dan kalau anda pernah datang dan tinggal di Jerman, inilah yang terjadi terhadap generasi muda di Jerman saat ini, karena mereka diberi kebebasan sebebas bebasnya, tanpa bimbingan, maka akhirnya yang terjadi adalah minum al-khohol, hidup serumah tanpa menikah, dan budaya rusak lainnya.
Melalui proses inilah kerusakan generasi muda diawali, banyak orang tua muslim khawatir sekali dengan budaya ini, bahkan ada orang tua, walaupun sudah mapan pekerjaan dan kehidupan di Jerman, setelah melihat anak-anaknya menginjak remaja, dan khawatir dengan pergaulan dan lingkungan anak-anak, akhirnya memutuskan untuk kembali ketanah air, memulai karir dan kehidupan yang baru.
Kondisi ini sangat disadari oleh keluarga Dr.-Ing Bondan, dan apa yang dilakukan keluarga ini agar anak-anaknya bisa imun dari lingkungannya yang rusak?
Setahu saya semua anak beliau yang saat ini berjumlah empat orang, semuanya dilahirkan di Jerman, yang paling besar bernama Maryam, saat ini sekolah Gymnasium (setara SMA di Indonesia). Maryam bergaul dengan teman-teman lainnya. Dan uniknya Maryam, malah dengan kesadaran sendiri, tanpa disuruh, saat memasuki umur baligh, minta mengunakan jilbab. Bagi saya, ini luar biasa, pada saat Maryam mempunyai pilihan untuk bebas, termasuk memutuskan apa yang akan dilakukan. Malah Maryam memutuskan untuk menunjukkan identitas Islamnya kepada teman-temannya, dengan penuh kesadaran dan bangga dengan identitas keIslaman tersebut.
Coba anda bayangkan jika anak-anak muslim, dari keluarga baik-baik ternyata salah jalan, maka kehancuran aqidah dan akhlak lah yang terjadi, dan kalau anda pernah datang dan tinggal di Jerman, inilah yang terjadi terhadap generasi muda di Jerman saat ini, karena mereka diberi kebebasan sebebas bebasnya, tanpa bimbingan, maka akhirnya yang terjadi adalah minum al-khohol, hidup serumah tanpa menikah, dan budaya rusak lainnya.
Melalui proses inilah kerusakan generasi muda diawali, banyak orang tua muslim khawatir sekali dengan budaya ini, bahkan ada orang tua, walaupun sudah mapan pekerjaan dan kehidupan di Jerman, setelah melihat anak-anaknya menginjak remaja, dan khawatir dengan pergaulan dan lingkungan anak-anak, akhirnya memutuskan untuk kembali ketanah air, memulai karir dan kehidupan yang baru.
Kondisi ini sangat disadari oleh keluarga Dr.-Ing Bondan, dan apa yang dilakukan keluarga ini agar anak-anaknya bisa imun dari lingkungannya yang rusak?
Setahu saya semua anak beliau yang saat ini berjumlah empat orang, semuanya dilahirkan di Jerman, yang paling besar bernama Maryam, saat ini sekolah Gymnasium (setara SMA di Indonesia). Maryam bergaul dengan teman-teman lainnya. Dan uniknya Maryam, malah dengan kesadaran sendiri, tanpa disuruh, saat memasuki umur baligh, minta mengunakan jilbab. Bagi saya, ini luar biasa, pada saat Maryam mempunyai pilihan untuk bebas, termasuk memutuskan apa yang akan dilakukan. Malah Maryam memutuskan untuk menunjukkan identitas Islamnya kepada teman-temannya, dengan penuh kesadaran dan bangga dengan identitas keIslaman tersebut.
Makanya, ketika saya bertemu dengan teman-teman Indonesia, yang sedang bekerja dan berencana menetap lama di Jerman, saya sangat menganjurkan untuk banyak-banyak menggali pengalaman keluarga Dr.-Ing Bondan Halim Winartomo dalam mendidik anak. Pada saat anak-anak di Jerman dididik menjadi bebas, sebebasnya, keluarga ini mampu mendidik anak-anaknya dengan baik.
Bahkan, saya mendengar anak-anak mereka, juga menghapal Al-Qur'an, dan pernah mendapatkan penghargaan dalam menghapal Al-Qur'an dari Islamic Center Nurnberg. Kalau di Indonesia, ini sudah biasa, tapi kalau di Jerman, ada keluarga Indonesia yang bisa mengkondisikan anak-anaknya menjadi penghapal Al-Qur'an ini LUAR BIASA.
Musim Panas, Hannover, Jerman, 13 Ramadhan 1434H/22 Juli 2013.
Catatan: Tulisan ini adalah opini penulis
Musim Panas, Hannover, Jerman, 13 Ramadhan 1434H/22 Juli 2013.
Catatan: Tulisan ini adalah opini penulis
Musim Semi 2013, beberapa pekan sebelum keberangkatan, kami memutuskan untuk secepatnya memulai pengajian di Claustal. ada beberapa orang student Indonesia sedang belajar disana, mulai dari Bachelor sampai Master. Sudah sejak beberapa pekan sebelumnya, student muslim di Claustal meminta diadakan pengajian di kotanya.
Akhirnya, suatu pagi di medio 2013 kami berempat (Joharsyah, Indera, Reza F, & Jahar), memutuskan diri
Claustal dujuluki "in the heart of germany", karena secara geografis berada ditengah-tengah Jerman. merupakan kota kecil di area pegunungan Harz. Kota yang saat kota-kota disekitarnya sudah masuk musim semi, biasanya Claustal masih bersalju, atau saat kota lain belum bersalju, biasanya kota Claustal sudah memulai panen salju. Juga bisa terjadi saat kota-kota sekitarnya sudah mulai menghangat, Claustal masih bertahan dengan dinginnya yang menusuk. Singkat cerita, karena terletak diarea pegunungan, lebih sering dinginnya dari pada panas. Kemudian kota tanpa sarana tram, yang ada adalah bus, yang menghubungkan satu titik dengan titik lainnya.
Claustal memiliki satu kampus yaitu Technische Universitat (TU) Claustal, TU Claustal terkenal dengan jurusan pertambangan dan juga kimia.
Claustal memiliki satu kampus yaitu Technische Universitat (TU) Claustal, TU Claustal terkenal dengan jurusan pertambangan dan juga kimia.
Di fasilitasi dengan mobilnya akh Joharsyah, dari Hannover, kami berangkat bertiga, masuk ke tol menuju Goslar, lama perjalanan lebih kurang satu jam-an. Di Goslar sudah menunggu akh Reza yang datang dari Goeetingen. Setelah menjemput akh Reza di Goslar hbf, kami mulai berjalan mengikuti jalan nan indah, berkelok-kelok menaiki bukit dengan jurang di kiri dan kanan, dengan jalan berkualitas tinggi dan luas.
Kami sangat menikmati perjalanan ini, berasa seperti rihlah, padahal saya sendiri baru sampai dirumah dinihari sekitar pukul 02.00 dari mengisi acara di KJRI Hamburg. Disela-sela pegunungan Harz yang indah, kami bisa menemukan ladang yang menghampar luas dan rapi, dedanau yang indah, hotel-hotel tempat peristirahatan musim panas yang asri. Diperjalanan sempat muncul ide untuk mengadakan mukhoyyam di area ini. semoga ide ini bisa difollow up menjadi ide yang nyata.
Perjalanan lebih kurang 45 menit dari Goslar, setelah dihidangkan dengan alam yang luar biasa indah, sampailah kami ke kota kecil berbukitan, disanalah tempat berdirinya TU Claustal, sambil mencari alamat, kami sempatkan diri untuk berputar sebentar, dan tentunya berfoto di depan kantor pusat TU Claustal, yang ternyata berada dipusat kota.
Sama halnya dengan beberapa kampus besar lain, sepertinya kota Claustal, hidup karena adanya TU Claustal, andai TU Claustal dipindahkan ke tempat lain, maka kota Claustalpun akan meredup sesuai dengan jumlah orang yang tersisa.
Akhirnya, setelah mengontak teman-teman di Claustal, Yuda menjemput kami didepan TU Claustal, dan kami dipandu untuk sampai ke rumah dimana pengajian akan diadakan. Ditempat ini telah berkumpul beberapa orang ditambah dua orang akhwat yang akan menjadi kelompok pengajian ini.
Sudah menjadi biasa, kalau ditempat-tempat yang orang Indonesianya sedikit, maka tidak menjadi masalah jika laki-laki dan perempuan digabung pengajiannya dalam satu kelompok. Memang tidak ideal, namun ini dilakukan dalam rangka mensiasati jumlah orang yang sedikit, saat yang sama jumlah muwajih juga tidak tersedia banyak.
Hari itu, merupakan hari yang bersejarah bagi Claustal, karena setelah bertahun-tahun tidak ada pengajian di kota ini, mulai hari itu akan rutin diadakan pengajian setiap dua pekan sekali. Akh Indera akan datang secara rutin ke Claustal untuk melakukan pembinaan dan setahap demi setahap membangunkan jiwa keIslaman dari diri para kader dakwah di Claustal.
Mari kita do'akan agar grup pengajian ini, melahirkan kader dakwah yang tangguh, seperti tangguh dan eloknya alam Claustal, menjadi da'i yang kuat dan mengabdi kepada kejayaan umat, dengan menjadi mahasiswa terbaik dan saat yang sama menjadi muslim yang kaffah. Aamiin ya robbil alamin.
Dituliskan setelah beberapa bulan perjalanan dilakukan.
Musim panas, Hannover, 21 Juli 2013
Beberapa
waktu lalu telah didiskusikan seputar pendapat/fatwa institusi bernama RIGD yg
berkantor di Frankfurt terkait pelaksanaan shalat tarawih. Namun karena file
PDF fatwa tsb bhs arab dan jerman, tampaknya masih belum difahami isinya oleh
sebagian orang. Ini saya ringkaskan dalam bahasa indonesia.
Posting
saya ini bukan dalam memberikan fatwa, akan tetapi sekedar meringkaskan hal
yang sudah ada dalam bhs indonesia. Fatwa mana yang diikuti, asal jelas
dalilnya, maka pilihan masing2.
==============================
Disebutkan
dalam dokumen tsb bahwa pada intinya mereka mengikuti fatwa dari European
Council for Fatwa and Research
PUASA Di
Jerman masih bisa diketahui waktu Shubuh/Imsak dan Maghrib. Oleh karena itu
jadwal puasa di Jerman mengikuti lokasi setempat dan tidak mengikuti Makkah
SHALAT
JAMA' MAGHRIB & ISYA' DI JERMAN
Pada
tanggal 18 Mei s.d. 8 Agustus secara umum diperbolehkan menjama' Maghrib dan
Isya' di Jerman. Jama' artinya begitu shalat yang pertama selesai, maka diikuti
oleh shalat yang kedua dengan tanpa jeda waktu.
Alasan:
sulitnya memastikan waktu Isya' di Jerman (yakni posisi matahari 18° di bawah
horison).
SHALAT
TARAWIH
Dalam
dokumen tsb. ada 3 alternatif:
1. Begitu
masuk maghrib, maka dilakukan iftar (makan dan minum). 1 jam atau 1,5 jam
kemudian maka dilaksanakan shalat maghrib, lalu dijama' isya', lalu Tarawih.
2. Begitu
masuk maghrib maka dilakukan shalat maghrib, setelah itu ifthar (makan+minum).
1 jam atau 1,5 jam kemudian baru isya'+tarawih.
Maka
praktik ini sebenarnya juga menjama' shalat namun dengan diselingi jeda waktu
(pendapat Ibn Taimiyah dan Ibn Qayyim).
3. Masjid
yang tidak melakukan shalat jama' maghrib+isya', disarankan utk mengikuti
jadwal daerah latitude (Breitengrad) 45°.
IQAMAH
SHALAT SHUBUH
Iqamah
disarankan untuk diakhirkan, supaya mempermudah orang datang ke masjid.
Kemudian
disebutkan dalam fatwa tsb. bahwa dalam hal2 seperti ini biasa ada perbedaan
pendapat. Yang dikedepankan adalah sikap toleran. Oleh karena itu silahkan saja
jika mengikuti perhitungan atau pendapat lain yang ada, yang dengan pendapat
yang lain tsb. manusia bisa melaksanakan shalat dengan mudah (tidak sulit) dan
dengan tidak terpaksa.
Insitusi
tsb. menyeru kpd masjid2 di Jerman utk mampu bersepakat menyusun jadwal shalat
setahun yang seragam (dengan tetap memperhitungkan perbedaan waktu antar
regional di jerman).
Demikian
terjemahnya, semoga bermanfaat.
===================
Tambahan
dari saya: daerah 45° contohnya: Perancis bagian selatan, Italia (Turin, Milan,
Venesia), Kroatia. Bandingkan: jerman paling selatan 47°. Jerman
utara misalnya Hamburg pada posisi 53°.
Saya
pribadi, selama ini memang belum pernah mengetahui detail penentuan shalat
isya' di masjid Turki atau masjid islamic center nürnberg, 2 buah masjid yang
saya shalat berjamaah di sana.
Contoh
jadwal hari Selasa 16 Juli:
Masjid
Turki: maghrib 21:23 isya 22:53
Masjid
Islamic Center: maghrib 21:17 isya 22:47
Kalau
diperiksa jadwal tiap harinya di bulan Juli ini: maka antara maghrib dan isya'
bedanya selalu konstant = 1,5 jam. Apakah ini berarti waktu isya' di 2 masjid
tsb. berdasarkan pendapat 1,5 jam jarak maghrib dan isya'? Jadi sebenarnya
tidak menentukan isya' dengan posisi matahari, namun lebih pada waktu maghrib +
1,5 jam ? Jika demikian, maka sebenarnya yang dilakukan oleh ke 2 masjid ini
adalah opsi tarawih no. 2 yakni: maghrib on-time. Lalu makan minum, kemudian
1,5 jam kemudian shalat isya'. Maka seandainya waktu isya'nya belum masuk
(menurut ukuran posisi matahari), berarti kami melakukan shalat jama' maghrib
isya' dengan jeda 1,5 jam.
Wallahua'lam
saya sendiri tidak tahu bagaimana menandai waktu isya' di musim panas ini dg
ukuran alam. Ada yang bilang, di musim panas ini langit tidak akan pernah
gelap.
Semoga
bermanfaat
Wassalam
a.fatih
Nuernberg,
17 Juli 2013
Saat ini, Mesir sedang bergejolak, sejak DR. Mursi menjabat sebagai presiden terpilih melalui proses demokrasi yang bersejarah. Pemerintahan yang mendapat legitimasi dari rakyat tersebut, selalu saja di ganggu, sampai-sampai DR. Mursi, seolah-olah tidak cakap dalam mengelola negaranya. Awalnya saya menduga, salah satu target "merecoki" pemerintahan Mursi, diskenariokan Mursi gagal memperbaiki ekonomi bangsanya, dan ini menjadi senjata bagi oposisi untuk dijadikan bahan kampanye saat pemilu selanjutnya.
Waktu itu saya membayangkan, pihak oposisi akan mengatakan "tuh, lihat kalau aktivis Islam yang menjadi pemimpin, maka ekonomi Mesir semakin porak poranda". Namun kisah Mesir ternyata penuh kejutan. Pihak Oposisi tidak sabar mencatatkan sejarahnya, yang dilakukan adalah kudeta militer, dan dilakukan oleh orang-orang yang tidak tahu berterima kasih, padahal diangkat oleh presiden sah rakyat Mesir yaitu DR. Mursi.
Saya sangat yakin, ketergesaan pihak oposisi, pada dasarnya sedang menggali kuburannya sendiri, dan jadilah kudeta militer berimplikasi serius terhadap kestabilan keamanaan Mesir. Sudah ratusan orang yang menjadi syuhada, dan ribuan orang luka-luka, dan jutaan orang turun ke jalan mensuarakan kebenaran dengan resiko dibunuh dan diintimidasi.
Saat ramadhan ini, mereka rela meninggalkan suasana ceria berbuka puasa bersama istri dan anak-anak, untuk turun ke jalan. Mereka menjadikan jalan-jalan dan lapangan menjadi rumah Allah, disana mereka mengadakan sholat wajib berjama'ah, sholat sunnah, tarawih, sahur, tilawah, tadarus, murojaah hapalan, menambah hapalan, berbuka, bersama-sama di tempat perjuangan.
Yang menjadi pertanyaan bagi saya, kok mereka mau meninggalkan berbuka puasa dengan menu yang enak bersama keluarga, instirahat nyaman dirumah-rumah mereka, untuk sebuah perjuangan, dan saat yang sama mereka sadar sesadarnya bahwa setiap saat mereka bisa ditembak oleh sniper, atau diberondong senjata mesin yang berakibat berpulangnya nyawa ke pemilik sesungguhnya.
Yang menjadi pertanyaan bagi saya, kok mereka mau meninggalkan berbuka puasa dengan menu yang enak bersama keluarga, instirahat nyaman dirumah-rumah mereka, untuk sebuah perjuangan, dan saat yang sama mereka sadar sesadarnya bahwa setiap saat mereka bisa ditembak oleh sniper, atau diberondong senjata mesin yang berakibat berpulangnya nyawa ke pemilik sesungguhnya.
Coba anda bayangkan, istri dan anak-anak merekapun juga sadar akan implikasi bahwa, membolehkan putranya, suaminya, keluarganya, untuk bergabung dengan pejuang lainnya, pertanda bahwa anak-anak mereka, suami dan keluarga mereka bisa jadi sudah tidak pulang lagi kerumah mereka. Bahkan kita menyaksikan kaum wanita dan anak-anak pun, juga ikut berpartisipasi dalam perjuangan ini.
Merinding saya membayangkan jika itu terjadi pada diri kita, sanggupkah kita?
Mengapa mereka mau melakukan itu?
Apa Motivasi mereka?
Apa perjuangan mereka?
Saya menduga motivasi mereka yang paling utama adalah keimanan. Keimananlah yang mengerakkan mereka berjuang melawan kedzholiman yang dilakukan militer dan kelompok pendukung kudeta. Tidaklah mungkin berjuta-juta orang turun ke jalan dengan mengambil resiko maksimal, dikarenakan motivasi duniawi semata.
Saya berkeyakinan bahwa mereka melakukan itu karena sangat yakin bahwa jika resiko terburuk terjadi, seperti kematian, mereka sadar bahwa itu adalah jalan perjuangan yang benar, maka Allah akan membalasnya dengan balasan para syuhada.
Pelajaran
Mari kita telusuri beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah Mesir saat ini :
(a). Totalitas perjuangan didasarkan keimanan.
Fragmen sejarah terus mengingatkan kita bahwa totalitas perjuangan dan kecintaan terhadap bangsa dan negara, terjadi jika motivasi dasarnya adalah keimanan. Jadi teringat dengan pahlawan Indonesia yang juga adalah para ulama, mereka berjuang melawan penjajahan tanpa pernah berfikir akan mendapatkan tanda jasa dari bangsanya. Mereka berjuang karena keimanan dan tidak mau didzholimi oleh bangsa manapun. Sebutlah Imam Bonjol, Teungku Umar, Pangeran Diponegoro, KH. Ahmad Dahlan, KH Hasyim Asyari, Buya HAMKA, Cut Nyak Din, dan banyak pejuang lainnya, yang mengukir sejarah dalam pendirian Indonesia, saat yang sama mereka adalah para ulama.
Dalam Sejarah Islam, kita akan menemukan banyak contoh serupa, tentara digerakkan karena keimanan, dan sadar sesadarnya pertaruhannya adalah nyawa.
(b). Waspadalah dengan upaya menjauhkan agama dengan negara
Upaya segelintir orang yang menginginkan dijauhkannya agama dengan politik dan negara, perlu dicermati dengan serius, upaya ini a-historis dalam sejarah Indonesia. Segelintir orang tersebut tidak membaca sejarah Indonesia dengan utuh, sisi pejuang yang juga religius dan ulama dihilangkan dalam pemahaman mereka. Jika perjuangan memisahkan agama dengan sendi kehidupan bernegara ini menjadi arus utama, saya sangat yakin, pada dasarnya gerakan tersebut adalah gerakan melemahkan bangsa. Telah banyak bukti ketika nilai agama jauh dari sendi kehidupan bernegara, terjadi "kebingunan massal". Standar apa yang menjadi acuan bersama dalam menentukan kebenaran dalam kehidupan sosial, kemasyarakatan dan bernegara. Muncullah asumsi-asumsi yang kebenarannya nisbi, dan tidak bisa menjadi acuan jika sudah berbeda tempat. Agama jika difahami dengan baik, akan menjadi perekat dan standar yang berlaku dimanapun, dan pasti kebenarannya.
Pelajarilah bangsa-bangsa yang punah, karena jauh dari nilai agama. Contoh yang masih bisa diamati saat ini adalah, Eropa yang hari ini sedang sakit, dan menuju paraduannya karena mencampakkan agama dari nilai kesehariannya masyarakatnya. Fakta menunjukkan bahwa dengan agamalah perjuangan membangun bangsa, berkorban untuk bangsa dan negara menjadi totalitas.
(c). Mengambil pelajaran dari Sirah Nabawiyah dan para sahabat
Pada dasarnya sejarah terus berulang, kejadian masa modern, dalam lakon dan episode yang tidak jauh berbeda, pada dasarnya pengulangan sejarah dalam waktu yang berbeda. Inilah makna penting "jangan pernah melupakan sejarah". Tinggal kemauan kita untuk membuka, mempelajarinya dan mengaktualisasi sejarah untuk menghadapi tantangan zaman.
(d). Persiapkanlah diri dan keluarga jika Allah memberi kemenangan pada aktivis Islam
Perjuangan meninggikan kalimat Allah, selalu menghendaki cinta yang besar, dan cinta tersebut akan meminta pengorbanan yang paling anda cintai sekalipun. Cinta yang besar terhadap perjuangan Islam, bisa jadi meminta nyawa kita, itulah yang saya fahami dari Mesir hari ini, ketika gerakan dakwah diberi kesempatan untuk memimpin, dan itu baru dalam hitungan bulan, maka Allah menguji para pejuangnya dengan kudeta militer, yang meminta pengorbanan yang besar.
Dan hanya pejuang-pejuang yang tangguhlah, yang akan diuji oleh Allah dengan ujian yang besar. Kita melihat panjangnya perjuangan gerakan dakwah di Mesir untuk mencapai tahapan pengelolaan negara, dan perjuangan tersebut mereka lalui dengan berbagai trubulensi. Penjara, penyiksaan, hilang, dijebloskan ke dalam penjara tanpa pengadilan, sudah menjadi training dakwah dalam keseharian aktivis dakwah di Mesir. Coba anda bayangkan, saat kita di Indonesia, masih menjadikan mukhoyyam, latsar, dauroh, dll sebagai arena menempa diri, agar lebih tangguh dalam menghadapi tantangan dakwah. Saudara kita di Mesir, sudah terbiasa menjadikan hotel prodeo dan siksaan menjadi dauroh bagi mereka. Hasilnya, menghasilkan pejuang-pejuang yang tangguh, dan belum selesai...perjuangan itu saat ini menghendaki cinta dan pengorbanan yang lebih besar.
Cinta akan meminta apapun yang paling kita cintai, dan bergeraklah selalu, selalu luruskan niat, perbaiki amal, karena dengan cara itulah kebahagiaan dan jannah-Nya kita dapatkan.
Jaharuddin
Pelajaran
Mari kita telusuri beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah Mesir saat ini :
(a). Totalitas perjuangan didasarkan keimanan.
Fragmen sejarah terus mengingatkan kita bahwa totalitas perjuangan dan kecintaan terhadap bangsa dan negara, terjadi jika motivasi dasarnya adalah keimanan. Jadi teringat dengan pahlawan Indonesia yang juga adalah para ulama, mereka berjuang melawan penjajahan tanpa pernah berfikir akan mendapatkan tanda jasa dari bangsanya. Mereka berjuang karena keimanan dan tidak mau didzholimi oleh bangsa manapun. Sebutlah Imam Bonjol, Teungku Umar, Pangeran Diponegoro, KH. Ahmad Dahlan, KH Hasyim Asyari, Buya HAMKA, Cut Nyak Din, dan banyak pejuang lainnya, yang mengukir sejarah dalam pendirian Indonesia, saat yang sama mereka adalah para ulama.
Dalam Sejarah Islam, kita akan menemukan banyak contoh serupa, tentara digerakkan karena keimanan, dan sadar sesadarnya pertaruhannya adalah nyawa.
(b). Waspadalah dengan upaya menjauhkan agama dengan negara
Upaya segelintir orang yang menginginkan dijauhkannya agama dengan politik dan negara, perlu dicermati dengan serius, upaya ini a-historis dalam sejarah Indonesia. Segelintir orang tersebut tidak membaca sejarah Indonesia dengan utuh, sisi pejuang yang juga religius dan ulama dihilangkan dalam pemahaman mereka. Jika perjuangan memisahkan agama dengan sendi kehidupan bernegara ini menjadi arus utama, saya sangat yakin, pada dasarnya gerakan tersebut adalah gerakan melemahkan bangsa. Telah banyak bukti ketika nilai agama jauh dari sendi kehidupan bernegara, terjadi "kebingunan massal". Standar apa yang menjadi acuan bersama dalam menentukan kebenaran dalam kehidupan sosial, kemasyarakatan dan bernegara. Muncullah asumsi-asumsi yang kebenarannya nisbi, dan tidak bisa menjadi acuan jika sudah berbeda tempat. Agama jika difahami dengan baik, akan menjadi perekat dan standar yang berlaku dimanapun, dan pasti kebenarannya.
Pelajarilah bangsa-bangsa yang punah, karena jauh dari nilai agama. Contoh yang masih bisa diamati saat ini adalah, Eropa yang hari ini sedang sakit, dan menuju paraduannya karena mencampakkan agama dari nilai kesehariannya masyarakatnya. Fakta menunjukkan bahwa dengan agamalah perjuangan membangun bangsa, berkorban untuk bangsa dan negara menjadi totalitas.
(c). Mengambil pelajaran dari Sirah Nabawiyah dan para sahabat
Pada dasarnya sejarah terus berulang, kejadian masa modern, dalam lakon dan episode yang tidak jauh berbeda, pada dasarnya pengulangan sejarah dalam waktu yang berbeda. Inilah makna penting "jangan pernah melupakan sejarah". Tinggal kemauan kita untuk membuka, mempelajarinya dan mengaktualisasi sejarah untuk menghadapi tantangan zaman.
(d). Persiapkanlah diri dan keluarga jika Allah memberi kemenangan pada aktivis Islam
Perjuangan meninggikan kalimat Allah, selalu menghendaki cinta yang besar, dan cinta tersebut akan meminta pengorbanan yang paling anda cintai sekalipun. Cinta yang besar terhadap perjuangan Islam, bisa jadi meminta nyawa kita, itulah yang saya fahami dari Mesir hari ini, ketika gerakan dakwah diberi kesempatan untuk memimpin, dan itu baru dalam hitungan bulan, maka Allah menguji para pejuangnya dengan kudeta militer, yang meminta pengorbanan yang besar.
Dan hanya pejuang-pejuang yang tangguhlah, yang akan diuji oleh Allah dengan ujian yang besar. Kita melihat panjangnya perjuangan gerakan dakwah di Mesir untuk mencapai tahapan pengelolaan negara, dan perjuangan tersebut mereka lalui dengan berbagai trubulensi. Penjara, penyiksaan, hilang, dijebloskan ke dalam penjara tanpa pengadilan, sudah menjadi training dakwah dalam keseharian aktivis dakwah di Mesir. Coba anda bayangkan, saat kita di Indonesia, masih menjadikan mukhoyyam, latsar, dauroh, dll sebagai arena menempa diri, agar lebih tangguh dalam menghadapi tantangan dakwah. Saudara kita di Mesir, sudah terbiasa menjadikan hotel prodeo dan siksaan menjadi dauroh bagi mereka. Hasilnya, menghasilkan pejuang-pejuang yang tangguh, dan belum selesai...perjuangan itu saat ini menghendaki cinta dan pengorbanan yang lebih besar.
Cinta akan meminta apapun yang paling kita cintai, dan bergeraklah selalu, selalu luruskan niat, perbaiki amal, karena dengan cara itulah kebahagiaan dan jannah-Nya kita dapatkan.
Jaharuddin
Musim Panas, 2 Ramadhan 1434 H / 11 Juli 2013 M pukul 08.26 CET, di Hannover, Jerman
Kata diatas saya dengar dari wawancara Ustadz Anis Matta ketika ditanya kata yang paling tepat mengambarkan Indonesia, ustadz Anis Matta menjawab "Firdaus yang Hilang". Kata yang menarik untuk di ulas. Mengapa Indonesia pantas disebut firdaus (surga), karena apa saja ada di Indonesia. Indonesia begitu indah, dari manusianya, alamnya, cuaca, budaya, keragaman, religiusitas, dll.
Mari kita inventarisir fakta:
(1). SDM yang unggul
Tahun 2013 ini jumlah penduduk Indonesia, diperkirakan akan sampai 250 juta jiwa. Negara nomor 4 terbanyak penduduknya di dunia. Dengan jumlah tersebut, akan banyak sekali SDM Unggul yang akan menghiasi berbagai sektor dari Indonesia. Bukan hanya di Indonesia, putra-putri Indonesia saat ini juga berkiprah di berbagai sektor di taraf Internasional.
Tinggal pemerintah membantu suasana yang kondusif untuk tampilnya generasi unggul tersebut, salah satu caranya adalah memperbanyak kesempatan beasiswa, dan membantu penguasaan bahasa internasional. Sampai saat ini pemerintah cukup banyak memberikan beasiswa, dan yang perlu mendapat perhatian serius adalah membangun suasana yang kondusif kepada putra-putri unggul, namun masih terkendala dengan penguasaan bahasa. Misalnya memberikan paket pendidikan bahasa sebelum diberangkatkan studi keluar negeri dan itu bagian dari beasiswa yang didapatkan. Jadi pelamar beasiswa tidak musti cakap dulu bahasa internasionalnya. Cukup memperlihatkan keunggulan dasarnya, bisa mendapatkan beasiswa. Kemudian juga, pemerintah ikut turun tangan menyediakan kursus-kursus bahasa, agar TOFL/IELT mencapai standar yang diharapkan, dengan gratis atau biaya sangat murah. Kalau di Jerman, disediakan melalui Volkshochschule (VHS) / Sekolah Rakyat. Banyak kursus bahasa dan ketrampilan disediakan melalui VHS ini yang bisa didapatkan dengan harga murah, bahkan gratis oleh warga.
(1). SDM yang unggul
Tahun 2013 ini jumlah penduduk Indonesia, diperkirakan akan sampai 250 juta jiwa. Negara nomor 4 terbanyak penduduknya di dunia. Dengan jumlah tersebut, akan banyak sekali SDM Unggul yang akan menghiasi berbagai sektor dari Indonesia. Bukan hanya di Indonesia, putra-putri Indonesia saat ini juga berkiprah di berbagai sektor di taraf Internasional.
Tinggal pemerintah membantu suasana yang kondusif untuk tampilnya generasi unggul tersebut, salah satu caranya adalah memperbanyak kesempatan beasiswa, dan membantu penguasaan bahasa internasional. Sampai saat ini pemerintah cukup banyak memberikan beasiswa, dan yang perlu mendapat perhatian serius adalah membangun suasana yang kondusif kepada putra-putri unggul, namun masih terkendala dengan penguasaan bahasa. Misalnya memberikan paket pendidikan bahasa sebelum diberangkatkan studi keluar negeri dan itu bagian dari beasiswa yang didapatkan. Jadi pelamar beasiswa tidak musti cakap dulu bahasa internasionalnya. Cukup memperlihatkan keunggulan dasarnya, bisa mendapatkan beasiswa. Kemudian juga, pemerintah ikut turun tangan menyediakan kursus-kursus bahasa, agar TOFL/IELT mencapai standar yang diharapkan, dengan gratis atau biaya sangat murah. Kalau di Jerman, disediakan melalui Volkshochschule (VHS) / Sekolah Rakyat. Banyak kursus bahasa dan ketrampilan disediakan melalui VHS ini yang bisa didapatkan dengan harga murah, bahkan gratis oleh warga.
(2). Indonesia mempunyai musim yang tropis.
Implikasinya tidak ada musim dingin yang membeku dan tidak ada musim panas yang kering. Kami yang saat ini berada di negara empat musim, merindukan suhu bumi Indonesia. Saat musim dingin, kami merasakan betul, membeku, pukul 07.30 masih gelap, dan pukul 16.00 sudah gelap kembali, dan seharian biasanya mendung ke arah gelap. Bisakah anda bayangkan suasana hati kita bekerja dengan suasana yang seperti itu.
(2).Waktu.
Saat Eropa dan Amerika gelap gulita. Indonesia sudah bekerja dengan produktif. Alam memberikan tanda-tanda kepada manusia yang berfikir, bahwasanya seharusnya barat dan Amerika lah yang berkiblat ke Timur, salah satunya Indonesia. Karena Indonesia sudah bekerja beberapa jam, Eropa dan Amerika masih pulas tertidur.
(3). Budaya yang heterogen dan Indah.
Coba kita per
Agenda bersama
Kalau kita tahu apa kekuatan kita, selanjutnya adalah menyepakati agenda bersama untuk kemajuan bangsa. Beberapa diantaranya adalah:
(1). Menanamkan budaya kami bangsa unggul, berakhlak dan religius.
Diperlukan strategi budaya yang baik, untuk mendukung tema diatas. Kebudayaan bukanlah cuma pelengkap penderita dari proses pendidikan yang sekarang terlihat. Budaya merupakan strategi yang perlu didesain, dikembangkan dan dilaksanakan dengan serius, sama seriusnya ketika pemerintah berupaya merubah kurikulum, membuat UAN, memperbaiki mutu pendidikan dan sekolah.
Capaian akhir dari strategi ini adalah setiap anak Indonesia tidak minder melihat orang asing, dia bangga beridentitas Indonesia, dan setara dalam pergaulan International.
(2). Menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.
(3).
Musim Panas, Hannover, 25 Juni 2013
belum selesai.
Agenda bersama
Kalau kita tahu apa kekuatan kita, selanjutnya adalah menyepakati agenda bersama untuk kemajuan bangsa. Beberapa diantaranya adalah:
(1). Menanamkan budaya kami bangsa unggul, berakhlak dan religius.
Diperlukan strategi budaya yang baik, untuk mendukung tema diatas. Kebudayaan bukanlah cuma pelengkap penderita dari proses pendidikan yang sekarang terlihat. Budaya merupakan strategi yang perlu didesain, dikembangkan dan dilaksanakan dengan serius, sama seriusnya ketika pemerintah berupaya merubah kurikulum, membuat UAN, memperbaiki mutu pendidikan dan sekolah.
Capaian akhir dari strategi ini adalah setiap anak Indonesia tidak minder melihat orang asing, dia bangga beridentitas Indonesia, dan setara dalam pergaulan International.
(2). Menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.
(3).
Musim Panas, Hannover, 25 Juni 2013
belum selesai.
Saya bukanlah pakar politik, dan juga bukanlah pakar Islam. Saya orang biasa yang tertarik melihat fenomena, ketika gerakan Islam, yang berawal dari pengajian-pengajian, bergerak membuat yayasan sosial dan pendidikan, bergerak membantu masyarakat, bergerak berdakwah di tengah-tengah masyarakat, melakukan aksi sosial, baik berupa membersihkan masjid, memakmurkan masjid, pengecekan kesehatan gratis, bazar murah sembako, peduli pada pendidikan anak-anak mulai dari pra TK sampai remaja bahkan dewasa. Secara bertahap membuat sekolah, pondok pesantren, dan Universitas.
Gerakan Islam yang seperti ini, cukup adem dari gesekan-gesekan. Jika gesekan terjadi biasanya seputar perbedaan pandangan tentang qunut, yasinan, pakai sarung atau tidak, pakai kopiah atau tidak, jengotan atau tidak, dan seterusnya.
Nah ketika gerakan Islam, masuk dalam wilayah politik, maka gesekannya menjadi kuat dan besar. Entah mengapa?
Lihatlah NII, Majlis Mujahidin, Jama'ah Islamiyah, Hizbut Tahrir, dan seterusnya...gerakan-gerakan Islam ini seolah-olah mendapat pantauan khusus dari pihak tertentu (terasa tapi tidak bisa menunjuk hidung), paling tidak diharapkan jangan membesar.
Apakah gerangan yang menjadi ketakutan?, sehingga gerakan Islam perlu dihalau jauh dari politik. Politik dipersepsikan sebagai wilayah yang "kotor" yang tidak pantas dijamah oleh para aktivis Islam.
Di belahan bumi Allah lainnya, sebutlah HAMAS yang bergerak masuk dalam wilayah politik menjadi "momok" bagi negara-negara besar di dunia. Moersi di Mesir, yang setiap saat diganggu oleh pihak tertentu, sehingga sulit sekali bergerak melakukan konsolidasi nasional pasca tumbangnya diktator dan membangun ekonomi bagsa Mesir. Seolah-olah pihak tertentu tersebut, mau membuktikan kepada rakyat Mesir: "coba lihat jika aktivis Islam yang menjadi presiden maka ekonomi Mesir semakin buruk". Erdogan bersama AKP di Turki, tidak bisa tenang melaksanakan
pembangunan dan visi yang pernah ditawarkan kepada rakyat saat
berkampanye.
Bukankah demokrasi memberi ruang untuk bertarung merebut hati rakyat untuk menjadi pemenang, setelah menjadi pemenang, sang pemenang diberi kesempatan untuk merealisasikan janji-janji kampanyenya. Kemana pihak yang selalu mengaung-gaungkan demokrasi, HAM, toleransi, nasionalisme. Bukankah pemerintah yang terpilih melalui pemilu yang demokratis seharusnya didukung, bukan sebaliknya.
Bukankah demokrasi memberi ruang untuk bertarung merebut hati rakyat untuk menjadi pemenang, setelah menjadi pemenang, sang pemenang diberi kesempatan untuk merealisasikan janji-janji kampanyenya. Kemana pihak yang selalu mengaung-gaungkan demokrasi, HAM, toleransi, nasionalisme. Bukankah pemerintah yang terpilih melalui pemilu yang demokratis seharusnya didukung, bukan sebaliknya.
Begitu pula, PKS di Indonesia. Partai ini memperoleh suara 7,34% pada pemilu 2009, masih jauh dari pemenang, namun, kok kesannya ditakuti dan entah benar atau tidak dibuat suasana agar partai ini jangan sampai berkembang, dikhawatirkan mengancam?.
Terminologi apakah yang dipakai sehingga setiap gerakan Islam yang bermetamorfosis menjadi gerakan politik harus diwaspadai dan kalau perlu dilarang. Jadi teringat kisah dilarangnya partai Masyumi yang didirikan M. Natsir. Masyumi sempat menjadi harapan baru politik umat Islam, namun seiring waktu, partai ini mati muda.
Atau, salahkah pandangan bahwa Islam itu sempurna, segala sesuatu diatur dalam Islam, dan Politik adalah bagian dari muamalah Islam.
Sebagai seorang muslim saya bangga dengan Islam yang mempunyai agama yang sempurna, dan saya meyakininya termasuk politik didalamnya. Tidak lah sempurna jika kegiatan Islam hanya seputar kegiatan sosial, pendidikan, pengajian, perbaikan akidah, mendirikan masjid, pondok pesantren, sekolah, dan Universitas. Pandangan beberapa gerakan Islam yang hanya bergerak pada bidang tertentu, seperti pendidikan saja, sosial kemasyarakatan saja, ibadah saja. Tidak perlu dibenturkan dengan gerakan Islam yang memasuki wilayah politik. Lebih baik bergandeng tangan, berlapang dada, karena musuh Islam itu jelas. Dan gerakan Islam yang segmented tersebut adalah rekan seperjuangan untuk meninggikan kalimat Allah di muka bumi ini.
Islam juga berbicara mengatur negara, Islam juga berbicara kontribusi maksimal terhadap rakyatnya, agar umat Islam sejahtera, dan terjaga kehormatannya.
Jaharuddin
Hannover, 24 Juni 2013
Warga Muslim Indonesia di Jerman dan Eropa serta masyarakat muslim lainnya yang berbahagia dan dirahmati Allah SWT.
Izinkan saya berbagi tentang sisi kesehatan kita selama berpuasa di bulan suci Ramadhan.
Bagaimana puasa mempengaruhi kesehatan kita?
Hasil penelitian menunjukkan manfaat positif puasa terhadap kesehatan. Mulai dari mengistirahatkan saluran pencernaan kita sehingga memberikan kesempatan untuk perombakan atau regenerasi permukaan saluran cerna dengan lebih sempurna, detoksifikasi tubuh kita dari senyawa oksigen yang bersifat racun (radikal bebas oksigen), membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi, meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) sehingga terlindungi dari potensi terjadinya sumbatan pembuluh darah di otak(stroke iskemik) maupun jantung(infark miokard), gangguan saluran cerna seperti dispepsia fungsional (terkait dengan ritme kontraksi saluran cerna) membaik karena puasa, dan efek-efek positif lainnya. Penderita kanker yang menjalani puasa antara 5-15 jam sebelum
kemoterapi diketahui berkurang efek samping yang muncul setelah pengobatan kemo dibandingkan yang tidak berpuasa.
Apa yang terjadi dengan tubuh kita selama berpuasa?
Untuk yang saat ini berada di Indonesia, maka lama puasa sekitar 12 - 13 jam. Pada orang yang normal dan penderita Diabetes dengan kadar gula darah terkontrol maka selama berpuasa sumber energi diperoleh dari cadangan gula di dalam hati (disebut glikogen, peristiwa pemecahan glikogen hati menjadi gula yang kembali diedarkan ke sirkulasi darah adalah glikogenolisis). Cadangan gula ini cukup memenuhi kebutuhan energi tubuh kita selama berpuasa sekitar 12 - 16 jam. Untuk yang di Indonesia, berarti belum bisa menargetkan berpuasa untuk mengurangi cadangan lemak :) ...
nb: puasa niatnya bukan untuk pelangsingan badan , khan?
Berpuasa lebih dari 18 jam, insya Allah seperti yang akan kita lalui di Jerman dan Eropa bulan Ramadhan nanti, maka sumber energi diperoleh dari perombakan lemak dan protein di tubuh kita, peristiwanya disebut glukoneogenesis. Lemak ada di jaringan lemak, dan glukoneogenesis pertama kali
merombak lemak dulu. Kalau protein? Utamanya di otot kita. Oleh karena itu, berpuasa dalam jangka waktu yang sangat lama, bukan hanya lemak yang habis, namun juga berkurang massa otot kita.
Contoh riilnya: busung lapar, balutan kulit menutupi tulang belulang karena lemak dan otot sudah tereliminasi. Potret anak-anak busung lapar hendaknya menggugah hati kita saat berpuasa dan tergerak untuk berinfaq atau shodaqoh agar bahaya kelaparan tidak mencengkeram anak2 bangsa kita.
Oh ya, tapi jangan diasosiasikan puasa lebih dari 18 jam langsung busung lapar ya, karena cadangan lemak kita biasanya masih cukup tebal untuk menjadi sumber glukoneogenesis selama bulan Ramadhan....
Tips-tips agar tetap fit dan sehat selama berpuasa:
1. Untuk menghindari dehidrasi sedang (karena puasa akan menimbulkan dehidrasi ringan) maka usahakan minum sekitar 8-10 gelas sehari. Untuk yang sudah berusia lanjut, rasa haus bisa jadi berkurang, namun tetap harus minum dengan takaran yang cukup.
Minum air di sini tidak selalu berarti air putih semata, tetapi minum teh, susu, jus buah, koktil buah, bahkan kuah sayur juga termasuk dalam jumlah air yang kita konsumsi.
Izinkan saya berbagi tentang sisi kesehatan kita selama berpuasa di bulan suci Ramadhan.
Bagaimana puasa mempengaruhi kesehatan kita?
Hasil penelitian menunjukkan manfaat positif puasa terhadap kesehatan. Mulai dari mengistirahatkan saluran pencernaan kita sehingga memberikan kesempatan untuk perombakan atau regenerasi permukaan saluran cerna dengan lebih sempurna, detoksifikasi tubuh kita dari senyawa oksigen yang bersifat racun (radikal bebas oksigen), membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi, meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) sehingga terlindungi dari potensi terjadinya sumbatan pembuluh darah di otak(stroke iskemik) maupun jantung(infark miokard), gangguan saluran cerna seperti dispepsia fungsional (terkait dengan ritme kontraksi saluran cerna) membaik karena puasa, dan efek-efek positif lainnya. Penderita kanker yang menjalani puasa antara 5-15 jam sebelum
kemoterapi diketahui berkurang efek samping yang muncul setelah pengobatan kemo dibandingkan yang tidak berpuasa.
Apa yang terjadi dengan tubuh kita selama berpuasa?
Untuk yang saat ini berada di Indonesia, maka lama puasa sekitar 12 - 13 jam. Pada orang yang normal dan penderita Diabetes dengan kadar gula darah terkontrol maka selama berpuasa sumber energi diperoleh dari cadangan gula di dalam hati (disebut glikogen, peristiwa pemecahan glikogen hati menjadi gula yang kembali diedarkan ke sirkulasi darah adalah glikogenolisis). Cadangan gula ini cukup memenuhi kebutuhan energi tubuh kita selama berpuasa sekitar 12 - 16 jam. Untuk yang di Indonesia, berarti belum bisa menargetkan berpuasa untuk mengurangi cadangan lemak :) ...
nb: puasa niatnya bukan untuk pelangsingan badan , khan?
Berpuasa lebih dari 18 jam, insya Allah seperti yang akan kita lalui di Jerman dan Eropa bulan Ramadhan nanti, maka sumber energi diperoleh dari perombakan lemak dan protein di tubuh kita, peristiwanya disebut glukoneogenesis. Lemak ada di jaringan lemak, dan glukoneogenesis pertama kali
merombak lemak dulu. Kalau protein? Utamanya di otot kita. Oleh karena itu, berpuasa dalam jangka waktu yang sangat lama, bukan hanya lemak yang habis, namun juga berkurang massa otot kita.
Contoh riilnya: busung lapar, balutan kulit menutupi tulang belulang karena lemak dan otot sudah tereliminasi. Potret anak-anak busung lapar hendaknya menggugah hati kita saat berpuasa dan tergerak untuk berinfaq atau shodaqoh agar bahaya kelaparan tidak mencengkeram anak2 bangsa kita.
Oh ya, tapi jangan diasosiasikan puasa lebih dari 18 jam langsung busung lapar ya, karena cadangan lemak kita biasanya masih cukup tebal untuk menjadi sumber glukoneogenesis selama bulan Ramadhan....
Tips-tips agar tetap fit dan sehat selama berpuasa:
1. Untuk menghindari dehidrasi sedang (karena puasa akan menimbulkan dehidrasi ringan) maka usahakan minum sekitar 8-10 gelas sehari. Untuk yang sudah berusia lanjut, rasa haus bisa jadi berkurang, namun tetap harus minum dengan takaran yang cukup.
Minum air di sini tidak selalu berarti air putih semata, tetapi minum teh, susu, jus buah, koktil buah, bahkan kuah sayur juga termasuk dalam jumlah air yang kita konsumsi.
2. Saat berbuka puasa, hendaknya tidak makan sekaligus banyak, tapi secara bertahap.Dimulai dengan menikmati makanan ringan atau minuman yang manis-manis.
Jika Anda suka kurma, makanlah buah yang berasa manis ini. Menurut peneliti dari Universitas Scranton, kurma merupakan buah kering yang sangat kaya zat antioksidan, polyphenol. Selain itu Kurma juga mengandung serat yang bisa larut dan tidak larut di dalam tubuh. Serat yang tidak larut berfungsi membantu proses pencernaan. Sedangkan, serat larut mampu mencegah penyakit jantung serta menurunkan kadar kolesterol jahat. Bahkan, kadar gula darah dalam tubuh pasien diabetes bisa terkendali. Menurut beberapa ahli kesehatan buah kurma yang baik memiliki beberapa ciri:
• Selaput luar atau kulit ari dalam keadaan utuh dan baik.
• Tidak ada pelumuran gula atau madu sehingga tidak terasa lengket saat dipegang.
• Berwarna coklat merah kekuningan.
• Bentuknya besar dan dikemas baik.
• Memiliki ijin dari Departemen Kesehatan (ini kalau di Indonesia).
3. Sedangkan pada saat sahur, meski kurang bernafsu untuk makan karena rasa kantuk belum hilang, sebaiknya digunakan sebaik-baiknya. Ada anjuran untuk makan sahur selambat mungkin, kira-kira setengah jam sebelum Imsak. Tapi ingat, sebaiknya makan sahur tidak terlalu kenyang, kira-kira sepertiga dari kebutuhan kalori sehari.
4. Bagi penderita sakit lambung, makanan yang sebaiknya dihindari adalah ketan, mi, daging berlemak, ikan dan daging yang diawetkan, sayuran mentah, sayuran berserat, minuman yang mengandung soda, dan bumbu yang tajam (cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut bisa menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi asam lambung.
Jika Anda suka kurma, makanlah buah yang berasa manis ini. Menurut peneliti dari Universitas Scranton, kurma merupakan buah kering yang sangat kaya zat antioksidan, polyphenol. Selain itu Kurma juga mengandung serat yang bisa larut dan tidak larut di dalam tubuh. Serat yang tidak larut berfungsi membantu proses pencernaan. Sedangkan, serat larut mampu mencegah penyakit jantung serta menurunkan kadar kolesterol jahat. Bahkan, kadar gula darah dalam tubuh pasien diabetes bisa terkendali. Menurut beberapa ahli kesehatan buah kurma yang baik memiliki beberapa ciri:
• Selaput luar atau kulit ari dalam keadaan utuh dan baik.
• Tidak ada pelumuran gula atau madu sehingga tidak terasa lengket saat dipegang.
• Berwarna coklat merah kekuningan.
• Bentuknya besar dan dikemas baik.
• Memiliki ijin dari Departemen Kesehatan (ini kalau di Indonesia).
3. Sedangkan pada saat sahur, meski kurang bernafsu untuk makan karena rasa kantuk belum hilang, sebaiknya digunakan sebaik-baiknya. Ada anjuran untuk makan sahur selambat mungkin, kira-kira setengah jam sebelum Imsak. Tapi ingat, sebaiknya makan sahur tidak terlalu kenyang, kira-kira sepertiga dari kebutuhan kalori sehari.
4. Bagi penderita sakit lambung, makanan yang sebaiknya dihindari adalah ketan, mi, daging berlemak, ikan dan daging yang diawetkan, sayuran mentah, sayuran berserat, minuman yang mengandung soda, dan bumbu yang tajam (cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut bisa menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi asam lambung.
5. Bagi mereka yang memiliki berat badan melebihi ideal, sebaiknya selama berpuasa pun tetap menghindari makanan yang tinggi kolesterol, misalnya lemak hewan, margarin, mentega. Selain itu, sebaiknya Anda menghindari makanan yang manis-manis, seperti dodol, sirup, cokelat, kue tar, dan es krim. Selain lebih banyak mengonsumsi sayur, buah, dan daging tanpa lemak, pengolahan makanannya pun sebaiknya jangan digoreng.
6. Sementara mereka yang terlalu kurus, selama berpuasa sebaiknya menambah porsi susu dan menghindari makanan yang sulit dicerna, seperti sayuran berserat kasar (daun singkong, daun pepaya).
7. Mereka yang berusia lanjut, aturlah pola makan saat berbuka puasa juga secara bertahap. Makanlah jumlah yang lebih sedikit, namun dilakukan beberapa kali.
8. Walaupun tubuh terasa loyo ketika berpuasa, Anda juga disarankan tidak malas berolahraga karena dengan berolahraga tubuh menjadi lebih fit. Memang ketika puasa ada perubahan waktu, misalnya intensitas olahraga sebelum puasa dilakukan tiga sampai empat kali seminggu, tapi di bulan puasa cukup dengan dua sampai tiga kali.
Waktu yang paling baik untuk olahraga, yakni menjelang berbuka. Karena setelah tubuh mengeluarkan keringat, tubuh kembali mendapat asupan berupa minuman atau makanan. Bagi yang tidak terbiasa melakukan olahraga, pada tahap awal penyesuaian sebaiknya melakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki. Jangan terlalu memaksa untuk olahraga yang lebih berat, seperti aerobik atau lari karena kebugaran tidak bisa didapatkan secara instan. Akan lebih baik menambah porsi latihan secara bertahap.
9. Suplemen alami yang dapat menjadi tambahan yang menyehatkan selama kita menjalankan ibadah puasa.
• Aloe vera, dengan dosis 50 - 200 mg sehari berkhasiat sebagai antiinfalmasi/anti-radang ringan untuk mengobati iritasi yang terjadi pada pasien maag/iritasi dinding usus dan dapat pula meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita.
• Bioflavonoid dengan dosis 100 - 300 mg sehari dapat berfungsi sebagai anti radang sekaligus antioksidan yang dapat memperlambat penuaan organ-organ tubuh kita.
• Papain dan bromelain yang terkandung dalam papaya dengan dosis 500 - 1500 mg sehari dapat membantu proses pencernaan karena fungsinya sebagai enzim proteolitik.
• Jahe dengan dosis 500 -1000 mg sehari selain dapat menghangatkan tubuh juga dapat menghilangkan rasa mual.
• Serat yang larut (berasal dari sayur-sayuran dan buah-buahan) ataupun yang tidak larut (seperti pectin) diketahui dapat memperlambat perpindahan makanan
dan asam dari perut ke usus sehingga pada pasien yang menderita luka pada usus,tidak akan memperparah radang pada lukanya tsb.
• Asam Omega 3 dalam Fish oil dengan dosis 2 - 10 g dapat berfungsi sebagai obat anti radang yang kuat sehingga baik sekali untuk pasien maag maupun radang usus.
6. Sementara mereka yang terlalu kurus, selama berpuasa sebaiknya menambah porsi susu dan menghindari makanan yang sulit dicerna, seperti sayuran berserat kasar (daun singkong, daun pepaya).
7. Mereka yang berusia lanjut, aturlah pola makan saat berbuka puasa juga secara bertahap. Makanlah jumlah yang lebih sedikit, namun dilakukan beberapa kali.
8. Walaupun tubuh terasa loyo ketika berpuasa, Anda juga disarankan tidak malas berolahraga karena dengan berolahraga tubuh menjadi lebih fit. Memang ketika puasa ada perubahan waktu, misalnya intensitas olahraga sebelum puasa dilakukan tiga sampai empat kali seminggu, tapi di bulan puasa cukup dengan dua sampai tiga kali.
Waktu yang paling baik untuk olahraga, yakni menjelang berbuka. Karena setelah tubuh mengeluarkan keringat, tubuh kembali mendapat asupan berupa minuman atau makanan. Bagi yang tidak terbiasa melakukan olahraga, pada tahap awal penyesuaian sebaiknya melakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki. Jangan terlalu memaksa untuk olahraga yang lebih berat, seperti aerobik atau lari karena kebugaran tidak bisa didapatkan secara instan. Akan lebih baik menambah porsi latihan secara bertahap.
9. Suplemen alami yang dapat menjadi tambahan yang menyehatkan selama kita menjalankan ibadah puasa.
• Aloe vera, dengan dosis 50 - 200 mg sehari berkhasiat sebagai antiinfalmasi/anti-radang ringan untuk mengobati iritasi yang terjadi pada pasien maag/iritasi dinding usus dan dapat pula meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita.
• Bioflavonoid dengan dosis 100 - 300 mg sehari dapat berfungsi sebagai anti radang sekaligus antioksidan yang dapat memperlambat penuaan organ-organ tubuh kita.
• Papain dan bromelain yang terkandung dalam papaya dengan dosis 500 - 1500 mg sehari dapat membantu proses pencernaan karena fungsinya sebagai enzim proteolitik.
• Jahe dengan dosis 500 -1000 mg sehari selain dapat menghangatkan tubuh juga dapat menghilangkan rasa mual.
• Serat yang larut (berasal dari sayur-sayuran dan buah-buahan) ataupun yang tidak larut (seperti pectin) diketahui dapat memperlambat perpindahan makanan
dan asam dari perut ke usus sehingga pada pasien yang menderita luka pada usus,tidak akan memperparah radang pada lukanya tsb.
• Asam Omega 3 dalam Fish oil dengan dosis 2 - 10 g dapat berfungsi sebagai obat anti radang yang kuat sehingga baik sekali untuk pasien maag maupun radang usus.
# Sumber Rujukan : Diolah dan dibahasakan ulang dari beberapa sumber rujukan
kedokteran, kesehatan populer dan umum.#
dr Radiana D Antarianto, MBiomed (Ummi Alif-Zaky, Istri Bpk Jaharuddin) PhD Student Re-Birth MHH/Dosen Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
--
Pertanyaan:
Aswrwb.
Bu dokter Radiana, Ada 2 hal yg ingin saya ketahui, kalau bisa dibahas lebih detail dari sisi medis:
1. Katanya kalau orang berpuasa tetapi minum air, justru akan mengganggu kesehatan. Sebab ketika minum air, maka lambung akan mendapat sinyal bahwa habis itu akan ada makanan masuk. Akhirnya enzim2 tertentu akan dinaikkan utk menyambut makanan. Nah ketika makanan tidak datang, maka akhirnya enzim itu akan mengganggu lambung kita. Kesimpulannya: orang yang berpuasa jangan makan dan minum, sebab akan merusak kesehatan. Ini soalnya nggak cuma sehari dua hari namun sebulan. Sementara orang2 di sini kan berpandangan, tidak makan adalah oke, namun tdk minum adalah tidak sehat.
2. Salah seorang dokter yg lagi ambil spesialis bedah jantung, saat mengomentari hadist nabi tentang iftar:li kulli shaimin farhataani/bagi yg berpuasa ada dua kegembiraan. Yang pertama kegembiraan saat berbuka. Maka kata dia, ketika orang berlapar2 kemudian berbuka, akan diproduksi hormon tertentu yg menimbulkan rasa gembira dan puas. Nah orang yang sering dapat kucuran hormon itu akan sehat. Katanya ada kasus2 orang non muslim di sini yg menyengaja berlapar2 untuk mendapatkan hormon kegembiraan itu.
Demikian sekedar ingin tahu saja, kali2 ada yg tahu atau bisa berbagi di sini.
Wassalam.
A.Fatih (Ust. Dr-Ing Bondan W di Jerman)
Jawaban:
dr. Radiana D Antarianto
kedokteran, kesehatan populer dan umum.#
dr Radiana D Antarianto, MBiomed (Ummi Alif-Zaky, Istri Bpk Jaharuddin) PhD Student Re-Birth MHH/Dosen Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
--
Pertanyaan:
Aswrwb.
Bu dokter Radiana, Ada 2 hal yg ingin saya ketahui, kalau bisa dibahas lebih detail dari sisi medis:
1. Katanya kalau orang berpuasa tetapi minum air, justru akan mengganggu kesehatan. Sebab ketika minum air, maka lambung akan mendapat sinyal bahwa habis itu akan ada makanan masuk. Akhirnya enzim2 tertentu akan dinaikkan utk menyambut makanan. Nah ketika makanan tidak datang, maka akhirnya enzim itu akan mengganggu lambung kita. Kesimpulannya: orang yang berpuasa jangan makan dan minum, sebab akan merusak kesehatan. Ini soalnya nggak cuma sehari dua hari namun sebulan. Sementara orang2 di sini kan berpandangan, tidak makan adalah oke, namun tdk minum adalah tidak sehat.
2. Salah seorang dokter yg lagi ambil spesialis bedah jantung, saat mengomentari hadist nabi tentang iftar:li kulli shaimin farhataani/bagi yg berpuasa ada dua kegembiraan. Yang pertama kegembiraan saat berbuka. Maka kata dia, ketika orang berlapar2 kemudian berbuka, akan diproduksi hormon tertentu yg menimbulkan rasa gembira dan puas. Nah orang yang sering dapat kucuran hormon itu akan sehat. Katanya ada kasus2 orang non muslim di sini yg menyengaja berlapar2 untuk mendapatkan hormon kegembiraan itu.
Demikian sekedar ingin tahu saja, kali2 ada yg tahu atau bisa berbagi di sini.
Wassalam.
A.Fatih (Ust. Dr-Ing Bondan W di Jerman)
Jawaban:
Wa 'alaykum salaam warahmatullaahi wabarakaatuuh,
Ustadz Dr-Ing Bondan yang dirahmati Allah Swt,
Sepengetahuan saya yang masih belajar, mengkaji tubuh
kita juga termasuk mengkaji ayat2 Qauniyah. Subhanallah, Allah memang
telah menciptakan kita dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
Air memang esensial untuk berfungsinya tubuh kita secara optimal,
baik di tingkat saluran cerna, jaringan maupun sel. Lebih dari separuh
komposisi tubuh dan organ2 kita terdiri dari air (60% berat badan).
Lokasi air ini berpindah-pindah dari saluran cerna ke pembuluh darah ke
jaringan antara pembuluh darah dan sel hingga masuk ke dalam sel dan
juga dalam arah sebaliknya. Seperti yang kita ketahui di fisika ada
tekanan dan gradien konsentrasi yang menyebabkan perpindahan tersebut.
Mekanisme lainnya lewat transporter dan kanal-kanal khusus di sel kita,
selang beberapa tahun lalu ada peneliti yang menemukan kanal khusus
untuk transport air, diberi nama aquaporin.
Terdapat mekanisme yang sangat istimewa untuk menjaga keseimbangan
c(air)an tubuh kita. Di antaranya kita memiliki pusat sensor kepekatan
c(air)an tubuh di dalam hipotalamus (kelenjar utama pengatur hormon2
tubuh kita), di situ pula lokasi pusat rasa haus kita. Sensor2 tingkat
lokal tersebar di tubuh kita, ada yang terletak di otot atrium dan
ventrikel jantung, ada yang di percabangan arteri terbesar di leher kita
(arteri karotis) dan di arteri yang menuju ke unit filtrasi terkecil di
ginjal kita. Saat tubuh kita dinilai 'kelebihan' c(air)an maka
kelebihan tersebut akan dibuang melalui ginjal dalam bentuk produksi
urin, lewat sistem pernapasan (uap air yang kita hembuskan saat
mengeluarkan napas), lewat saluran pembuangan dan atau keringat.
Saat kita berpuasa, yang terjadi adalah
kondisi relatif 'kekurangan' c(air)an, sehingga untuk mengkompensasi
kondisi dehidrasi ringan tersebut, biasanya c(air)an akan lebih
diretensi atau ditahan, oleh ginjal air akan diretensi sehingga produksi
urin akan berkurang dan meminimalisir terbuangnya c(air)an lewat sistem
lain.
Bagaimana dengan lambung? lambung adalah organ yang unik, tempat
pertama mengubah segala bentuk makanan (padat, berserat, dari beragam
komposisi) menjadi bentuk homogen yakni bubur dengan bantuan enzim-enzim
yang asam. Hanya lambung yang memiliki Hcl yang secara kimiawi bersifat
asam sekali :) Lambung juga memiliki sensor regangan (distensi), yang
tersambung ke otak lewat persarafan simpatis dan parasimpatis. Rasa
kenyang dan lapar yang sejatinya adalah persepsi subyektif merupakan
persepsi dari input2 ke pusat rasa kenyang/lapar (satiety centre) di
otak kita dan lokasinya juga di hipotalamus. Selain input dari kadar
gula darah, input distensi lambung (saat lambung terisi) juga memberi
pesan ke otak bahwa kita kenyang dan mulai menghentikan atau
memperlambat aktivitas makan kita. Sebaliknya saat lambung kita kosong,
maka ada input ke pusat rasa kenyang/lapar untuk mengisi kembali lambung
yang kosong.
Kaitan antara puasa sambil tetap mengkonsumsi air, ada persepsi barat bahwa puasa yang sehat
adalah seperti detoksifikasi, rehat dari makan namun mengkonsumsi air
secara normal atau bahkan lebih dari biasanya. Dari perpektif medis
apakah lebih sehat puasa ataukah detoksifikasi?
Hakikat yang asasi di sini adalah keseimbangan, bahasa kedokterannya adalah homeostasis.
Puasa ramadhan juga puasa
sunnah kita melatih dan mendidik mekanisme2 yang sempat dipaparkan tadi
secara kontinu, sehingga ada titik homeostasis (keseimbangan) baru yang
ideal untuk tubuh kita. Bila kita merasakah berat di awal2 Ramadhan
atau yang awal2 ingin kembali rutin melakukan puasa
sunnah, karena tubuh kita masih beradaptasi, namun setelah titik
keseimbangan baru itu tercapai, kita akan merasa terbiasa dengan kondisi
dehidrasi ringan tersebut saat puasa dan
mengatur pengembalian cairan tubuh (rehidrasi) saat kita berbuka hingga
sahur. Pusat rasa haus dan rasa lapar/kenyang akan di-setting ke level
yang baru, dan ini sehat. Karena kebiasaan makan
dan minum kita yang tidak seimbang bisa menyebabkan setting-an yang
error (pd pasien obesitas, ada disfungsi di pusat rasa kenyang/lapar)
dan mekanisme2 lokal di tingkat jaringan jadi 'malas' untuk dinamis.
Sehingga puasa efek preventif (pencegahan)nya lebih besar dan bila dilihat dari lima pilar kesehatan, preventif lebih utama dari mengobati.
Bagaimana dengan detoksifikasi? Setahu nana detoksifikasi ini ada
yang melakukannya atas anjuran dokter, namun sifatnya temporer untuk
membuang 'racun2' metabolisme. Jadi, lebih ke arah sudah ada
ketidakseimbangan atau mengarah ke satu diagnosa penyakit sehingga hanya
menanggulangi akibat yang terakumulasi dari kebiasaan makan yang salah.
Lebih ke arah terapi atau mengobati.
Bagaimana dengan detoksifikasi yang dilakukan secara rutin atau
dalam jangka panjang, apakah efeknya lebih baik atau sama dengan puasa?
Sampai saat ini na belum membaca laporan penelitian yang membandingkan
secara langsung antara kedua kelompok ini. Lebih baik kembali ke niat,
nilai ibadah yang terkandung dalam puasa tentu akan jauh lebih baik dan bervisi jangka panjang dibandingkan sekedar niat menjaga kebugaran lewat detoks.
Dari segi psiko-afektif, sudah ada penelitian2 psikologi yang menunjukkan kestabilan emosi yang lebih baik pada orang2 yang berpuasa (kepekaan sosial membaik). Penelitian Nicolayev, seorang guru besar yang bekerja pada lembaga psikiatri Mosow (the Moskow Psychiatric Institute), mencoba menyembuhkan gangguan kejiwaan dengan berpuasa. Dalam usahanya itu, ia menterapi pasien sakit jiwa dengan menggunakan puasa
selama 30 hari. Dari eksperimen tersebut diperoleh hasil yang sangat
bagus, yaitu banyak pasien yang tidak bisa disembuhkan dengan terapi
medik, ternyata bisa disembuhkan dengan puasa. Selain itu kemungkinan pasien tidak kambuh lagi selama 6 tahun kemudian ternyata tinggi. Lebih dari separoh pasien tetap sehat.
Penelitian yang dilakukan Alan Cott terhadap pasien gangguan jiwa di
rumah sakit Grace Square, New York juga menemukan hasil sejalan dengan
penelitian Nicolayev. Pasien sakit jiwa ternyata bisa sembuh dengan
terapi puasa.
Tentang hormon kebahagiaan sebenarnya senyawa kimia yang meneruskan
rangsang atau bahasa kedokterannya neurotransmitter serotonin. Benarkah
saat berbuka puasa kadar serotonin meningkat?
80% dari total serotonin di tubuh manusia dihasilkan oleh sel
enterochromaffin di usus yang mengatur pergerakan usus. Meski belum ada
penelitian yang mengukur kadar serotonin pada orang berbuka puasa, namun bisa dihipotesis ketika kita berbuka puasa
(makan), sel-sel enterochromaffin tersebut akan aktif dan melepaskan
lebih byk serotonin. Ada jenis2 makanan yang merupakan bahan baku
serotonin, sehingga ini juga dapat meningkatkan kadar serotonin.
Ilmu Allah Swt itu Maha luas dan tidak terbatas, sesungguhnya kita
hanya memahami setetes saja dari lautan ilmunya yang luas dan tak
bertepi... fa bi ayyi ala irobbikuma tukadzdziban...
Mohon maaf lahir dan batin, semoga Ramadhan ini menjadikan kita semakin baik lagi, Aamiin
Wassalaamu alaikum wr.wb.
Hannover, 1 Juli 2013dr. Radiana D Antarianto
Alhamdulillahiroobil alamin, setelah direncanakan beberapa bulan acara Workshop Wirausaha Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Indonesia se-Jerman (FORKOM) berhasil dilaksanakan di Haus Der Kulturen Braunschweig, Jerman, sabtu, 8 Juni 2013. Acara ini digagas oleh FORKOM dalam rangka menumbuh kembangkan semangat wirausaha dikalangan mahasiswa, ilmuan, saintis serta para profesional Indonesia yang sedang menimba ilmu dan berkarya di Jerman.
Para peserta acara ini berasal dari beberapa kota di Jerman, dangan latar belakang yang bervariasi, mulai dari mahasiswa, ilmuan, pekerja dan beberapa dari mereka adalah para pengusaha yang sedang menjalankan usahanya, bahkan ada yang pernah melakukan ekspor import Jerman-Indonesia, dengan kantor pusat di Singapura.
Mengapa Singapura?, dalam forum ini ditemukan cerita menarik bahwa buyer negara tertentu masih merasakan belum stabilnya kepastian hukum di Indonesia, sementara bagi pihak buyer masalah kepastian hukum ini sangat penting, untuk menjaga kontinyuitas dan konsistensi MOU yang diadakan.
Acara inti dari kegiatan ini adalah pemaparan tentang konsep dasar Islamic Entrepreneurship oleh Jaharuddin, kemudian Mengapa start up di Jerman oleh Dr. Ing Suhendra, dilanjutkan Membuat dan praktek Business plans oleh Dr. Ing Suhendra, dan diakhiri dengan pemaparan potensi bisnis di Indonesia dengan judul Peta sukses membangun bisnis di Indonesia, oleh Jaharuddin. Berikut ringkasan pemaparan dari masing-masing pembicara:
1. Islamic Entrepreneurship
Pemaparan diawali dengan data 10 orang terkaya Indonesia versi FORBES (Nov 2012) dan versi Hurun Report (Mar 13), dari data ini diketahui bahwa 4 dari 10 orang terkaya tersebut salah satu usaha utamanya adalah industri rokok. Dari sisi religius hanya 2 orang saja yang muslim, padahal 88,1% (205 juta) penduduk Indonesia adalah muslim. Kalau kita perhatikan data 10 orang terkaya di dunia saat ini, maka tidak ada satupun yang muslim, padahal 23% (1,6M) dari total penduduk dunia yang saat ini berjumlah 7M jiwa adalah muslim. Islam di dunia saat ini adalah agama nomor 2 paling banyak penganutnya,...bukankah harusnya 8 dari 10 orang terkaya di Indonesia, harusnya beragama muslim?, .....2-3 orang dari 10 orang terkaya di dunia adalah muslim?...adakah yang salah terhadap kita?.......mari sama-sama instrospeksi.......
Kita tidak perlu menyalahkan pihak lain secara membabi buta, bahwasanya terjadi ketidak adilan terhadap umat Islam diberbagai belahan dunia, itu sudah menjadi realitas. Yang paling mendasar lagi adalah mari lihat ke internal kita, sehingga kita faham dan tahu kekuatan dan kelemahan umat, dengan cara seperti itu kita bisa menatap dunia yang cerah dimasa mendatang.
Untuk itu kita perlu mengali sejarah kegemilangan Islam yang pernah dibuat secara spektakuler oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, mari kita kaji secara mendalam dan tepat sehingga terjadi pemahaman yang baik serta bermanfaat untuk kemajuan umat Islam dimasa mendatang.
Lima kekuatan yang membuat generasi awal Islam menjadi tangguh dan menjadi super power, yaitu: (1). Kekuatan Iman, yang melahirkan orang-orang sholeh. (2). kekuatan Ilmu, yang melahirkan orang-orang alim. (3). Kekuatan Ukhuwah, yang melahirkan persaudaraan seperti satu tubuh. (4). Kekuatan Harta , yang melahirkan kaum millioner. (5). Kekuatan Tentara, yang melahirkan angkatan perang yang tangguh. Kelima kekuatan ini bersatu padu dalam tubuh umat Islam, bahkan dalam satu tubuh/diri. Lima kekuatan inilah yang menyebabkan ummat Islam mempunyai Izzah (kehormatan) yang tinggi dimata bangsa manapun.
Kekuatan Harta
Diuraikan bukti-bukti empiris bahwasanya umat Islam perlu kaya, mengapa?: (1). Karena Islam mengajarkan umatnya untuk kaya, seperti diperintahkan Allah dalam Al-Qur'an Surat (QS) Al-Anfal: 60, kemudian QS At-Taubah: 105, juga QS Al-Jum'ah: 10, QS Ar-Ra'd: 11, dan banyak ayat lainnya. Begitu pula dalam hadist, banyak hadist yang mendorong umat Islam untuk menjadi wirausaha, salah satunya HR Ahmad "Hendaklah kamu berdagang, karena didalamnya terdapat 90% pintu rezeki". (2). Ekonografi nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad pada usia belia yaitu 12 tahun sudah menjadi eksportir ke Syam. Pada usia 17-19 tahun sudah menjadi pengusaha yang mandiri. Pada usia 22 tahun sudah sangat terkenal di jazirah arab sebagai profesional. dan Pada usia 25 tahun mendapat gelar "al-amin" gelar paling prestesius di zamannya, menjadi tokoh arbitrer dan konsultan perdagangan Internasional, serta meminang pujaan hati dengan menikahi Khadijah dengan mahar 20 ekor unta (+/- Rp. 200 juta) dan 12 Uqiyah emas (+/- Rp. 217 juta). Coba anda perhatikan luar biasanya kekuatan harta nabi Muhammad SAW, ini hanya satu kasus, dan banyak lagi kasus lainnya yang menunjukkan Nabi Muhammad SAW adalah seorang hartawan. (3). Para sahabat utama juga adalah hartawan. Banyak sekali bukti para sahabat adalah para hartawan, salah satunya adalah saat perang Tabuk Usman bin Affan ra menyumbang 300 ekor unta (+/- Rp. 3M), serta dana sebesar 1000 dinar emas (+/- Rp. 2,4M). Ketika Usman bin Affan r.a meninggal hartanya sebanyak 30.500.000 dirham (+/- Rp. 2.135T) dan 100.000 dinar (+/- Rp. 245,4M). Coba anda bayangkan bisakah para sahabat menyumbang begitu besarnya untuk jihad dan dakwah Islam kalau mereka sendiri tidak mempunyai harta yang banyak. (4). 9 dari 10 asraatul kiram (orang yang dijamin masuk surga) adalah pedagang. (5). Dalam setiap diri muslim tersimpan genetik pengusaha. (6). Banyak perintah syariat bisa dilaksanakan dengan uang. (7). Salah satu penyebab bahagia di dunia adalah adanya harta. (8). Peredaran uang indikator keshalehan masyarakat. dll
Kemudian diuraikan juga, perbandingan Islamic Entrepreneurship dan Konvensional Entrepreneurship, serta konsep dasar bisnis Islami.
2. Mengapa Start up di Jerman
Pembicara memaparkan kenapa perlu start up di Jerman: (1). Pemerintah yang mendukung. (2). Entrepreneurship culture. (3). Terjangkau. (4). Acces ke pasar dunia. (5). Keragaman populasi = peluang. Dalam sesi ini pembicara mengungkapkan pengalaman pribadinya ketika memulai usaha di Jerman, ketika anda mempunyai proposal yang bagus, maka anda bisa mendapatkan tawaran dana yang jumlahnya jauuh diatas angka proposal yang anda buat. Suatu ketika pembicara membuat proposal dengan angka dibawah 100.000 euro, malah ditawari, kenapa tidak 500.000 euro....wow...begitulah support pemerintah Jerman.
Untuk memulai usaha di Jerman, ada 7 langkah yang disarankan: (1). Tentukan apa passion, ambisi, prioritas dan lingkungan kerja anda yang optimal. (2). Tentukan tujuan personal, financial, target bisnis dan siapa yang menjadi konsumen anda. (3). Lakukan Research. (4). Buat perencanaan. (5). Cari uangnya. (6). Cari bantuan dari professional advisor, peer advisor dan bayar orang. (7). Lounching.
Dan hindari penghematan berlebihan, seperti overestimating revenue, nunggu customer menemukan anda, mengerjakan semua sendiri dan "bekerja" pada bisnis anda.
3. Bussines plan
Dalam sesi ini, pembicara mengajak peserta memahami dan praktek membuat bussines plan, yang diambilkan dari Industrie-und handelskammer (IHK) Jerman, semacam KADIN di Indonesia. Diselingi dengan internalisasi mimpi dari setiap peserta terhadap visi bisnis masing-masing peserta, bahkan peserta berjanji untuk merealisasikan bisnisnya disertai hukuman jika tidak tercapai disaksikan peserta yang lain.
4. Peta sukses membangun bisnis di Indonesia
Sesi terakhir ini pembicara memaparkan tentang alasan mengapa Indonesia saat ini dan mendatang memiliki prospek yang sangat bagus, bahkan para pengusaha dari negara lainpun saat ini melirik Indonesia sebagai negara yang sangat menjanjikan. Paling tidak ada 6 alasan, yaitu: (1). Indonesia merupakan negara yang mempunyai penduduk nomor 4 terbanyak di dunia. ini artinya Indonesia merupakan pasar yang sangat besar. (2). Indonesia merupakan negara nomor 3 demokrasi terbesar di dunia. Maknanya bagi pengusaha adalah ada peluang perbaikan secara bertahap, jauh dari otoriter yang hanya ditentukan oleh segelintir orang. (3). 60% penduduk Indonesia berusia kurang dari 30 tahun. Merupakan umur yang sangat produktif, yang akan menstimulasn kemajuan ekonomi dan saat yang sama melahirkan kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang, serta ini peluang yang sangat menjanjikan. (4). Masuk menjadi anggota G20, ekonomi nomor 16 di dunia, dengan proyeksi pertumbuhan GDP dari USD 3000 menjadi USD 10.000 di tahun 2022, dengan pertumbuhan ekonomi diatas 6%. Ini artinya penduduk yang banyak tersebut akan mempunyai pendapatan, dan melahirkan daya beli terhadap kebutuhan generasi produktif. (5). 82 juta penduduk (30% populasi) mengunakan internet dan diproyeksikan terus tumbuh hingga 138 juta (50 populasi) pada tahun 2015. Ini berarti usaha dengan basis internet akan sangat menjanjikan (6). Penduduk muslim terbesar di dunia dengan 205 juta jiwa (88,1%). Maknanya apapun kebutuhan umat Islam, akan dibutuhkan di Indonesia. Luar biasa bukan!.
Untuk menjadi usahawan di Indonesia, ada dua jalan yang bisa ditempuh, yaitu: (1). Menjadi Investor dan (2). Menjadi Pengusaha. Untuk menjadi Investor, langkah yang bisa dilakukan adalah: (a). Cari usaha yang sudah berjalan dengan baik. (b). Tawarkan pembelian saham sesuai negosiasi. (c). Buat MOU yang jelas di notaris. (d). Pantau pekanan dan bulanan.
Untuk menjadi pengusaha terdapat 8 jurus ampuh: (1). Putuskan Urat malu, tunda kesenangan. (2). The Power of kepepet. (3). Habiskan jatah gagalmu. (4). Libatkan Allah. (5). Tekun dan Fokus. (6). Mulai action sekarang, semakin muda/cepat semakin baik. (7). Modelling. bergaullah dengan pengusaha besar. (8). Ciptakan differensiasi.
Bisa jadi kalau hanya baca ringkasan, ada pesan yang tidak utuh difahami, semoga slide presentasinya nanti bisa upload juga, dan kalau anda ingin benar-benar memahami dengan utuh, silakan di create acara sejenis di kota anda masing-masing.
Komunitas Bisnis Jerman-Indonesia (Gemeinschaft indonesischer Geschaeftsleute in Deutschland)
Acara ini juga melahirkan terbentuknya Komunitas Bisnis Jerman- Indonesia (KBJI). Komunitas ini bermaksud menghimpun potensi masyarakat Indonesia yang ada di Jerman dari sisi bisnis, melalui forum ini terjalin komunikasi yang konstruktif untuk memadukan potensi yang ada dan diharapkan mampu merealisasikan peluang bisnis Jerman - Indonesia.
Pada prinsipnya komunitas ini terbuka, namun untuk mengawalinya diinisiasi oleh alumni workhsop Brauschweig, dan akan ditambah dengan workshop sejenis yang nanti akan diadakan di kota-kota selanjutnya.
Semoga suatu hari komunitas ini terus membesar, menjadi arus dan gerakan, serta suatu hari dideklarasikan, dan bukan hanya tataran komunitas, namun juga melahirkan pengusaha-pengusaha yang tangguh, berasal dari warga Indonesia yang pernah belajar, bekerja dan berkarya di Jerman. Seiring waktu komunitas ini diharapkan memperbesar arus dan gerakannya melibatkan pengusaha dan pemerintah Jerman dan Indonesia. Amin.
Acara ini berhasil dilaksanakan dengan sukses berkat kerjasama FORKOM, Deutsch-Indonesische Gessellschaft (DIG) Niedersachsen e.V, Muslim Braunschweig, Lingkar Pelajar Indonesia Regio Braunschweig dan Holzmarkt Institute (Center for Islamic Economics and Finance Studies) yang saat ini mempunyai base camp di Hannover.
Terima kasih kepada semua pihak, semoga Allah membalas amalan kita dengan pahala yang memberatkan timbangan amal kebajikan kita di akhirat kelak, wabil khusus ucapan penghargaan dan terima kasih kepada tim panitia di Braunschweig (Yopi, Fajar, Wathon, Rian,...ngak hapal satu persatu), yang sudah bekerja sangat profesional, rapi dan saya sangat terkesan, juga kepada seluruh pengurus FORKOM, serta peserta yang luar biasa, ada yang telah berangkat dari kotanya sejak pukul 02.00 dini hari...Luar biasa!.
Semoga ilmu yang didapatkan bisa membuat kita semakin dekat dengan sang pencipta dan action...action..action...:)!!!
Musim Panas, 22 Juni 2013
Acara inti dari kegiatan ini adalah pemaparan tentang konsep dasar Islamic Entrepreneurship oleh Jaharuddin, kemudian Mengapa start up di Jerman oleh Dr. Ing Suhendra, dilanjutkan Membuat dan praktek Business plans oleh Dr. Ing Suhendra, dan diakhiri dengan pemaparan potensi bisnis di Indonesia dengan judul Peta sukses membangun bisnis di Indonesia, oleh Jaharuddin. Berikut ringkasan pemaparan dari masing-masing pembicara:
1. Islamic Entrepreneurship
Pemaparan diawali dengan data 10 orang terkaya Indonesia versi FORBES (Nov 2012) dan versi Hurun Report (Mar 13), dari data ini diketahui bahwa 4 dari 10 orang terkaya tersebut salah satu usaha utamanya adalah industri rokok. Dari sisi religius hanya 2 orang saja yang muslim, padahal 88,1% (205 juta) penduduk Indonesia adalah muslim. Kalau kita perhatikan data 10 orang terkaya di dunia saat ini, maka tidak ada satupun yang muslim, padahal 23% (1,6M) dari total penduduk dunia yang saat ini berjumlah 7M jiwa adalah muslim. Islam di dunia saat ini adalah agama nomor 2 paling banyak penganutnya,...bukankah harusnya 8 dari 10 orang terkaya di Indonesia, harusnya beragama muslim?, .....2-3 orang dari 10 orang terkaya di dunia adalah muslim?...adakah yang salah terhadap kita?.......mari sama-sama instrospeksi.......
Kita tidak perlu menyalahkan pihak lain secara membabi buta, bahwasanya terjadi ketidak adilan terhadap umat Islam diberbagai belahan dunia, itu sudah menjadi realitas. Yang paling mendasar lagi adalah mari lihat ke internal kita, sehingga kita faham dan tahu kekuatan dan kelemahan umat, dengan cara seperti itu kita bisa menatap dunia yang cerah dimasa mendatang.
Untuk itu kita perlu mengali sejarah kegemilangan Islam yang pernah dibuat secara spektakuler oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, mari kita kaji secara mendalam dan tepat sehingga terjadi pemahaman yang baik serta bermanfaat untuk kemajuan umat Islam dimasa mendatang.
Lima kekuatan yang membuat generasi awal Islam menjadi tangguh dan menjadi super power, yaitu: (1). Kekuatan Iman, yang melahirkan orang-orang sholeh. (2). kekuatan Ilmu, yang melahirkan orang-orang alim. (3). Kekuatan Ukhuwah, yang melahirkan persaudaraan seperti satu tubuh. (4). Kekuatan Harta , yang melahirkan kaum millioner. (5). Kekuatan Tentara, yang melahirkan angkatan perang yang tangguh. Kelima kekuatan ini bersatu padu dalam tubuh umat Islam, bahkan dalam satu tubuh/diri. Lima kekuatan inilah yang menyebabkan ummat Islam mempunyai Izzah (kehormatan) yang tinggi dimata bangsa manapun.
Kekuatan Harta
Diuraikan bukti-bukti empiris bahwasanya umat Islam perlu kaya, mengapa?: (1). Karena Islam mengajarkan umatnya untuk kaya, seperti diperintahkan Allah dalam Al-Qur'an Surat (QS) Al-Anfal: 60, kemudian QS At-Taubah: 105, juga QS Al-Jum'ah: 10, QS Ar-Ra'd: 11, dan banyak ayat lainnya. Begitu pula dalam hadist, banyak hadist yang mendorong umat Islam untuk menjadi wirausaha, salah satunya HR Ahmad "Hendaklah kamu berdagang, karena didalamnya terdapat 90% pintu rezeki". (2). Ekonografi nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad pada usia belia yaitu 12 tahun sudah menjadi eksportir ke Syam. Pada usia 17-19 tahun sudah menjadi pengusaha yang mandiri. Pada usia 22 tahun sudah sangat terkenal di jazirah arab sebagai profesional. dan Pada usia 25 tahun mendapat gelar "al-amin" gelar paling prestesius di zamannya, menjadi tokoh arbitrer dan konsultan perdagangan Internasional, serta meminang pujaan hati dengan menikahi Khadijah dengan mahar 20 ekor unta (+/- Rp. 200 juta) dan 12 Uqiyah emas (+/- Rp. 217 juta). Coba anda perhatikan luar biasanya kekuatan harta nabi Muhammad SAW, ini hanya satu kasus, dan banyak lagi kasus lainnya yang menunjukkan Nabi Muhammad SAW adalah seorang hartawan. (3). Para sahabat utama juga adalah hartawan. Banyak sekali bukti para sahabat adalah para hartawan, salah satunya adalah saat perang Tabuk Usman bin Affan ra menyumbang 300 ekor unta (+/- Rp. 3M), serta dana sebesar 1000 dinar emas (+/- Rp. 2,4M). Ketika Usman bin Affan r.a meninggal hartanya sebanyak 30.500.000 dirham (+/- Rp. 2.135T) dan 100.000 dinar (+/- Rp. 245,4M). Coba anda bayangkan bisakah para sahabat menyumbang begitu besarnya untuk jihad dan dakwah Islam kalau mereka sendiri tidak mempunyai harta yang banyak. (4). 9 dari 10 asraatul kiram (orang yang dijamin masuk surga) adalah pedagang. (5). Dalam setiap diri muslim tersimpan genetik pengusaha. (6). Banyak perintah syariat bisa dilaksanakan dengan uang. (7). Salah satu penyebab bahagia di dunia adalah adanya harta. (8). Peredaran uang indikator keshalehan masyarakat. dll
Kemudian diuraikan juga, perbandingan Islamic Entrepreneurship dan Konvensional Entrepreneurship, serta konsep dasar bisnis Islami.
2. Mengapa Start up di Jerman
Pembicara memaparkan kenapa perlu start up di Jerman: (1). Pemerintah yang mendukung. (2). Entrepreneurship culture. (3). Terjangkau. (4). Acces ke pasar dunia. (5). Keragaman populasi = peluang. Dalam sesi ini pembicara mengungkapkan pengalaman pribadinya ketika memulai usaha di Jerman, ketika anda mempunyai proposal yang bagus, maka anda bisa mendapatkan tawaran dana yang jumlahnya jauuh diatas angka proposal yang anda buat. Suatu ketika pembicara membuat proposal dengan angka dibawah 100.000 euro, malah ditawari, kenapa tidak 500.000 euro....wow...begitulah support pemerintah Jerman.
Untuk memulai usaha di Jerman, ada 7 langkah yang disarankan: (1). Tentukan apa passion, ambisi, prioritas dan lingkungan kerja anda yang optimal. (2). Tentukan tujuan personal, financial, target bisnis dan siapa yang menjadi konsumen anda. (3). Lakukan Research. (4). Buat perencanaan. (5). Cari uangnya. (6). Cari bantuan dari professional advisor, peer advisor dan bayar orang. (7). Lounching.
Dan hindari penghematan berlebihan, seperti overestimating revenue, nunggu customer menemukan anda, mengerjakan semua sendiri dan "bekerja" pada bisnis anda.
3. Bussines plan
Dalam sesi ini, pembicara mengajak peserta memahami dan praktek membuat bussines plan, yang diambilkan dari Industrie-und handelskammer (IHK) Jerman, semacam KADIN di Indonesia. Diselingi dengan internalisasi mimpi dari setiap peserta terhadap visi bisnis masing-masing peserta, bahkan peserta berjanji untuk merealisasikan bisnisnya disertai hukuman jika tidak tercapai disaksikan peserta yang lain.
4. Peta sukses membangun bisnis di Indonesia
Sesi terakhir ini pembicara memaparkan tentang alasan mengapa Indonesia saat ini dan mendatang memiliki prospek yang sangat bagus, bahkan para pengusaha dari negara lainpun saat ini melirik Indonesia sebagai negara yang sangat menjanjikan. Paling tidak ada 6 alasan, yaitu: (1). Indonesia merupakan negara yang mempunyai penduduk nomor 4 terbanyak di dunia. ini artinya Indonesia merupakan pasar yang sangat besar. (2). Indonesia merupakan negara nomor 3 demokrasi terbesar di dunia. Maknanya bagi pengusaha adalah ada peluang perbaikan secara bertahap, jauh dari otoriter yang hanya ditentukan oleh segelintir orang. (3). 60% penduduk Indonesia berusia kurang dari 30 tahun. Merupakan umur yang sangat produktif, yang akan menstimulasn kemajuan ekonomi dan saat yang sama melahirkan kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang, serta ini peluang yang sangat menjanjikan. (4). Masuk menjadi anggota G20, ekonomi nomor 16 di dunia, dengan proyeksi pertumbuhan GDP dari USD 3000 menjadi USD 10.000 di tahun 2022, dengan pertumbuhan ekonomi diatas 6%. Ini artinya penduduk yang banyak tersebut akan mempunyai pendapatan, dan melahirkan daya beli terhadap kebutuhan generasi produktif. (5). 82 juta penduduk (30% populasi) mengunakan internet dan diproyeksikan terus tumbuh hingga 138 juta (50 populasi) pada tahun 2015. Ini berarti usaha dengan basis internet akan sangat menjanjikan (6). Penduduk muslim terbesar di dunia dengan 205 juta jiwa (88,1%). Maknanya apapun kebutuhan umat Islam, akan dibutuhkan di Indonesia. Luar biasa bukan!.
Untuk menjadi usahawan di Indonesia, ada dua jalan yang bisa ditempuh, yaitu: (1). Menjadi Investor dan (2). Menjadi Pengusaha. Untuk menjadi Investor, langkah yang bisa dilakukan adalah: (a). Cari usaha yang sudah berjalan dengan baik. (b). Tawarkan pembelian saham sesuai negosiasi. (c). Buat MOU yang jelas di notaris. (d). Pantau pekanan dan bulanan.
Untuk menjadi pengusaha terdapat 8 jurus ampuh: (1). Putuskan Urat malu, tunda kesenangan. (2). The Power of kepepet. (3). Habiskan jatah gagalmu. (4). Libatkan Allah. (5). Tekun dan Fokus. (6). Mulai action sekarang, semakin muda/cepat semakin baik. (7). Modelling. bergaullah dengan pengusaha besar. (8). Ciptakan differensiasi.
Bisa jadi kalau hanya baca ringkasan, ada pesan yang tidak utuh difahami, semoga slide presentasinya nanti bisa upload juga, dan kalau anda ingin benar-benar memahami dengan utuh, silakan di create acara sejenis di kota anda masing-masing.
Komunitas Bisnis Jerman-Indonesia (Gemeinschaft indonesischer Geschaeftsleute in Deutschland)
Acara ini juga melahirkan terbentuknya Komunitas Bisnis Jerman- Indonesia (KBJI). Komunitas ini bermaksud menghimpun potensi masyarakat Indonesia yang ada di Jerman dari sisi bisnis, melalui forum ini terjalin komunikasi yang konstruktif untuk memadukan potensi yang ada dan diharapkan mampu merealisasikan peluang bisnis Jerman - Indonesia.
Pada prinsipnya komunitas ini terbuka, namun untuk mengawalinya diinisiasi oleh alumni workhsop Brauschweig, dan akan ditambah dengan workshop sejenis yang nanti akan diadakan di kota-kota selanjutnya.
Semoga suatu hari komunitas ini terus membesar, menjadi arus dan gerakan, serta suatu hari dideklarasikan, dan bukan hanya tataran komunitas, namun juga melahirkan pengusaha-pengusaha yang tangguh, berasal dari warga Indonesia yang pernah belajar, bekerja dan berkarya di Jerman. Seiring waktu komunitas ini diharapkan memperbesar arus dan gerakannya melibatkan pengusaha dan pemerintah Jerman dan Indonesia. Amin.
Acara ini berhasil dilaksanakan dengan sukses berkat kerjasama FORKOM, Deutsch-Indonesische Gessellschaft (DIG) Niedersachsen e.V, Muslim Braunschweig, Lingkar Pelajar Indonesia Regio Braunschweig dan Holzmarkt Institute (Center for Islamic Economics and Finance Studies) yang saat ini mempunyai base camp di Hannover.
Terima kasih kepada semua pihak, semoga Allah membalas amalan kita dengan pahala yang memberatkan timbangan amal kebajikan kita di akhirat kelak, wabil khusus ucapan penghargaan dan terima kasih kepada tim panitia di Braunschweig (Yopi, Fajar, Wathon, Rian,...ngak hapal satu persatu), yang sudah bekerja sangat profesional, rapi dan saya sangat terkesan, juga kepada seluruh pengurus FORKOM, serta peserta yang luar biasa, ada yang telah berangkat dari kotanya sejak pukul 02.00 dini hari...Luar biasa!.
Semoga ilmu yang didapatkan bisa membuat kita semakin dekat dengan sang pencipta dan action...action..action...:)!!!












